
Pria itu menghela nafas kasar ketika gadisnya tak mau berbicara padanya,ia bingung karna ia tak tau bagaimana cara membujuk wanita yang sedang merajuk.
Setelah berkutat dengan pikirannya ia kembali teringat dengan ucapan axellin tadi pagi.
Perman kapas!.
Ia berjalan mendekat dan memeluk tubuh gadisnya dari belakang.
"Maap neth semalam aku lupa kalo aku kesana gasendiri,aku udah cari kamu kemana mana bahkan aku udah cari kamu ke apartement radith tapi kamu gaada".kaisar berkata jujur karna baginya jujur lebih baik.
"Apa katamu lupa?kau tau semalam aku berjalan layaknya gelandangan dan kau bilang kau lupa?Keterlaluan".netih berucap sembari menempis kasar tangan yang melingkar diperut nya.
Tak mau menyerah kaisar merengkuh kembali tubuh mungil itu sembari menenggelamkan wajah diceruk lehernya.
"aku bener bener minta maap,sebagai tanda permintaan maap aku.aku bakal ngajak kamu kemanapun kamu mau dan membelikan mu permen kapas sepuasnya".Kaisar mencoba membujuknya dengan apa yang axellin ucapkan tadi.
Dan benar saja!.
Wanita itu langsung berbalik dengan mata berbinar dan senyum sumringah.
"Janji".ucap nya dengan nada manja dan menyodorkan jari kelingking nya dihadapan kaisar.
Kaisar tertegun memandangi jari kelingking yang masih menggantung tak lama ia pun langsung mengaitkan kelingking nya sembari tersenyum tipis.
astaga seperti anak anak saja.gumam kaisar.
"Janji".kaisar tersenyum memandangi wajah seorang gadis yang kini tengah tersenyum bahagia.
"Tapi kenapa matamu hitam seperti itu kai?.netih meraba dan mengusap kantung mata kaisar yang terlihat berkerut.
karna aku tak tidur dan terus memikirkanmu.
"semalam aku tak tidur karna mencarimu".kaisar berucap sembari menikmati sentuhan yang dilakukannya.
"Maap karna aku kau jadi seperti ini".netih menundukan kepala nya kini rasa bersalah menyerbuk hatinya.
"Aku akan memaafkan mu dengan tapi dengan satu syarat".Kaisar berkata sembari menarik dagu wanita yang sedari tadi menundukan kepala nya.
"Apa?".
"Temani aku tidur,kau maukan?".netih tersenyum mendengar apa yang kaisar ucap nya lalu ia mengangguk pertanda setuju.
Cupp
Cupp
Ciuman yang tadi nya hanya sekilas kini berubah menjadi *******,ciuman itu semakin panas ketika netih tak kalah semangat dan membalasnya.
Kaisar menggiring tubuh mungil netih keatas ranjang tanpa melepas pangutannya,Ia menindih tubuh mungil nya dengan tangan yang bergerak lincah meraba kemana mana.
Tapi cumbuan nya terhenti ketika netih melepas pangutannya,ia mendengus kesal namun ia juga tak bisa berbuat apapun karna memang ini belum seharusnya terjadi.
"Tidurlah aku akan menemanimu tidur aku berjanji".netih memberi ciuman sekilas dibibir kaisar dengan terpaksa dan nafsu yang masih menggebu kaisar pun menganggukan kepala nya.
Ia tertidur dengan posisi yang masih sama,bukannya meronta netih malah mengelus kepala kaisar layaknya seorang ibu yang menidurkan anak nya.
Nafas nya mulai teratur yang berarti pria itu sudah tidur!.
***Kai apa aku sudah mencintaimu?max apa aku sudah melupakan mu?apa harus secepat ini max?aku tau kau pasti kecewa tapi kuharap kau bisa berlapang dada seperti aku yang sudah mengiklaskan mu.
semoga kau bahagia max,doakan aku.
aku mencintaimu,aku juga merindukanmu***.
setetes cairan bening keluar dari mata indah nya,kini gadis itu tengah gundah memikirkan rasa seperti apa yang dimiliki nya jika itu cinta dia berharap tak akan mendapat luka yang sama.
Mata indah itu perlahan tertutup gadis itu perlahan terlelap dan masuk ke alam bawah sadar nya.
___
detik berganti menit,menit berganti jam.matahari sudah naik tepat diatas kepala dan jam sudah menunjukan pukul 12:45 tapi nyatanya waktu tak bisa mengusik sepasang kekasih yang kini masih setia dengan tidur nya.
manik hitam pekat itu terbuka perlahan ia mengucek kedua matanya menyesuaikan cahaya,perasaan bahagia memenuhi rongga dada nya.
yang pertama kali menyambut siang nya adalah wajah cantik seorang wanita yang kini tengah terlelap dibawah tubuhnya.
ia tak bergeming masih dengan posisi intim yang saling memeluk,ia tak berniat beranjak pria itu malah tersenyum sembari menikmati wajah cantik wanitanya.
***Kau begitu cantik netih.
apa seperti ini rasanya mempunyai seorang istri,benar benar menenangkan***.
Tidak puas dengan hanya memandangi wajah nya kini ia mendekatkan wajah nya menempelkan bibir nya dan mulai melancarkan aksinya.
wanita itu mulai tersadar dan merasakan benda kenyal yang mengganggunya.
***wanita itu terbangun!.
Damn,Bibir!.Oh shit***
hampir saja ia berteriak karna terkejut tapi setelah melihat siapa pelaku nya ia hanya terdiam dan menikmati nya.
gadis itu sudah kehabisan nafas nya,ia mendorong tubuh pria itu dengan perlahan.
nafas nya terengah bibir nya memerah dan sedikit membengkak akibat ulah brutal seseorang,sedangkan pria itu hanya senyum terkekeh layak nya maling yang ketauan mencuri.
"Sudah karna ada seseorang yang menggangguku bahkan secara brutal menciumku sampai bibir sexy ku sedikit membengkak".netih berucap dengan nada ketus sedangkan kaisar tergelak mendengarnya.
"bukan hanya menciummu tapi aku juga sudah tau isi dibalik baju mu,aku sudah mencoba nya tadi".kaisar berucap dengan santai nya sedangkan netih membelalakan mata nya.
"APA".Netih berkata dengan berteriak layak nya orang gila.
tak cukup sampai disitu ia juga memukul tubuh kaisar bertubi tubi dengan bantal dan mulut yang tak henti hentinya mengumpat.
"I WANT TO KILL YOU,JERK".netih memukul,mencubit bahkan menindih tubuh kaisar,kaisar hanya tergelak bagaimana bisa gadis itu percaya dengan karangan erotis nya.sulit dipercaya
kaisar membalikan keadaan kini ia sudah mengunci tubuh gadis itu dibawah nya.
Gadis itu tak berkutik ia menatap kaisar dengan tatapan tajam dan terus meronta memukul dada bidang nya.
"Dengar sayang,memangnya kenapa kalau aku menyentuhmu hum?kita akan menikah cepat atau lambat aku pasti akan menyentuh mu kan?".kaisar berucap dengan santai nya sedangkan netih berdecih mendengar perkataanya.
"Tapi kau menyentuhku tanpa meminta ijin,kan itu tidak sopan".Netih berkata dengan wajah kesal nya.
"Jika aku meminta ijin apakau akan membiarkan ku menyentuhmu?kau akan membiarkan ku memiliki mu seutuh nya hum?."ucapan kaisar mampu membuat netih membisu ia bingung jawaban apa yang ia berikan sekarang.
"A..ku--".Netih gelagapan ketika menjawab nya dan kaisar langsung menggunakan kesempatan itu.
"Deal,ketika aku ingin menyentuh mu kau harus mengijinkannya dan aku tak menerima penolakan apapun".Netih menggigit bibir bawah nya mendengar kata telak dari kaisar.
Cupp
Kaisar mencuri ciumannya sekilas setelah itu dia berlalu masuk kedalam kamar mandi,menyisakan netih yang masih membisu.
***apa menyentuh?what the hell apa ini?
sialan bagaimana bisa?
kenapa dia mengatakannya begitu mudah?
demi apa aku ingin sekali menangis sekarang.
Sarahhhhhhhhhh,Nanaaaaaaaaaa!
Tolongggg akuuuuu!.
gadis itu menjerit dalam batinnya***.
_______
sesuai dengan janji nya tadi siang kini kaisar dan netih sedang berada di pasar malam,netih duduk dengan cantik nya sedangkan kaisar kini tengah mengantri antrian permen kapas.
Sesekali kaisar melirik kearah netih dengan memberikan senyuman terbaiknya,namun siapapun tidak tau bahwa ia kini mengumpat habis habisan dalam hati nya.
***oh shit,kau benar benar gila kai!
apa X dan radith selalu seperti ini,benar benar merepotkan.
untung saja kau wanita ku karna jika tidak sudah kupastikan aku akan memakai mu saat ini juga!.
Permen kapas astaga,bahkan anak tk pun mungkin sudah enggan memakannya.
kau benar benar diluar dugaan netih***!.
setelah mengumpat dan melewati antrian yang cukup panjang,pria itu kembali dengan 3 buah permen kapas ditangan nya yang langsung disambut dengan senyum ceria wanita nya.
huh,tak sia sia aku melewati semua ini.
"Enak?".kaisar memperhatikan netih yang sedang memasukan permen kapas kedalam mulut nya dengan lahap nya.
Gadis itu tak menjawab ia hanya menganggukan kepala nya dan tersenyum senang.
"dengan siapa Kamu sering ketempat ini?".Tanya kaisar.
"dengan radith,X atau sarah".jawab nya tanpa berhenti memasukan permen kapas kedalam mulut nya.
"Bagaimana dengan evan?".kaisar bertanya lagi.
"Evan sangat sibuk dia hanya kesini 1 bulan sekali".Jawab netih,kaisar mangut mangut dan membulat kan bibir nya membentuk hurup'O'.
"Darimana kau biss mengenal evan?".kini kaisar lebih mengesampingkan gengsi nya ia lebih memilih bertanya jujur daripada terus menduga duga.
netih meraih ponsel ditangan nya dan memperlihat kan sesuatu kepada kaisar.kaisar nampak mengernyitkan alis nya pertanda ia tak mengerti.
"Kau lihat poto ini?bagaimana menurut mu?".ucap nya sembari memperlihat kan poto seorang gadis dengan rambut ikal dan senyum manis nya.
"Itu kau kan?".jawab kaisar dengan menatap manik indah wanitanya.
"Kau yakin ini aku?".
"Iya tentu saja".
"Kau salah?".
"Maksud mu?".
"Itu bukan aku kai,tak bisakah kau lihat perbedaannya".Kaisar mengambil ponsel dari tangan netih dan mulai membedakan satu persatu perbedaannya.