Because Only You

Because Only You
Season 2-Chapter 8



Noah jeasus davino berjalan lurus memasuki ballrome hotel,seraya mengedarkan pandangan berharap bertemu seseorang yang ia kenal.hingga dua orang pria dalam balutan pakaian formal datang menghampirinya.


"Kau datang Noah?"Raga menepuk bahu noah pelan menyambut kedatangan nya.


"Pintu neraka akan terbuka jika aku tak datang"Ucap noah seraya menepis tangan raga yang melingkar dipundaknya,noah tak mau jika sampai orang lain melihatnya dan mengatakan hal yang tidak tidak.Ck itu tak boleh terjadi


"Sudahlah noah,Prinsess mu mencarimu"Joey menunjuk meja bundar yang tak jauh dari lantai dansa,dimana duduk seorang gadis berambut pirang dalam balutan gaun berwarna peach tengah membelakanginya yang terlihat sangat akrab dengan Valencia.



Namun bukan gadis dengan gaun peach itu yang menjadi perhatian nya,melainkan gadis duplikat boneka berjalan yang duduk disamping nya.noah bahkan sampai tak berkedip mengagumi kecantikan yang dimilikinya.belum lagi senyum menawan yang terpancar dibibirnya semakin menambah kesan sempurna untuk seorang Valencia Sofia Leondias.



"Kau datang sendiri noah?"Suara raga menarik paksa noah dari lamunan nya,membuat pria itu menoleh kearah nya.


"Tidak,aku datang bersama kala--"


"O ya?Dimana kak kala aku ingin bertemu dengan nya!"Sela joey cepat hingga membuat noah berdecak.


"Aku belum selesai bicara!"Ketus noah,pria tampan itu benci jika seseorang menyela ucapan nya dan joey tau itu"Ada diluar bersama mommy!"Ucap nya pada akhirnya


Joey hanya cekikikan sembari menampilkan wajah tak berdosa nya,hingga membuat raga menepuk kening nya sendiri sebab pria ajaib itu benar benar tak tau diri"Baiklah aku pergi dulu,aku ingin menemui kak kala ku"Joey tergelak ketika melihat noah menatap nya tajam,seraya menepuk bahu noah sebelum berlalu dari sana.Diikuti raga yang sama sama tertawa karena joey berhasil menjahilinya.


Apa katanya tadi?...Kak kala ku?Ish Noah tak mau memiliki kakak ipar seperti itu!Awas saja jika kala sampai mau padanya.Noah akan menceramahinya selama dua puluh empat jam nonstop!


Langkah noah teralihkan ketika melihat seorang wanita parubaya datang mengampirinya.Wanita yang dibalut dengan gaun yang sama seperti Valencia terlihat sangat cantik meskipun sudah tak lagi muda.Wajar saja kan jika anak nya secantik itu?...Lihat saja ibunya!.



"How are you baby?"Lunetta memeluk pria tampan yang tak lain adalah putra dari seorang wanita yang menjadi alasan terbesar nya mengapa ia ada disini.


Netih!


"I'm fine apalagi setelah melihat kecantikan mu"Noah mengedipkan matanya berusaha menggoda,hingga membuat wanita parubaya itu tertawa keras karena ulah nya.


"Kurasa kau pasti akan disemprot habis habisan jika sampai mommy mu mendengarnya"


"No aunty!Aku punya daddy ku yang akan selalu membelaku"Noah tergelak seraya membekap tangan dengan mulutnya menahan tawa,mengingat bagaimana wajah kaisar saat membelanya dari macan betina itu memelas dan masam.Ahhh memikirkan nya saja sudah membuat noah ingin tertawa terbahak bahak.


Bisa dikatakan kaisar terlalu mencintainya,pria yang sudah dianggap super hero oleh nya itu selalu membelanya dan membebaskan nya kemanapun ia mau.berbeda dengan netih yang terlalu mengekang dan membatasi setiap gerak nya.tapi noah tak pernah keberatan ia selalu menganggap itu adalah perhatian untuk nya yang tak akan pernah orang lain ucapkan.


Toh,jika ia tak diijinkan keluyuran noah kan masih bisa bermain kucing-kucingan.


"Tck,Kau benar!"Lunetta tersenyum sekilas,seketika sebuah suara cempreng mengudara membuat gadis berambut pirang itu menjadi pusat perhatian didalam ruang besar itu.


Sayang?...Noah heran darimana chelsea mendapatkan ide untuk memanggilnya dengan nama terkutuk itu.membuat tangan nya gatal saja untuk segera menoyor kepala nya berharap gadis itu kembali mendapat kembali kewarasan nya.


"Prinsess mu sudah datang baby,aunty pergi dulu!"Ucap lunetta sebelum berlalu dari pandangan matanya,yang hanya dibalas anggukan dari noah.


"Hati hati"Noah melesat secepat yang ia bisa ketika melihat chelsea hampir saja terjatuh karena tak sengaja menginjak layer gaun nya,Bukan nya takut gadis itu malah cekikikan kegirangan ketika tubuh kecil itu sudah berada dalam dekapan nya.


"Ugh kau berhasil menangkap ku dear"Chelsea terkekeh pelan menutup bibir mungil nya dengan tangan ketika noah menampilkan wajah marah nya.


"Chelsea"Ucap noah dengan nada pelan penuh peringatan berharap gadis ini tak main main lagi.


"Kau menangis?"Noah mengangkat kepala chelsea untuk menatap nya"Apa ada yang sakit?"Dengan lincah tangan nya memeriksa tubuh chelsea memastikan jika semua baik baik saja.


"Tidak"Chelsea menggeleng lemah seraya menundukan kepalanya.


"Lalu?"


"Aku hanya akting"Chelsea menatap noah dengan tatapan mengejek sekaligus menertawakan kepanikan noah nya,Dan sialnya noah baru menyadari jika mata hijau itu tak mengeluarkan air mata.


Lihat betapa mengesalkan nya si chelsea ini?...Noah tak bisa menahan tangan untuk tak menjitak kepalanya.Apa gadis ini dilahirkan hanya untuk mahir membuat orang kesal saja?Noah tak habis pikir kenapa chelsea tak bisa bersikap seperti kebanyakan gadis pada umumnya.


"Ish..jangan terus menjitak kepala ku nanti make up rusak!Kau baru melihat kecantikan ku kan?...Bagaimana?"


Noah menatap dari ujung kaki hingga ujung kepala,Chelsea memang sangat cantik bahkan tanpa gaun itupun noah akui jika dia benar benar cantik jika saja tak menyebalkan.hingga tatapan mata itu membuat chelsea sedikit salah tingkah dibuatnya.


Noah mengangkat tangan nya keatas lalu kembali menjitak pelan kepalanya"Jelek gaunmu terlalu terbuka,aku tak suka"Ketus noah yang membuat chelsea menghentakan kaki kelantai dengan sangat keras karena kesal.Ayolah noah tak bisakah kau memuji kecantikan nya sekali saja?.


"Karena yang tertutup itu namanya berhijab"Chelsea mengambil kaca didalam tas nya berharap jitakan tangan noah tak merusak riasan tujuh jam nya"Kau mau aku datang kepesta dengan memakai cadar?Apa dengan begitu kau akan suka?"


Noah tertawa keras mendengar penuturan absurd itu,Cadar?...Ahh bagaimana bisa noah yakin chelsea tak akan sanggup melakukan nya.karena memang gadis bermata biru itu sangat menyukai pakaian terbuka.Dan interaksi kedua nya tak luput dari pandangan seorang gadis bermata hazel yang entah sejak kapan sudah berada disana.bahkan noah pun baru menyadari nya ketika pandangan mata mereka bertemu.


"Valencia"


Teriakan kala mengudara memenuhi setiap penjuru sudut ballrome hotel ini,disusul oleh raga dan joey yang berjalan dibelakang nya.Noah mendengus Melihat kala yang selalu mengasah sikap lebay nya dimana pun ia berada.Okelah mereka sudah puluhan tahun tak bertemu tapi apakah harus sampai seheboh itu?


"Sangat tak biasa Raga"Ucap chelsea seolah menyambut kedatangan nya,memang pada dasar nya Raga pria tampan itu sangat tak menyukai pesta semacam ini yang menurutnya sangat membosankan dan membuang buang waktu.ia cenderung lebih suka pergi ke club dan menemui para wanita nya yang siap memberikan nya kenikmatan.


Sinting!


"Aku datang karena aku tau kau merindukan ku"Goda raga yang dibalas cibiran tak peduli dari gadis bermata hijau itu.


"Apa kabar Cia?Kau terlihat semakin cantik saja?"Kala tak henti henti nya memeluk gadis cantik itu,seolah itu adalah cara yang tepat untuk saling melepas rindu karena pada dasarnya mereka memang sangat dekat.namun sejak Valencia memutuskan untuk pindah ke spain kedekatan mereka terputuskan oleh jarak.


"Aku sangat baik,bahkan kak kala terlihat jauh lebih cantik"Senyum sempurna tak lepas dari wajah cantik nya,yang diyakini mampu membuat pria manapun bertekuk lutut dihadapan nya.


Deheman Joey menyadarkan jika disini mereka tak lagi berdua.


****


Joey



Noah



Raga



Kalandra