Because Only You

Because Only You
Season 2-Chapter 6



"Apa benar dirumah uncle axellin akan ada pesta,dad?"


Suara noah terdengar ketika pria berkaos putih itu menjatuhkan dirinya didudukan sofa,bersebelahan dengan kaisar yang tampak sibuk dengan macbook nya.pria parubaya yang terduduk dilantai itu terlihat seperti tak peduli dengan apa yang putra nya ucapkan.



"Hmm"Gumam kaisar seolah membenarkan apa yang noah tanyakan.


"Kemarin aku bertemu dengan Cia,kau tau dad gadis itu terlihat semakin cantik"Ucap noah dengan senyum merekah,membayangkan saat gadis bermata hazel itu tertawa bersamanya.bahkan ketika marah pun itu sama sekali tak mengurangi kecantikan nya.


"Cia?...Siapa?"Tanya kaisar tanpa memutuskan kontak mata dari layar laptop nya.Dia sudah tua wajar saja kan jika dia pelupa?


"Putri dari uncle axellin dad,apa daddy lupa?"


"Maksud mu saudara kembar dari joey?...Yang itu?"Kaisar mendongak menatap wajah putra nya sekilas sebelum kembali membiarkan jari jari nya menari diatas keyboard benda pipih itu.


Membuat noah mengangguk lalu tersenyum sepertinya pria ini tidak benar benar lupa"That's right"


Memang siapa yang akan lupa dengan wajah cantik Valencia?.


Kaisar memutuskan kontak matanya dari layar laptop itu,lalu menaruh lembaran kertas putih itu diatas meja"Matamu memang tak pernah salah dalam menilai wanita noah"Kedua pria itu tergelak tak salahkan jika noah terkenal sebagai 'pemakai'Lihat saja siapa ayah nya!.


"Tentu saja karena dia itu putramu"Netih datang dengan beberapa bungkus makanan dalam dekapan nya,noah menggelengkan kepala nya melihat tingkah kekanakan ibunya, meskipun usia nya tak lagi muda tapi sifat childish itu seperti terjaga dengan baik ditubuh nya.


Kaisar berdecak ketika makanan yang netih bawa memenuhi hampir setiap sudut meja,dan itu mengganggu pekerjaan nyaMulut nya yang terbuka ingin memprotes sempat tertutup kembali melihat layangan tatapan tajam netih padanya seolah mengatakan--Diam atau tidur diluar!.


"Lihat mommy dan lihat daddy!,Jadi mustahilkan jika aku mirip dengan Uncle radith?"


Noah tergelak kencang setelah mengatakan hal itu,Well...mungkin itu adalah pemikiran absurd yang pernah bersarang dikepalanya.Tawa nya terhenti ketika sebuah snack berukuran besar menghantam tepat dikepalanya.


"Tentu saja mirip dengan ku karena aku yang--Aww sakit"Ucapan kaisar terhenti ketika dengan sengaja netih menendang tulang kering nya,seolah memperingati kaisar untuk menghentikan karangan bebasnya.


"Jangan pernah kau kotori pikiran putra ku dengan karangan erotismu itu!"Ucap netih dengan penuh penekanan.


Wanita itu yakin jika kata kata yang keluar dari bibir kaisar tak akan jauh jauh dari hal kemesuman,Enak saja dia mau mengajari anak nya yang tidak tidak.


"Sepertinya mata indah mu hanya bisa memandangku buruk,baby"


"Karena tak ada hal baik yang keluar dari mulut mu itu"


"Tapi kau tetap mencintaiku kan?"Goda Kaisar hingga membuat netih mati matian menahan senyum nya.


"Apa?Memang sejak kapan aku mencintaimu?"Tanya netih dengan wajah bodoh nya.


"Jadi kau tidak mencintaiku?"Kini giliran kaisar yang berkacak pinggang dengan wajah marah yang dibuat buat.


Seketika netih dan kaisar melupakan noah yang tadi menjadi topik diruang keluarga mansion ini.mereka sibuk berdebat dengan fikiran mereka tentang siapa yang mencintai lebih dulu.padahal bukankah mereka sudah memiliki noah dan kala yang menjadi pelengkapnya?


Lalu apa lagi yang harus didebatkan?


Hingga deheman noah menyadarkan keduanya,Pria tampan itu menaikan kaki nya keatas sofa lalu mata biru itu menatap keduanya dengan tatapan aneh.Noah tak habis pikir diusia yang sudah tua seperti ini masih saja membahas cinta?Apa mereka tak tau malu membicarakan hal seperti itu padahal ada dia didepan nya?...


Kaisar hanya mengendikan bahu tak peduli,sedangkan netih memberikan cengiran terbaiknya seolah mengakui kesalahannya"Hemm noah bisakah kau datang keapartement mommy dan ambil sesuatu disana"Mengalihkan topic netih tak memberikan cela sedikitpun untuk noah menggoda nya.


"Apa?"


"Kenapa tak kau saja yang kesana baby?"Tanya kaisar bingung.


"Aku tak sanggup"Ucap netih pelan sebelum pergi dari ruangan itu,yang dibalas anggukan mengerti dari kaisar.


Netih terlalu malu untuk menemui max sejak scandal nya bersama Ray dimulai,ia merasa menjadi wanita paling tak tau diri dimuka bumi.setelah menghianati kakaknya ia juga bahkan melukai adiknya.kaisar cukup tau jika selama ini netih hidup dalam rasa bersalah terbukti dengan wanita cantik itu selalu mencari informasi tentang ray secara diam diam.


Berkali kali kaisar mengatakan jika itu bukanlah salah nya,tapi pada dasar nya netih tetap lah netih gadis keras kepala yang tetap teguh pada pendirian nya.


Noah benar benar tak mengerti dengan apa yang terjadi pada ibunya saat ini,namun satu hal yang dapat ia cerna dari sorot matanya luka dan rasa bersalah.


Lalu kilatan matanya beralih pada kaisar yang masih tetap diam"Apa disini hanya aku yang tidak tau apa apa?"


"Belum saat nya kau tau semua nya noah!"


****


"Masih seperti dulu?"


Suara kaisar mengudara ketika pintu kamar mansion ini terbuka,menarik keras netih untuk kembali pada kesadaran nya.reflek membuat gadis yang berdiri ditepi balkon itu berbalik untuk melihat siapa yang sudah mengganggu ketenangan nya.



"Apa?"Tanya netih bingung ketika pria yang sudah menguasai hidupnya itu berdiri disamping nya.


"Kau masih mengingatnya?"Kaisar melingkarkan tangan nya dibahu wanita cantik itu,membuat suasana terasa syahdu apalagi angin yang berhembus menyelimuti kedua pasangan tua itu.


"Mustahil aku melupakan nya kai"


"Tapi sampai kapan kau akan hidup dalam rasa bersalah seperti ini sayang?"


Netih menyenderkan kepalanya pada bahu pria yang sudah puluhan tahun menemaninya,Pria yang sama yang selalu menjadi dewa penenang untuknya.Jika ditanya sampai kapan netih sendiri pun tak tau jawaban nya,sebab luka ini abadi yang tak bisa hilang dalam waktu yang tidak bisa ditentukan.


"Sebesar apapun kau menyesalinya,sebanyak apapun air mata yang kau keluarkan itu tak akan merubah apapun neth"


Kaisar mengusap lembut rambut hitam netih yang terjuntai indah,seolah itu adalah cara terbaik untuk menenangkan wanita cantik yang telah rela menghabiskan sisa hidupnya bersama nya.



"Tapi aku tak bisa"


Netih menutup kelopak mata itu maka luruhlah semua air matanya.hingga membuat kaisar mendengus dengan membuang tatapan kearah lain mengenyahkan emosi yang baru tercipta.


"20 tahun sudah berlalu Neth"Kaisar menangkup pipi istrinya meminta perhatian lebih sebentar,kaisar ikut menderita jika netih terus seperti ini"Jangan jadikan pengorbanan Max dan Ray sia sia,hmm"Kaisar menatap lekat lekat manik mata istrinya meminta sudahi drama ini,ia tahu wanita adalah makhluk paling lembut hatinya.


"Mom"