Because Only You

Because Only You
first kiss



Netih menunduk merutuki kebodohannya yang selalu tak bisa mengontrol diri didepan orang lain,ini sudah kali kedua ia berteriak seperti orang utan kepada kaisar tapi kali ini dia lebih malu karna calon keluarga nya juga turut hadir disana.


"ck,sudah kubilang jangan berteriak teriak astaga kau ini".kaisar berkata dengan menggosok telinga nya yang terasa sakit ini sudah kedua kalinya ia dikejutkan dengan teriakan seperti itu.


"Maap lagi pula kenapa kau ini selalu bersikap otoriter hah!kau selalu menyimpulkan semua nya sendiri kau tau aku juga sampai dibuat jantungan karna ibu tiba tiba meminta ku pindah kesini.sekarang aku juga dikejutkan dengan berita pertunangan ini astaga mungkin sebentar lagi kau akan menjadi duda karna aku harus mati terkena serangan jantung".netih berbicara dengan nada frustasi tapi perkataan nya itu membuat tawa semua orang yanh ada disana pecah termasuk kaisar.


semua yang disana tertawa terpingkal pingkal bahkan tak sedikit dari mereka sampai mengeluarkan air mata sedangkan netih merengut kesal karna menjadi bahan tertawaan semua orang.


"Astaga kau ini lucu sekali ternyata".ujar kainan disela tawa nya.


"kakak ipar bisa jelaskan pada aku apa yang terjadi?".netih bertanya dengan wajah kesal nya.


tawa semua orang sudah mereda mereka memegangi perut nya yang kram akibat kelelahan tertawa.


"Apa ibumu juga tak memberitahu mu soal pertunangan ini?".kaisar bertanya dengan nad yang sedikit menahan tawa nya.


"Tidak".ucap nya singkat dia masih merajuk karna kesal kepada semua orang.


"Baiklah tak apa,besok adalah hari pertunangan dan ada diadakan club malam milik teman mu itu aku sudah mengundang semua teman ku dan kau juga bisa melakukan hal yang sama".kaisar berkata dengan nada yang sangat lembut sehingga netih merasa tersentuh dan mengganggukan kepala nya pertanda setuju.


semua yang ada disana tersenyum senang termasuk kaisar.


"Baiklah adik ayo ikut aku,kita akan membeli gaun yang indah untukmu".grace mengulurkan tangan nya dan langsung dibalas sopan oleh nya.


langkah nya terhenti saat mata nya tertuju pada satu orang yang ada disana,Bella!.


"Bella bukankah kau kekasih alvaro?".tanya netih dengan penuh semangat.


"Iya memang nya kenapa?".jawab bella dengan bingung.


"bella kenapa kita tidak bertunangan dihari yang sama saja?seperti nya akan sangat seru jika besok kita bertunangan dihari yang sama".netih berkata dengan wajah sumringah.


semua yang ada disana melongo dengan pemikiran ajaib yang dimilikinya.


"Dari mana kau mendapat ide gila seperti itu?".tanya alvaro dengan datarnya.


"Dari otakku".jawab netih dengan wajah polos nya.


semua yang ada disana tampak gemas dengan tingkah konyol nya.


_astaga kenapa rasanya aku ingin sekali menerkam mu netih_gumam kaisar.


"kenapa tidak sekalian saja menikah pun kita laksanakan bersama".kata alvaro dengan ketus nya sedangkan netih merengut tak suka dengan ucapannya.


kaisar hanya menggelengkan kepala nya melihat tingkah ajaib gadis didepannya.


"Kau benar benar menyebalkan, ayo bella".dia mengumpat sebelum pergi dan menarik tangan bella untuk mengikuti nya.


_____


Setelah melakukan aktivitas yang melelahkan dia merebahkan dirinya dikasur king size milik kaisar wangi dominan khas pria melekat ditempat ini.suara gemercik air terdengar menandakan sedang ada yang melakukan ritual mandi dia adalah kaisar!.


gadis itu menatap langit langit kamar dengan pikiran yang berkecamuk kemana mana sampai suara memecah lamunan nya.


"Kau mau mandi sekarang?".Tanya nya sambil mengeringkan rambut nya dengan handuk kecil ditangan nya.


netih menoleh dia meneguk saliva nya dengan susah payah,kaisar begitu menggoda dengan tetesan air yang tersisa diwajah tampan nya.dia menggelengkan kepala nya dan kembali pada kesadarannya.


"Iya aku mandi dulu ya".dia menjawab dengan malu malu dan secepat kilat langsung berlari kekamar mandi kaisar hanya terkekeh geli melihat itu.


Kaisar berjalan menuju balkon kamar nya mata hitam pekat itu menatap lurus kearah langit,manik mata itu menyorotkan kemarahan tangan nya mengepal dan rahang nya mengeras pertanda dia sedang menahan amarah.


_Clara apa kabar?apa kau bahagia?kuharap kau bahagia,karna jika tidak bisa kupastikan suami mu akan mati sia sia.clara bisakah aku melupakan mu dengan pernikahan ini doakan aku semoga aku juga bisa bahagia sama sepertimu,aku mencintaimu._


"Sedang apa?".tanya seorang gadis cantik yang kini berdiri tepat berada disamping nya,kaisar menoleh dan tersenyum sekilas.


"Dari mana kau tau?".netih menoleh kearah kaisar dan tersenyum sekilas setelah itu dia melanjutkan aktivitas nya yang beberapa detik sempat tertunda.


"Matamu dan apa yang sedang kau lakukan sekarang sudah sering kulakukan".ucap nya dengan pandangan yang sama.


"kau benar".kata kaisar.


Netih melirik kearah kaisar dan kaisar melakukan hal yang sama tanpa sadar kaisar melangkah mengikis jarak diantara mereka.bibir mereka bertemu kaisar ******* nya dengan lembut netih tampak terkesiap dengan apa yang dilakukan kaisar.dia hanya diam dan tak membalas ciuman itu.


"Balas ciumanku neth".kata kaisar ditengah ciuman panas nya.


mereka melanjutkan aktivitas nya kembali netih membalas ciuman itu,kini ciuman itu berubah menjadi ciuman panas ketika netih mulai membalas nya.


netih mengakhiri ciuman itu nafas terengah engah sedangkan kaisar tersenyum puas melihat bibir netih yang memerah dan sedikit membengkak tapi itu malah semakin membuat nya terlihat sangat sexy.


keduanya terdiam untuk waktu yang cukup lama,netih menundukan kepala nya menyembunyikan wajah nya yang tampak memerah.


"neth".seru kaisar.


"ada apa?".tanya netih dia memberanikan diri menatap manik mata kaisar.


"aku hanya akan menikah sekali seumur hidup,aku tau ini terlalu cepat tapi bisakah kita belajar untuk saling mencintai?bisakah kau percayakan hidup mu padaku setelah ini?aku memang bukan pria yang baik tetapi aku akan belajar menjadi suami dan ayah yang baik untuk anak anak kita nanti.kurasa 6 bulan cukup untuk kita belajar menyesuaikan diri dan menetapkan hati".kaisar berucap panjang lebar sedangkan netih terhenyak dengan ucapan nya dia tak menyangka kaisar akan berkata seperti itu.


apakah kaisar merasa bersalah karna sudah menciumnya barusan?


Apa dia hanya becanda mengatakan semua itu?


jujur,hanya kata itulah yang saat ini ada dibenak nya!.


netih menatap dalam manik mata kaisar dia mencari kejujuran disana,sepertinya kaisar tidak sedang berbohong kali ini.dia menghela nafas panjang dan menghembuskan nya perlahan lalu berkata...


"Aku akan belajar mencintaimu kai mari melangkah kedepan dan lupakan semuanya,aku mempunyai masa lalu yang kelam dan sedikit rumit aku belum bisa menceritakan nya sekarang padamu kuharap jika kau sudah tau itu tak akan melukai mu suatu hari nanti.mulai hari ini aku percayakan hidup ku padamu kaisar!.netih mengucapkan itu dengan air mata yang mengalir deras seolah mulut dan hati nya bertolak belakang pada kenyataan.


"Terimakasih aku akan menunggu mu kuharap kau bisa mengatakan nya secepat nya".kaisar tersenyum dan mencium kening nya.


netih memejamkan mata nya dia menikmati setiap sentuhan dan perlakuan kaisar dengan hati yang bergemuruh hebat.


_Max maap kan aku sayang_


_maap sudah menghianati mu_gumam nya dalam hati.


"Ayo masuk diluar sangat dingin dan ini sudah waktunya tidur".ucap kaisar sambil menyeka sisa air mata yang menempel diwajah cantik netih.


netih menganggukan kepala dan mereka berlalu masuk kekamar nya.


"Kita tidur satu ranjang aku berjanji tak akan menyentuhmu,oke?".Kaisar mengedipkan mata nya dan berbicara dengan nada menggoda netih langsung melotot dan menatap nya dengan tajam kaisar hanya terkekeh melihat tingkah ajaib calon istrinya itu.


netih membaringkan tubuh nya dan kaisar pun mengikuti hal yang sama mereka terdiam menatap langit langit kamar dan belum memejamkan matanya.


"Setelah hari pertunangan kita maukah kau pergi dengan ku ke new york untuk menemui seseorang?".ucap netih dengan ragu tapi gabaimana pun ia harus mengatakanya.


"New york?mau apa?".kaisar bertanya dengan wajah bingung padahal yang sebenarnya ia sudah tau jawabannya.


netih menggigit bibir bawah nya tampak ragu untuk menjawab pertanyaan itu.


"menemui seseorang aku ingin memperkenalkan mu pada seseorang jangan tanya siapa karna kau akan tau jawabannya nanti".netih membalikan tubuh nya dan kini ia berhadapan dengan kaisar.


"Baiklah aku tak akan menolak".jawab kaisar dengan senyum yang mengembang dibibir indah nya.


"Terimakasih".ucap nya sambil membalas senyuman kaisar


"Ayo tidur".Kaisar menarik tubuh netih untuk masuk dalam pelukannya bukannya menolak dia malah membalas nya,bisa dilihat sekarang mereka berada dalam posisi yang sangat intim.


_dan inilah langkah aku tempuh_gumam netih dengan memejamkan matanya.