
"Huuhh!! Padahal sudah tidur cukup. Tapi rasanya masih saja mengantuk sekali ya. Hoamm ..." Oichi menguap lebar dan tak kuasa lagi untuk menahannya.
Hingga akhirnya gadis remaja itu malah mendaratkan kepalanya di atas mejanya dan buku yang sempat dia buka tadi terjatuh menutupi wajahnya. Setelah beberapa saat tertidur, akhirnya hal ini disadari oleh sang guru.
Hingga akhirnya sang guru mulai melenggang dltegas untuk menghampiri Oichi. Raut wajah sang guru terlihat memerah padam, dia juga menatap tajam Oichi.
Hingga akhirnya sang guru Fisika yang terkenal cukup killer itu mulai menggebrak meja Oichi cukup keras.
BRAKK ...
Oichi tersentak kaget, hingga dia terbangun dan mulai duduk kembali dengan tegap. Namun sepasang matanya masih terlihat mengantuk dan dia sedikit mengucek matanya.
"Kamu pikir kelas saya adalah untuk tidur seperti ini? Berani sekali kamu melakukan hal seperti ini saat berada di kelas saya!! Sekarang keluar dan cuci muka sana!!" tandas guru wanita dengan sepasang mata yang melotot dan sudah hampir keluar dari tempatnya.
Mendengar bentakan tegas dari sang guru, Oichi mulai menegapkan badannya karena dia baru saja tersadar, jika dia baru saja tertidur saat berada di dalam kelas Fisika.
Gadis remaja itu mulai mendongak menatap sang guru, dan mereka mulai melakulan kontak mata.
"Bu guru ... ma-maaf, Bu. Sa-saya tidak sengaja tertidur saat jam pelajaran ibu. Sa-saya tidak sengaja melakukannya kok, Bu. Saya benar-benar tidak sengaja karena tiba-tiba saja saya merasa mengantuk. Sekali lagi maaf, Bu guru ..." ucap Oichi memohon dan berniat untuk membuat sang guru juga memaafkannya dengan kekuaran yang dimilikinya.
Dalam sekejap, pandangan garang itu berubah menjadi penuh simpatik dan welas asih saat menatap Oichi.
Hehe ... yess!! Sepertinya aku berhasil menundukkan guru killer ini!!
Batin Oichi menyeringai tipis, namun dia segera menutupinya dengan kepalan tangannya dan sedikit menunduk.
"Oichi! Ini bukan salahmu kok. Kamu pasti sangat kelelahan. Karena selain sekolah, kamu juga harus bekerja paruh waktu, dan kamu juga masih harus berlatih sebagai trainee dari Diamond Entertaiment setelah pulang sekolah bukan? Kamu boleh ke kamar mandi dulu dan cuci muka."
Ucap sang guru wanita dengan penuh simpatik dan seketika berkata dengan lemah lembut.
"Terima kasih, Bu guru. Kalau begitu saya permisi untuk pergi ke kamar mandi dulu, Bu." ucap Oichi dengan ramah dan segera meninggalkan kelas.
Semua hal itu membuat seisi kelas tercengang seketika. Mereka melongo lebar dengan mata yang membulat sempurna.
"Mustahil! Guru killer kita mendadak menjadi lemah lembut? Sungguh Oichi sangat hebat!" gumam seorang siswa yang duduk di dekat Alecio.
"Nakayama!! Jangam berisik!! Maju ke depan dan kerjakan soal nomor satu!!" tandas sang guru kembali dengan suara tegas dan cemprengnya.
"Matilah aku! Mengapa harus aku? Aku kan paling benci pelajaran Fisika. Hiks ..."
Sungut siswa itu dengan ekspresi memelas, namun mau tak mau dia harus segera maju ke depan untuk menyelesaikan soal itu. Jika tidak, sang guru akan memberikan hukuman yang lebih berat lagi.
Hal yang sama terulang lagi? Dan kali ini guru killer Fisika seketika menjadi lemah lembut dan penuh kasih saat menghadapi Oichi? Apakah wajak Oichi terlalu mengenaskan sehingga semua orang selalu kasihan padanya? Ehm ... bukan! Bukan seperti itu! Oichi bahkan kini sangat cantik dan bersinar! Dia tidak pantas dikasihani, justru membuat semua orang merasa kagum. Jadi ... sebenarnya apa yang sedang terjadi ya? Hhm ... ini sungguh aneh sekali.
Batin Alecio masih saja terdiam dengan kening yang berkerut.
Sementara itu, Oichi yang sudah berada di dalam kamar mandi wanita, terlihat begitu berbinar dan sesekali dia tertawa kecil.
"Ini sungguh sangat keren sekali!! Ahaha ... hhm ... apakah aku juga bisa menggunakan kemampuan ini untuk membuat mereka semua memilihku untuk debut ya? Hhmmm ... menarik!! Aku harus selalu berbaik hati kepada mereka semua!! Aku akan membuat mereka memilihku"
Gumamnya dengan semyum misterius yang menghiasi wajah ayunya.
...🍁🍁🍁...
Dari 50 trainee yang terpilih saat audisi, mereka telah dibagi-bagi menjadi masing-masing dengan 10 anggota tiap kelompok latihan. Di setiap kelompok, mereka akan dilatih oleh seorang pelatih profesional.
Sebenarnya bukan hanya untuk berlatih menari, namun mereka juga berlatih vocal. Dan dalam waktu dekat ini, Diamond Entertaiment akan melahirkan seorang idol baru, yaitu dengan men-debutkan sorang idol baru dengan sebuah lagu yang tentunya sudah mereka siapkan juga.
Mereka berlatih sangat giat, tidak seperti Oichi yag terlihat sangat santai. Dia mengamati setiap gerakan yang telah diajarkan oleh sang pelatih dan tentunya Oichi bisa menyalin dan meniru gerakan itu dengan sangat sempurna.
Bahkan kemampuan Oichi dari hari ke hari juga semakin menakjubkan. Bakat yang dimilikinya tentu saja membuat para pelatih merasa sangat takjub.
Namun juga tak menutup kemungkinan jika ada beberapa senior dan teman-teman satu angkatan masuk menjadi trainee dengannya juga merasa iri.
Terlebih para senior itu sudah cukup lama menjadi seorang trainee di Diamond Entertaiment selama 3 tahun hingga 6 tahun, namun mereka sama sekali belum mendapatkan sebuah kesempatan untuk debut. Yeap, mereka belum terpilih dan belum beruntung untuk hal itu.
Dan tentu saja mereka selalu berharap jika suatu saat mereka bisa debut dan sukses seperti para senior lainnya yang saat ini telah sukses dan namanya semakin besar.
Sementara di ruang latihan vocal lainnya seorang gadis cantik sedang beristirahat bersama teman-temannya. Lalu mereka mulai melenggang bersama menuju ke salah satu ruangan berlatih tari, karena saat ini mereka akan menggunakan ruangan berlatih tari nomor 27 sesuai dengan jadwal pemakaian yang sudah ditetapkan.
"Rainy, kamu harus bisa debut kali ini! Kamu sudah cukup lama menjadi trainee disini bukan? Kalau tidak salah sudah 4 tahun kamu sudah menjadi seorang trainee bukan?" ucap seorang gadis cantik lainnya.
"Ya! Aku harus debut kali ini! Aku sudah bekerja keras selama ini!" sahut gadis cantik bernama Rainy dengan penuh percaya diri.
CEKLEKK ...
Mereka mulai membuka latihan tari nomor 27 dam melihat kelompok.sebelumnya yang baru saja menyudahi latihan tarinya untuk yang terakhir pada hari ini.
"Sstt ... Rainy!! Aku dengar ada anak baru yang sangat bagus dalam menari dan menyanyi loh. Bahkan mereka mengatakan jika anak baru itu sudah seperti seorang profesional saja, dan tidak seperti seorang trainee. Kamu harus hati-hati! Karena sepertinya dia lawan yang lumayan!" bisik salah satu gadis kepada Rainy.
"Itu dia anaknya!! Anak baru dengan rambut hitam panjang bernama Maeda Oichi!" bisik gadis lainnya lagi menatap lurus ke depan, dimana Oichi sedang menikmati minuman kaleng dinginnya.