Become An Idol By System

Become An Idol By System
Janji



"Wah, apakah dia tidak datang hari ini? Sayang sekali ..." ucap pelatih Zac menyayangkan.


"Makanya datang lebih awal dan lakukan perkenalan dengan benar bersama mereka semua!!" timpal pelatih Rose kesal dan berkacak pinggang.


"Jadi maksudmu trainee bernama Maeda Oichi ada disini? Kalau begitu yang mana? Mengapa tidak mengangkat tangan?" ucap pelatih Zac lagi kembali menatap para trainee itu lagi secara bergantian.


Oichi memberanikan diri untuk mengangkat tangan kanannya, membuat pelatih Zac mulai fokus menatapnya.


"Jadi kamu yang bernama Maeda Oichi ya?" tanya pelatih Zac lagi mendaratkan dagu tegasnya di atas kepalan jemarinya, dengan pandangan menunduk menatap Oichi.


"Benar sekali, Pelatih Zac. Aku adalah Maeda Oichi. Salam kenal ..." ucap Oichi dengan ramah dam lirih sambil menundukkan kepalanya.


"Baik. Berdirilah!!" titah pelatih Zac tiba-tiba.


Sebenarnya Oichi merasa cukup terkejut, namun dia berusaha untuk tetap bersikap tenang dan mulai berdiri menghadap pelatih tarinya.


"Aku sudah mendengar dari para juri saat itu. Jika kamu begitu mahir menari dan bernyanyi. Jadi perlihatkan kepada kami saat ini juga!" titah pelatih Zac lagi.


"Zac! Mereka bahkan baru saja berlatih verbal dariku! Namun kamu mau melihat kemampuan dia menari dan menyanyi?" sela Rose sedikit kurang sependapat dengan Zac.


"Tidak masalah, Pelatih Rose. Aku akan melakukannya." potong Oichi tiba-tiba dengan bada rendah namun penuh percaya diri.


Sebuah senyuman simpul juga terukir menghiasi wajah ayunya saat ini.


"Nah!! Benar!! Perlihatkan kepada kami!! Kami sangat ingin melihatnya!" Zac menyauti penuh binar.


"Baik, Pelatih Zac. Tapi, bolehkah aku minta tolong sesuatu kepada Pelatih?" tanya Oichi menatap pelatihnya penuh harap.


"Tentu saja! Katakan saja padaku apa itu?!" sahut Zac tanpa pikir panjang lagi.


"Tolong putarkan sebuah lagu dari idol Butterfly yang berjudul Fly Up. Aku akan menarikan tarian itu. Bisakah pelatih Zac memutarkan lagu itu?" tanya Oichi berhati-hati.


Karena hanya koreografi itu saja yang baru dia pelajari. Meskipun sebenarnya Oichi bisa dengan cepat menirukan tarian para idol itu.


"Tentu saja! Tapi apa kamu yakin akan menarikan tarian Butterfly? Untuk pemula seperti kamu, sebenarnya tarian dengan koreogafi milik mereka cukup sulit lo! Karena hanya orang yang sudah bertahun-tahun latihan dan sudah kelas pro saja yang bisa menarikannya dengan sempurna." ucap Zac mulai merasa ragu kepada Oichi.


"Hhm. Aku akan menarikannya, Pelatih Zac!" Oichi menyauti dengam begitu yakin dan percaya diri.


"Baiklah!! Wait!! Aku akan memutarkan lagu itu." sahut pelatih Zac mulai mendekati alat pemutar musik yang sudah disediakan di dalam ruangan ini.


Sementara Oichi membungkukkan badannya menghadap pelatih Rose dan segera berdiri di tengah-tengan ruangan berlatih tari ini. Semua trainee juga terlihat gugup saat menyaksikan semua ini. Mereka mulai was-was jika sebentar lagi mereka juga akan mendapatkan giliran seperti Oichi.


Oichi memejamkan sepasang matanya dan mengambil nafas panjang, lalu mengeluarkannya secara perlahan.


Batin Oichi selalu menyemangati dirinya sendiri.


Lantunan musik yang terdengar begitu ceria dan membuat bersemangat siapapun yang mendengarkannya mulai terdengar memenuhi ruangan pelatihan tari ini.


Oichi mulai menari dengam sangat lincah dan gemulai. Tubuhnya terlihat begitu lentur. Sangat elastis! Bahkan tak telihat jika Oichi hanyalah seorang amatiran dan baru mempelajari semua hal ini beberapa hari yang lalu.


Semua mata terpana melihat tarian Oichi layaknya seorang pro. Dan sangat tidak cocok jika dikatakan jika dia adalah seorang trainee di hari pertama! Karena Oichi akan lebih pantas untuk debut sekarang juga.


"Keren sekali! Aku saja sudah berusaha menarikan tarian itu selama satu tahun lebih, namun aku sama sekali belum bisa melakukannya dengan sempurna seperti itu. Namun dia melakukannya dengan sangat baik setiap gerakan-gerakannya sangat sempurna." gumam seorang gadis trainee sangat takjub.


"Kau benar! Tubuhnya terlihat sudah sangat terlatih. Mungkin dia sudah sering berlatih sejak kecil. Atau mungkin dia selalu berlatih dengan giat. Ditambah dia mungkin memiliki bakat terpendam ..." imbuh seorang trainee pria


Musik berhenti dan Oichi juga berhenti menari. Namun semua yang berada di dalam ruangan ini masih melongo terkagum-kagum menatap Oichi.


"Perfect! Memang tidak salah lagi!! Idol bersinar akan segera terlahir!!" ucap pelatih Zac bertepuk tangan.


...🍁🍁🍁...


Oichi menjalani rutinitasnya dengan baik. Disaat hari Senin hingga hari Jum'at, dia akan bersekolah di pagi hari, dan akan berlatih di sore hari di Dimond Entertaiment. Sementara di hari Sabtu dan minggu, Oichi akan bekerja untuk menjaga sebuah minimarket.


Dia tak pernah ingat dan berpikir, jika tanpa bekerja pun sebenarnya dia masih akan tetap bertahan hidup. Karena dia akan selalu mendapatkan hadiah dari sistem.


Saat di sekolahan, Oichi juga semakin dikagumi oleh semua orang. Terutama untuk para pemuda, mereka mulai menggilai Oichi. Ditambah lagi setelah mengetahui jika saat ini Oichi adalah salah satu trainee sebuah agensi besar yang sangat bergengsi di prefektur Tokyo.


Karena, Diamond Entertaiment sudah cukup sukses melahirkan banyak idol yang diakui oleh semua orang. Semua yang berada di bawah naungannya, sudah bisa dipastikan akan sukses besar!!


"Kau! Jadilah kekasihku, Oichi-chan! Kamu adalah tipeku!!" Sky dengan sangat blak-blakan tiba-tiba saja menyatakan cintanya untuk Oichi.


Saat itu Sky mendatangi kelas Oichi yang sudah berakhir dan tiba-tiba saja mengungkapkan perasaanya untuk Oichi.


"Senior Sky? Maafkan aku, tapi aku masih belum ingin menjalin ikatan seperti itu dengan siapapun. Aku hanya ingin fokus belajar dan mengejar mimpiku saja. Dan aku juga tidak diijinkan oleh agensi untuk menjalin ikatan dengan seorang pria manapun saat ini. Karena aku masih cukup baru di dunia hiburan, dan masih harus menjaga pamorku. Aku harap kamu memahaminya, Senior Sky ..." sahut Oichi dengan ramah dan tersenyum manis menatap Sky.


Oichi berusaha untuk memberikan jawaban yang logis, agar Sky tidak merasa tersinggung. Dan sebenarnya bukanlah itu tujuan Oichi yang sebenarnya! Melainkan ada sesuatu yang membuatnya tak ingin memiliki seorang kekasih.


Melainkan Oichi masih fokus untuk melakukan sesuatu yang berhubungan dengan janji dan dendamnya.


Tentu saja aku tidak ingin menjalin ikatan dengan siapapun! Aku hanya ingin membalas dan menampar mereka semua dengan keberhasilanku!! Cinta? Tentu saja aku butuh! Namun yang aku butuhkan adalah cinta yang banyak dari kalian semua!! Haha!! Aku akan membuat kalian semua merasakan bagaimana hidup di bawah!! Memohon dan begitu tunduk padaku!!


Batin Oichi tersenyum miring menatap Sky.