Because Only You

Because Only You
meet again



Suasana tampak sunyi tempat yang tadi nya ramai tampak membisu karna satu persatu orang sudah meninggalkan tempat nya menyisakan sang pemilik yang sedang meringkuk diatas kasur dengan posisi memeluk sebuah bingkai poto ditemani dengan air mata yang tak henti henti mengalir.


gadis itu menangis tanpa suara siapapun yang melihat nya pasti akan prihatin dengan keadaan nya pasalnya hampir setiap hari dia seperti itu.mata indah itu menatap langit langit kamar dengan sorot mata penuh kerinduan dia selalu saja bergumam dan berkata tentang seseorang yang menjadi alasan terbesar dia bisa seperti itu.


max apa aku baik baik saja?


sayang apa aku bahagia?


maap max aku akan menikah,semoga kau tak marah padaku.


bawa aku bersamamu max aku tak kuat menahan semua nya sendiri.


itulah yang saat ini sedang ada dipikirannya max hanya max dan selalu max,saat sedang berperang dengan pikirannya tiba tiba rasa kantuk memenuhi kepala nya dan tanpa sadar dia memejamkan mata nya dan tertidur pulas.


sedangkan ditempat lain seorang pria sedang duduk manis didepan bartender sebuah klub ternama dengan beberapa teman nya.dia menyesap wine dengan anggun nya karna mungkin itulah yang dia butuhkan disaat suasana hati nya kacau.


"Lo mau nikahin dia emang lo udh bisa lupain clara kai?".Tanya salah satu teman nya kepada kaisar.


kaisar terdiam memikirkan jawaban pertanyaan dari temannya karna memang benar dia juga masih mencintai orang lain.dan dia juga tau kehidupan pernikahan itu seperti apa apalagi tanpa cinta.


"gue gatau,gue bingung".kaisar menjawab dengan santai nya.


"kalo kata gue ya mending lo coba aja gtu,siapa tau kan lo bisa lupain clara lewat cewe itu".teman kaisar memberi saran yang langsung diangguki oleh kaisar.


"siapa sih nama nya kai?"tanya alvaro.


"Netih".kaisar menjawab


"penasaran gue sama muka nya secantik apasih dia itu".ujar teman yang lain nya sedangkan kaisar hanya diam dan menyesap wine ditangan nya.


"dia besok mau gue ajak kerumah, kalo kalian penasaran datang aja gue permisi mau balik".ucap kaisar sambil berlalu pergi dan diikuti oleh alvaro dibelakang nya.


mobil supercar dengan warna merah menyala itu keluar dari sebuah parkiran klub ternama itu melewati jalan yang tampak tak terlalu ramai karna memang ini sudah hampir pagi.mobil supercar itu memasuki sebuah kawasan perumah elit kota dan sampai lah disebuah rumah mewah ohh tidak ini lebih pantas disebut mansion dari pada disebut sebuah rumah karna luas nya yang hampir sama seperti istana.berlebihan bukan


kedua orang itu memasuki dua kamar yang berbeda.kaisar merebahkan tubuh nya dan memejamkan mata nya yang tampak lelah kar na habis beraktivitas seharian.tak lama diapuun terlelap dalam tidur nya.


☆☆☆☆


matahari mulai menampakan sinar nya dengan malu malu,cahaya masuk lewat sela sela tirai kamar nya dan suara alarm memperingatkan bahwa hari sudah pagi.mata indah itu berbuka dengan perlahan gadis cantik itu mengucek mata nya menyesuaikan cahaya,dia baru teringat bahwa semalam dia tidur habis menangis.


dengan malas dia beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.suara gemercik air terdengar 15 menit berlalu seorang gadis cantik keluar dengan memakai jubah mandi nya.


gadis itu mengenakan rok span hitam diatas lutut kemeja putih yang sedikit transparan dan sepatu higg heels warna merah menyala yang tinggi nya 12 cm make up tipis serta lipstik senada dengan sepatu nya yang menambah kesan seksi nya.sempurna itulah kata yang mewakili nya saat ini.


saat hendak beranjak dari tempat nya ponsel nya melanya menandakan sebuah pesan masuk.dia membuka ponsel nya dan sedikit heran saat melihat ada nomer asing mengirimkan pesan padanya setelah beberapa saat dia tersenyum tipis setelah mengetahui siapa orang itu.


kaisar:apa kau sibuk hari ini?


me :kenapa?


kaisar:kakaku ingin bertemu dengan mu


me :jemput aku kalau begitu


kaisar:baiklah


saat sedang bertukar pesan seseorang tampak memperhatikannya dengan tatapan aneh.orang itu adalah radith teman netih dia tadi masuk dan hendak menyapa tapi saat melihat teman nya itu sedang pokus pada ponsel akhirnya diapun mengebaikannya.


"pokus banget sih lo".ujar radith dengan seyum mengejek.


"apasih lo dith,dith kayanya gue gakekantor deh hari ini lo berangkat sendiri aja ya".ucap netih dengan senyum manis nya


sedangkan radith tampak heran karna selama ini netih jarang sekali ambil cuti dia hanya akan cuti jika ada kepentingan mendesak saja atau bisa dibilang dia itu termasuk wanita yang gila kerja.


"mau kemana lo?gabiasanya".tanya radith dengan penuh selidik


"hem kata kaisar kaka nya mau ketemu sama gue dith,gue juga bingung mau apa".jawab netih dengan suara gelagapan karna ragu.


"mau gue anter?gue sih takut lo aja dia apa apain gtu".radith berseru dengan tangan bersidekap didepan dada nya


"ish apasi lo dith,gaperlu ah lagian kan lo juga tau banyak pengawal nya Ray yang lindungi gue dith".netih menjawab dengan wajah cemberut nya.


"yaudah kalo gtu kalo ada apa apa jangan nelpon sama gue ngerepotin".ujar radith dengan wajah tengil nya dan langsung mendapat tatapan tajam dari netih sedangkan radith yang melihat itu hanya terkekeh geli.


"hus hus pergi lo dith pagi pagi udah ancurin mood gue aja".netih mendorong tubuh kekar radith keluar pintu setelah itu langsung mematut didepan kaca dan memperbaiki riasannya.


setelah penampilan nya cukup rapi dia turun ke bawah menunggu kaisar didepan,hampir 10 menit menunggu tiba tiba mobil supercar merah berhenti didepannya.netih cukup heran karna mobil itu tampak asing setelah beberapa menit terdiam munculah seorang pria dengan memakai kemeja putih jeans hitam dan sepatu kets putih.


netih tampak tertegun melihat penampilan kaisar atau lebih tepat nya melihat pakaian yang dikenakan kaisar yang nyaris sama dengan nya padahal mereka tak membuat janji soal itu.


kaisar tersenyum kearah nya dan netih langsung membalas senyuman itu.


"ko bisa sama ya warna pakaian yang kita pake?"tanya netih dengan senyum cerah nya.


kaisar tampak terpukau dengan senyuman itu setelah beberapa saat dia kembali pada kesadarannya.


"jodoh".jawab nya enteng


"ish mulai deh".netih menjawab dengan suara manja nya.


"Ayo masuk".kaisar membukakan pintu mobil netih lalu dia mengelilingi dan duduk disebelah nya.


terdengar suara mesin mobil menyala kaisar melajukan mobil dengan kecapatan sedang suasana tampak hening tak ada yang berbicar a sepatah kata pun.kaisar sesekali melirik kearah netih yang tampak diam dengan pandangan lurus kedepan.


"tadinya kamu mau kemana sebelum aku ajak kerumah ku?"kaisar memecah keheningan dan bertanya sambil melihat ke arah netih.


"aku mau kerja".jawab netih dengan pandangan yang terus menerawang kedepan.


"emang kamu kerja dimana?"kaisar bertanya dengan mata yang pokus mengemudi.


"aku kerja di grup leon".


"dibagian apa?"


"aku asisten pribadi nya Axellin kamu kenal?"tanya netih.


"ohh jadi kamu tangan kanan nya axellin".


"iya,kamu kenal sama X?


"engga sihh cuma aku tau aja emang siapa sih yang gatau sama Axellin".kaisar menjawab sambil tersenyum agar tidak ada kecanggungan.


mendengar jawaban kaisar netih ikut tersenyum dan mengganggukan kepala nya.


setelah percakapan tersebut mereka sama sama terdiam tak ada lagi yang membuka percakapan.hampir 20 menit mereka tiba disebuah kawasan perumahan elit yang tak lain adalah rumah kaisar.