Because Only You

Because Only You
Engagement day



netih terbangun dan merasa sesak saat ia tersadar dari lelap nya,lalu mata indah itu terbuka perlahan.dan yang menyambut pagi nya membuat ia terkejut saat ia melihat ada tangan kekar yang melingkar diperut nya.langsung saja itu membuat nya mendudukan diri dan melihat pria yang terlelap disamping nya dengan bertelanjang dada.


Ia langsung melepaskan tangan itu perlahan tanpa membangun kan siempunya,lalu ia bergegas masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


kaisar terbangun dan meraba tempat disamping nya,kosong!.dia terduduk dan mengucek mata nya menyesuaikan cahaya ia menyandarkan tubuh nya dan mengingat kejadian manis semalam tanpa sadar ia tersenyum.


_apa aku sedang jatuh cinta lagi,aku tak menyangka ternyata kau memiliki pesona yang begitu kuat neth_gumam kaisar


Ceklek


suara itu menyita perhatiannya seorang gadis cantik memakai jubah mandi dengan rambut basah yang terurai dan bibir merah jambu yang tak terolesi lipstik sedikitpun meskipun begitu dia tampak cantik dan begitu menggoda.


kaisar meneguk saliva nya dengan susah payah dia memandang netih dengan raut muka yanh sulit ditebak dan itu mampu membuat netih langsung salah tingkah.


_astaga mungkin setiap hari aku akan diberikan pemandangan indah seperti ini_gumam kaisar


kaisar menggelangkan kepala nya dan membuang semua pikiran erotis nya dia berjalan kearah netih dan langsung saja...


Cupp


Cupp


Cupp


Netih terkesiap dengan serangan yang tiba tiba kaisar munculkan.


"Mulai sekarang ciuman selamatpagi adalah hal wajib yang tak bisa dilewati,oke?".ucap kaisar sambil berlalu dan mencuri ciuman pipi nya sekilas.


Netih membatu jantung nga berdegup cepat seperti lari maraton,oh my gat kai kau benar benar membuat ku salah tingkah!.


____


Netih melangkahkan kakinya menuruni anak tangga yang menuntuntun nya munuju kesebuah ruangan yang sudah disulap menjadi ruangan pesta.


Evan berjalan disamping nya dengan menggandeng tangan netih.gadis itu terlihat mengumbar senyum manis pada setiap tamu undangan,tak ada satu pun yang tau bahwa netih sangat ingin menangis sekarang.


Bola mata cantik dibawah bulu mata lentik itu menjelajahi setiap ruangan dan melihat kaisar yang terpaku melihat nya menuruni anak tangga


Bisa dikatakan saat ini siapa yang mampu mengalihkan pandangan dari netih,gadis dalam balutan gaun berwarna putih yang memperlihat kan leher dan bahu putih nya,rambut yang ditata layak nya peri dan higgheell berwarna hitam pekat membuat siapapun akan terhipnotis melihat nya.


Dia berjalan menghampiri kaisar yang sudah sedari tadi terpaku menatap nya,evan memberikan genggaman nya kepada kaisar layaknya seorang kakak yang menyerahkan tanggung jawab adik nya kepada pria lain.


"Kuberikan Netih padamu,jika kau sampai menyakiti nya maka bisa kupastikan nyawa dan ragamu berpencar".ucap evan dengan lantang dan tegas sudah dipastikan semua yang ada disana bisa mendengar apa yang dikatakannya dan kaisar hanya membalas itu dengan senyum tulus nya.


Setelah mengatakan kata itu evan menghampiri ayah dan ibu nya,dia menenangkan ibunya yang sedari tadi menangis melihat kearah netih dengan tatapan penuh kerinduan.


"Kau cantik".kata itu keluar dari mulut seorang kaisar sontak mendengar itu wajah netih langsung dipenuhi dengan semburat merah.


Dia tak berkata apapun selain membalasnya dengan senyuman,baginya itu sudah cukup mewakilkan kata kata nya saat ini!.


Semua orang terlihat memadati club malam itu yang memang sudah kaisar sewa hanya untuk acara malam ini.


pikiran netih terbelah menjadi dua yaitu antara mom Felly dan juga dua orang gadis yang menatap nya dengan tatapan berbeda.


acara pertukaran cincin akan segera dimulai,saat ini kaisar dan netih sudah berdiri diatas tanggung yang memang sudah disiapkan khusus untuk acara malam ini.


kainan menghampiri kedua nya dengan membawa sebuah kotak yang berisi cincin berlian dengan permata berwarna biru safir terlihat simple namun tak meninggalkan kesan mewah.


"Jangan melepaskannya karna hanya aku yang boleh melakukan itu".ucap kaisar sembari memasangkan cincin itu dijari manis milik wanita nya.


kini giliran netih melakukan hal yang sama dia menatap pada seorang wanita parubaya yang ada dibawah tempat yang saat ia pijaki,Wanita parubaya itu mengangguk seolah memberi dukungan lalu netih tersenyum kearah nya seakan mengatakan'Aku bisa'.


dia mengambil cincin itu dan menjerit dalam hati nya,max maap kan aku_


"Kuharap hanya aku juga yang melepaskan cincin ini,kau sudah terikat dengan ku apapun yang terjadi aku tak akan melepaskan mu".netih berkata dengan satu tetes air mata yang keluar dari mata indah nya,mendengar hal itu kaisar hanya bisa tersenyum.


Tanpa kata kaisar langsung meraih tenguk nya dan mendaratkan ciumannya disana sontak semua yang ada disana langsung bersorak gembira.


"Bisakau akhiri dulu ciuman mu dude,aku sangat lapar".teriak seorang gadis cantik yang kini tengah menjadi pusat perhatian karena ucapannya.


"Kau merusak moment romantisku bicth!."umpat netih sembari turun dari panggung dan menggandeng kaisar.Sedangkan Nana hanya mengendikan bahu acuh tak acuh.


"Kau sudah dewasa ya,mom sedikit tak rela karna kau akan menjadi milik orang lain sekarang".Ucap nya sembari menangkup dan mendaratkan ciuman dipipi gadis itu.


"Mom aku akan tetap menjadi putrimu dan adik untuk evan,Aku berjanji akan sering pergi ke spain untuk menemuimu".ucap gadis itu sembari menggenggam tangannya dan meyakinkan bahwa semua baik baik saja.


kaisar membisu memperhatikan keduanya,sembari berpikir kenapa wanita nya bisa memiliki hubungan sedekat itu dengan orang berpengaruh seperti keluarga evan.


bahkan mungkin jika pertunangan nya ini diliput media bisa jadi itu menjadi trending topic mengingat banyak sekali orang berpengaruh dunia yang ada disini dan semuanya adalah orang terdekat dari wanitanya!.


"Kai selamat ya atas pertunangan mu".sebuah suara memecah kebisuannya ia melirik dan tersenyum sembari mengucapkan terimakasih.


"Hai kenalin namaku clara teman kaisar".gadis itu berkata sembari mengulurkan tangan nya dan tersenyum ramah.


"Aku netih kakak,salam kenal juga".balas nya dengan sopan sembari menbalas uluran tangan gadis itu.


kaisar dan netih berjalan menyapa satu persatu tamu yang datang dan mengucapkan terimakasih.setelah selesai melakukan aktivitas ramah tamah yang sebenarnya itu tak harus dilakukan mereka duduk disebuah batrender mengistirahatkan kakinya terasa pegal dan panas karna terus berdiri.


"Gue ganyangka lo ngeduluin gue neth,padahal tadi nya gue yang mau nikahin lo".ucap seorang pria yang datang dan berbicara dengan nada geli nya.


Netih menoleh lalu tersenyum melihat siapa yang datang.


"apaansih,gue kira kalian gadateng".ucapkan sembari mengerucutkan bibirnya.


semua yang ada disana tertawa melihat tingkah kekanak kanakan yang dimiliki netih.


"Gue datang karna cari aman aja,karna kalo gue gadateng pasti besok lo bakal gedor gedor pintu apartement gue kaya orang gila".radith berkata dengan nada mengejeknya seolah apa yang dikatakan nya ada lah kenyataan.


memang kenyataan bodoh!


"iyalah pasti inikan hari penting gue dith,gue pasti kecewa banget lah kalo Lo gadateng".netih berucap dengan nada ketus nya.


"Nah sekarang kan lo udah punya cowok tuh jadi kayanya penderitaan kita sedikit berkurang deh Ya kan X".radih menyikut pelan perut axeelin dan semua orang langsung tergelak mendengar itu.


Netih merajuk mendengar perkataan itu dia merengut dan mengerucutkan bibir nya,lalu sebuah tangan mengelus puncak kepala dengan sangat lembut dia menoleh dan mengulas sebuah senyuman manis.


"kau benar benar wanita yang kuat,aku tau kau bisa dan sekarang kau sudah membuktikannya.aku senang dengan keputusannmu semoga setelah ini kebahagiaan selalu berpihak padamu".sarah mengatakan itu dengan nada yang sangat lembut,netih merasa tersentuh ia langsung berhambur kedalam pelukannya dan menangis sejadi jadi nya.


Dia melihat nana dan menariknya untuk bergabung dalam pelukan nya,semua yang melihat itu merasa sangat terharu dan tersentuh.


"Aku harap juga begitu".ucapnya dengan mengulas senyum tipis nya.


Hingar bingar musik yang berdentum keras disertai bau alkohol yang makin menyengat,malam semakin larut tapi itu tak mengurangi semangat para anak muda yang kini tengah berpesta ria.


Terlihat segerombolan anak muda yang sedang berbincang dipuncak acara pesta.


"Kau langsung sedekat itu ternyata ya".ucap sarah sembari menyikut perut netih dengan pelan.


Gadis itu hanya membalas nya dengan senyuman,tak ada yang tau bahwa yang sebenarnya ia ingin sekali menjerit dan menangis.


"Kuharap kau memakai pengaman saat melakukannya".Nana menggoda nya sembari mengedipkan sebelah mata semua yang ada disana langsung tergelak tak terkecuali kaisar.


Gadis itu langsung menatap nya dengan tajam,seolah ia siap menerkam nya hidup.


"Neth gue pulang dulu,inget jaga diri baik baik jangan lupa juga pake pengaman".Radith berkata dengan senyum jahil nya sedangkan netih merengut tak suka.


"Radith gue nebeng yaa,lo itu kan baik ganteng lagi".ucap nana dengan nada manja nya dan wajah yang memelas.


"Ck,sorry tapi bujuk rayu lo itu udah gamempan buat gue".radith berucap dengan ketus nya sembari melangkah pergi dari sana diikuti oleh nana dibelakang nya.


satu persatu orang sudah pamit undur diri,menyisakan seorang gadis yang sedang duduk dimeja bartender menanti seseorang yang menghilang entah kemana.


Dia mulai tampak tak nyaman pasalnya dia hanya seorang diri disini,rasa kantuk mulai menyerangnya bagaimana tidak jam sudah menunjukan pukul 2:45 yang artinya sudah hampir pagi.


Damn!gadis itu mulai kesal.


yang ditunggu tak kunjung datang!.


kaisar sialan jangan bilang kau melupakan ku_gerutu nya dalam hati.


Akhirnya gadis itu memilih pergi dengan mood yang benar benar berantakan.