
Kaisar kecelakaan.
Hanya satu kata itu yang saat ini membuat semua orang kalang kabut.
Kaisar memang kecelakaan,maksudnya ia tadi hampir menabrak wanita parubaya itu melintas dengan tidak hati hati.meskipun dia juga bersalah disini karna pria tampan itu membawa mobil ugal ugalan layaknya orang kesetanan.
Kaisar kira ia sudah mati,namun saat dirinya terbangun dengan perban dikepala dan juga tangan serta wajah nya yang sedikit biru biru.ternyata tuhan masih mengijinkannya untuk melihat indah nya dunia.
Meskipun sebenarnya dunia nya sudah hancur lebur.
Dan untungnya kecelakaan itu tidak terlalu parah.
"Kau yakin tidak apa apa?".Alvaro meringis melihat tubuh kaisar yang dipenuhi luka.
"Hmm".kaisar hanya bergumam menandakan bahwa ia baik baik saja.
Tadi,5 menit setelah pria terbangun dari alam bawah sadar nya kaisar memaksa untuk pulang.mengabaikan intruksi dokter untuk dirawat dan memulihkan lukanya.entah apa tujuannya.
Tapi kainan sang kakak tercintanya,tak mengijinkannya bahkan saat kaisar memohon ia malah mengancamnya.
"Kau tidak mau bercerita?".Kainan to the point ia cukup yakin jika adik semata wayang nya ini sedang tak baik baik saja.
Kainan cukup tahu mengenai masalahnya dengan netih,namun sepertinya kali ini bukan itu masalahnya.
"Apa".Tanya kaisar dengan bingungnya.
"Jangan pura pura tidak tahu"
"Huh!".Kaisar menghela nafas panjang dan melanjutkan kalimatnya.
"Aku akan membatalkan pernikahanku dengan netih,karna saat ini ada seorang wanita yang sedang mengandung anakku".Ucap kaisar dengan suara beratnya.
"APA".Teriak kaget alvaro dan kainan berbarengan.
Mereka berdua terkejut bukan main.bukankah kaisar sangat mencintai netih?dan yang lebih membuat mereka terkejut adalah menghamili wanita lain?
Shit!.
Bagaimana bisa?
"Kenapa bisa?".Ujar alvaro yang langsung dihadiahi pukulan cukup keras di kepala nya oleh kainan saking gemasnya.
Tentu saja!.
"Haruskah aku menceritakan prosesnya?".Kaisar terkekeh geli mendengar pertanyaan polos yang keluar dari mulut alvaro.
Sedangkan kainan langsung menatap tajam kearah nya.karna disaat seperti ini kaisar masih sempat sempatnya bergurau.
"lalu kau percaya begitu saja kepadanya?".
"aku pernah bermalam bersamanya".
"Melakukan one night stand?".timpal alvaro yang lagi dan lagi mendapat pukulan telak dikepalanya.
Alvaro berdecak sepertinya hari ini adalah hari dimana semua orang bebas memukulnya.sialan!.
"Lalu apa kau tega meninggalkan gadis itu begitu saja?setelah semua yang telah kau lakukan?kau bahkan sudah mengambil apa yang seharusnya tak menjadi milikmu".
Bentak kainan yang sudah sangat jengah dengan kaisar.oke,kainan akui dia memang bukan pria baik baik.dia juga sama brengsek nya seperti kaisar.
Tapi meskipun seperti itu dia tak pernah sekalipun menyakiti wanita apalagi sampai menghancurkan perasaannya.
"....".kaisar bungkam.
"Jawab aku kaisar!".Saat ini kainan sudah tak mempedulikan lagi bahwa kini dia tengah berada dirumah sakit,gejolak emosi dalam dirinya telah membutakan matanya.
"Apakau ingin aku menikahi keduanya?".
"....".Kini kainan lah yang bungkam.
"Aku bisa saja serakah dan menikahi keduanya.tapi aku tak menjamin mereka akan hidup bahagia.aku ingin netih bahagia sekalipun harus masa depan dan kebahagiaan ku sendiri yang menjadi bayarannya.dia BERHAK bahagia meskipun itu bukan dengan ku".
Tak terasa satu tetes kristal bening berhasil lolos keluar dari mata elangnya.
Benar,mustahil kaisar menikahi keduanya.karna itu tak menjamin mereka akan hidup bahagia.bisa saja dengan melakukan semua itu malah akan melukai mereka semua jauh lebih dalam.
"Bicarakan semuanya dengan baik baik,jangan sampai kau melukainya".Itulah kata terakhir yang kainan ucapnya sebelum akhirnya berlalu darisana.
Disana alvaro dan kaisar terdiam dalam keheningan.sampai akhirnya alvaro membuka suara karna teringat satu hal.
"Apa kau tau mattew juga ada dirumah sakit yang sama dengan mu".
"kenapa dia?".Tanya kaisar dengan wajah terkejutnya.
"Dia juga kecelakaan sama seperti dengan mu".
"Bawa aku ingin melihatnya".
Dengan terpaksa alvaro menurutinya,kaisar berjalan dibantu oleh alvaro.baru saja kaki nya melangkah diteras rumah sakit.bola mata bulat itu menangkap seorang wanita cantik dengan tubuh sexy berlari sambil menangis memasuki rumah sakit.
Mungkin biss dikatakan keterlaluan tindakan kaisar saat ini,disaat wanita itu menangis panik pria ini hanya tersenyum manis.dadanya menghangat.
"Dia cantik".
Satu kata itu yang menggambarkan netih saat ini.gadis itu memakai dress berwarna putih yang memperlihatkan bahu seksinya dengan rambut diikat asal yang menambah kesan cantiknya.
Netih terkesiap melihat pria didepannya dengan cepat dia menghapus air mata nya dan mengubah raut wajah nya setenang mungkin.
"Senang bertemu denganmu lagi".Netih berucap setenang mungkin menyembunyikan perasaan yang bergemuruh hebat didalam hatinya.
Kaisar tertegun melihat orang yang dia cintai menyapa nya layaknya orang asing.tapi bukankah itu sudah harusnya?
"Neth".kaisar maju mendekat dan netih memundurkan langkah nya kebelakang.
"Jangan mencoba mendekatiku lagi apakau tidak merasa kasihan pada anak dan istrimu tuan kaisar yang terhormat".senyum menyeringai terlihat diujung bibir netih melihat raut muka kaisar yang tampak terkejut.
"Bagai--?".
"Kami tau tentang semua kebusukanmu".Bariton suara itu tiba tiba datang dan menyela perkataannya.
"Ayo pergi sarah pasti menunggu kita".Mereka pergi berlalu darisana dan tak menghiraukan kaisar yang berteriak memanggil manggil namanya.
Seketika tubuh kaisar ambruk dilantai,inilah konsenkuensi yang harus dia terima!.Kehilangan wanitanya dan juga semua kebahagiaanya.
Siap tak siap kaisar harus siap!.
***