Become An Idol By System

Become An Idol By System
Pemuda Beruntung



KLAPP ...


Setelah beberapa saat, akhirnya beberapa lampu sorot mulai padam dan sudah menjadi sedikit remang-remang kembali.


Semua orang yang menghadiri live concert malam ini kini terdiam. Suasana menjadi sedikit hening dan hanya fokus untuk menantikan siapakah malam ini yang akan beruntung untuk berduet bersama sang dewi Oichi.


Yeap, mereka masih sangat bersemangat untuk melihat siapa yang akan mendapatkan sebuah kesempatan emas untuk berduet dengan Oichi malam ini di atas panggung, serta mendapatkan beberapa hadiah lainnya lagi.


Setelah beberapa saat kini sebuah lampu sorot mulai dinyalakan kembali dan sudah mulai bergerak berputar-putar secara acak diantara para penonton itu dengan pergerakan yang sedikit lebih cepat.


"Saat lampu sorot ini berhenti menyorot salah satu penonton, maka dialah orang terpilih yang beruntung untuk berduet bersama sang dewi Oischi malam ini." ucap sang MC menjelaskan kembali dengan begitu bersemangat. "Baik, mari segera kita mulai saja ya." imbuhnya kembali bersahabat dan masih sangat antusias.


Kini lampu itu mulai menyorot dan berputar-putar diantara para penonton dengan gerakan yang tidak terlalu cepat. Setelah beberapa detik berlalu, kini pergerakan dari lampu sorot itu mulai melambat dan semakin pelan.


Hingga akhirnya kini lampu sorot itu mulai menyorot dan berhenti tepat menyorot seorang pemuda yang rupanya sedang menikmati potatoes chip-nya tanpa memperhatikan sekitarnya.


Semua mata kini beralih menatap pemuda yang baru saja mendapatkan sebuah keberuntungan besar itu. Kebanyakan dari para penonton merasa sangat kecewa, karena merasa tidak beruntung malam ini untuk terpilih dan naik ke atas panggung untuk berduet bersama Oichi.


Namun beberapa saat, pemuda itu masih saja hanya melongo kebingungan dan tidak mengerti dengan apa yang sebenarnya sudah terjadi saat ini. Karena sebenarnya pemuda itu sejak dari tadi tak pernah memperhatikan acara konser dengan sangat baik. Karena dia hanya datang untuk menemani sahabatnya saja menghadiri live concert ini.


Bahkan pemuda itu sama sekali juga tidak mendengarkan sang MC dan mengabaikannya sama sekali saat menjelaskan permainan dan undian kali ini. Dan tentu saja saat ini pemuda itu terlihat seperti seorang pemuda yang sedikit ling lung karena mendapatkan tatapan dari ribuan orang! Bayangkan saja!!


"Jullian ..." bisik pemuda beruntung itu sedikit mendekati Jullian, sahabatnya. "A ... ada apa sebenarnya ini, Jullian? Mengapa semua orang menatapku dengan aneh seperti itu? Apakah ada yang salah?" tanya pemuda beruntung itu berbisik kepada temannya yang mengajaknya datang malam ini untuk menonton live concert ini.


"Kamu terpilih dan memenangkan undian malam ini, Ellios. Sana cepat naik ke atas panggung!" ucap Jullian yang juga berbisik dan sedikit mendorong tubuh pemuda beruntung bernama Ellios itu.


"Undian apa? Aku sama sekali tidak tau. Kamu saja yang mewakilkannya untukku, Jullian!" ucap Ellios menahan tubuhnya dan masih berbisik pada temannya.


Namun belum sempat Jullian menjawab ucapan dari Ellios, kini sang MC sudah kembali menyapa dan meminta sang pemenang untuk segera naik ke atas panggung.


Namun Ellios malah semakin terlihat seperti orang yang ling lung. Dia adalah seorang introvert tingkat dewa, dan kini tiba-tiba mendapatkan tatapan dari ribuan orang? Bisa dibayangkan apa yang Ellios rasakan saat ini? Sangat gugup!


Rasanya ingin sekali Ellios bisa menghilang dari venue ini dalam sekejap saja. Tapi semua itu sangat mustahil dilakukan oleh Ellios saat ini. Bahkan dia mulai merasa sangat menyesal karena telah bersedia datang ke konser ini menemani sahabatnya.


"Silakan naik ke atas panggung, Kakak berkemeja putih bergaris yang tampan!" ucap sang MC dengan ramah dan tersenyum lebar.


Sementara sang dewi Oichi masih saja berdiri di samping sang MC dan hanya tersenyum manis menatap Ellios dari kejauhan saja.


"Ma-maaf ..." ucap Ellios terbata dan mengangkat tangan kanannya ke udara sambil menatap sang MC. "Aku menolak hadiah ini ..." ucap Ellios yang malah membuat semua orang terperangah dan membuka mulutnya cukup lebar.


Bahkan ucapan dari Ellios juga membuat sahabatnya-Jullian, sang MC, dan sang dewi Oichi juga terlihat begitu terkejut seakan tak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Ellios.


Begitu banyak yang berharap untuk terpilih dan mendapatkan kesempatan emas ini beserta mendapatkan beberapa hadiah fantastis lainnya, namun kini Ellios malah menolaknya begitu saja? Malah mereka mengira jika Ellios sedang bercanda.


Cukup banyak para penonton yang kembali bersorak dengan riuh karena merasa bahagia, seakan memiliki sebuah harapan kembali untuk menjadi salah satu orang yang beruntung malam ini untuk mendapatkan kesempatan dan hadiah luar biasa itu.


"Ellios! Apa kamu sedang bercanda?! Sudah sana naik ke atas panggung! Jangan melewatkan kesempatan emas ini!!" bisik Jullian penuh dengan penekanan. "Lagipula kamu kan bisa menyanyi dengan sangat sempurna saat di kampus dan di kafe. Jangan menyia-nyiakan kesempatan ini! Begitu banyak yang ingin terpilih untuk berduet bersama dewi Oichi, namun kamu malah menolaknya. Jangan membuatku marah dan kesal, Ellios ..." tandas Jullian penuh penekanan.


Jullian seakan tak rela jika sampai Ellios kehilangan semua kesempatan dan hadiah itu begitu saja. Padahal jika saja Ellios tidak menginginkan hadiah album terbaru dari Oichi, foto, serta tanda tangan Oichi, sebenarnya Jullian sudah berencana untuk menampung semua hadiah itu! Karena sangat sayang jika melewatkannya.


"Apa kakak yakin ingin menolak semua hadiah dan kesempatan emas ini?" tanya sang MC masih saja tak percaya dengan keputusan dari Ellios. "Apa kakak tidak akan menyesal?" imbuh sang MC menayakannya kembali.


"Ya! Aku sangat yakin! Dan aku tidak akan pernah menyesali setiap keputusanku!" ucap Ellios penuh dengan keyakinan. "Uhm ... tapi jika boleh meminta, apakah aku boleh memberikan kesempatan ini untuk temanku saja? Jullian? Dia yang akan menggantikanku untuk menerima semua hadiah ini ... namun jika kalian mengijinkannya." imbuh Ellios dengan berhati-hati dan beralih menatap Jullian dan sang MC secara bergantian.


Mendengar ucapan dari Ellios membuat seisi venue ini menjadi riuh seketika, karena mereka semua merasa sangat keberatan dengan permintaan dari Ellios. Bahkan sang MC juga terlihat sedikit kebingungan untuk memutuskan semua ini.


Sedangkan Jullian mulai terlihat begitu sumringah dan sangat bersemangat. Dan tentu saja Jullian sangat berharap jika mereka semua mengijinkan dan mengabulkan permintaan dari Ellios kali ini.