
Beberapa menit yang lalu netih dan axellin sudah pamit undur diri,menyisakan orang orang yang penasaran dengan status yang dimiliki oleh netih.
semua terdiam dan berasumsi dengan pemikirannya masing masing.bukan tak mau bertanya hanya saja mereka takut salah langkah dan akan berakibat pada kesalahpahaman.
"nah kan bener kata gue juga,selama ini rasa penasaran gue beralasan kan".suara kaisar memecah lamunan semua orang yang ada disana.
"Lo bener kai,tapi bukannya dia itu cuma gadis biasa ya".kainan berucap sambil menyesap sebatang rokok ditangan nya.
"iya sih dia gadis biasa tapi penuh dengan misteri".kata kaisar
"Kenapa kamu gananya aja langsung sama dia kai dari pada berasumsi terus kaya gini kan gabaik siapa tau aja dia punya alesan".bella mengusulkan saran karna memang itu adalah jalan terbaik daripada terus menduga duga seperti itu.
semua terdiam dan tampak membenarkan apa yang diucapkan bella.
"Cakep,pacar gue emang yang terbaik".alvaro berkata sambil merangkul tubuh bella yang langsung ditepis kasar oleh siempu nya.
"Apaan sih,gausah mulai deh al".bella berucap dengan nada sinis nya.
sedangkan yang lain hanya diam menyaksikan adegan romantis dua sejoli itu.
"lo harus lebih deket lagi sama dia kai".kata kainan sambil berlalu dan membawa seorang gadis menaiki tangga dan berlalu menuju kamar pribadi nya.
"menurut lo gue harus apa al?".kaisar bertanya kepada alvaro,sedangkan yang ditanya tampak diam dan berfikir sejenak.
"Menurut gue lo coba aja deketin dulu gitu tapi jangan main hati ya takut nya kan dia itu masuk jadi target wanita berbahaya kan kasian tuh gue sama lo".alvaro mengatakan itu dengan serius tapi menggunakan nada yang sedikit mengejek.
"Hem lo bener".ucap kaisar membenarkan kata alvaro.
_____
Mobil supercar berwarna hitam itu melaju dengan kecepatan sedang membelah jalanan ibu kota,seorang pria tampan ditemani seorang gadis cantik sedang bersenandung ria dan memancarkan aura kebahagiaan.
sedangkan gadis yang duduk disebelahnya hanya bingung dengan tingkah aneh temannya itu.
"X inikan bukan jalan menuju bandara?kau bilang tadi kita akan ke spain?".tanya netih dengan wajah bingungnya.
"itu tadi hanya alibiku saja untuk membawa mu keluar dari sana".jawab axellin dengan santai nya.netih langsung melotot kearah nya dan tanpa segan dia langsung memukuli axellin bertubi tubi.
axellin hanya tertawa melihat temannya yang sedang berada dipuncak amarah level 15,bukan tanpa sebab dia melakukan itu X hanya ingin tau seperti apa keluarga yang akan didapat teman nya itu.
"ASTAGA X KAU BENAR BENAR KETERLALUAN,BAGAIMANA BISA KAU MELAKUKAN ITU X".netih berteriak dan sontak axellin langsung menginjak rem dan menutup telinga nya yang sedikit berdengung.
bagaimana tidak jika tuan putri itu sudah berteriak suara nya bisa merobek gendang telinga siapapun yang mendengarnya.
"Bisakah kau tak berteriak teriak seperti orang utan".axellin bertanya sambil menggosok telinga nya yang masih saja berdengung.
"lalu kenapa kau melakukan semua itu X bagaimana jika mereka menilai ku buruk X".netih menghela nafas dan suara nya pun sudah terdengar rendah.
"Aku hanya ingin tau seperti apa keluarga baru mu nanti,aku tau aku bukan siapa siapa mu tapi kita sudah bersama sejak lama aku hanya tak ingin kau mendapat luka yang sama".mendengar kata kata axellin mata netih langsung berkaca kaca karna terharu tanpa aba aba dia langsung menghambur kedalam pelukan axellin.
netih menumpahkan tangis nya dipelukan axeliin dia tak menyangka axellin akan menghawatirkan nya dan memperlakukan nya seperti itu,dia merasa beruntung karna tuhan mempertemukan nya dengan orang sebaik axellin.
axellin membalas pelukannya dia mengusap bahu nya dengan lembut,jika kalian memikirkan axellin melakukan itu karna axellin mencintainya maka kalian salah.axellin menganggap nya sebagai adik nya tidak lebih dari itu dan selama ini netih juga sudah berbuat banyak hal untuk nya dia adalah satu satu nya orang yang bisa mengerti dan bertahan disisi axellin mengingat bagaimana sikap buruk nya selama ini.
"kau tetap akan menjadi netih walaupun tanpa kami semua,aku sudah melihat seperti apa keluarga baru mu itu mereka tak terlalu buruk untukmu.setelah ini lupakan masa lalu mu hiduplah berbahagia karna max juga pasti menginginkan hal yang sama.".axellin mengahapus sisa air mata yang masih tersisa diwajah cantik nya netih hanya menundukan kepala nya karna ia bingung harus menjawab apa.
"Aku takut X".ucap netih dengan nada yang sedikit bergetar.
"Kau bisa".itulah yang axellin ucapkan untuk meyakinkan nya.
"aku selalu merasa menjadi penghianat yang terbebas dari penderitaan dan mencari kebahagiaan aku tak bisa X".lagi lagi netih menangis tubuh nya bergetar menahan amarah,axellin merengkuh tubuhnya dan membawa nya masuk kedalam pelukannya.
"Kau bukan penghianat neth tapi ini sudah menjadi takdir mu,sampai kapan kau akan menutup hati seperti itu?apa kau pikir dengan melakukan itu max akan kembali lagi padamu?dengan kau melakukan itu max pun belum tentu bahagia,jangan ukir cinta untuk max dihatimu tapi ukirlah cinta diotak mu karna jika kau mengukir cinta dihatimu itu akan menghancurkan mu'no matter what happens you have to erase it because you also have the right to be happy'.axellin berusaha meyakinkan nya dan memberitahu nya bahwa pilihannya sekarang adalah jalan yang terbaik.
mereka melepaskan pelukannya netih memandangi wajah tampan axeliin dia terseyum lalu menganggukan kepala nya seolah dia berkata'Aku siap dan aku bisa'axelli n membalas senyuman itu sambil berkata semua akan baik baik saja.
axellin menghidupkan mesin mobil dan melaju dengan kecepatan dan tanpa mereka sadari ada 3 pasang mata yang memperhatikan setiap gerakannya.
______
suara musik berdentum keras dan bau alkohol yang menyengat terlihat orang minum dengan tenang dan bercumbu tanpa ada rasa malu sedikit pun.lantai dance penuh dengan orang yang menari mengikuti irama musik keras,bar yang dipenuhi dengan orang minum tanpa memikirkan orang lain.
dan disini lah mereka sekarang sebuah club malam beberapa orang terlihat duduk santai dan menyesep wine ditangan nya.
"gimana menurut lo setelah liat adegan tadi kai?"alvaro bertanya tepat didekat telinga kaisar karna memang suasana disini sangat bising.
"gue bingung".ucap nya singkat
"kenapa lo galakuin pendekatan aja?".
"lo liat kan tadi baru pertama gue ngajak dia kerumah udah ada aja yang ganggu gimana gue mau ngelakuin pendekatan".kaisar berbicara sambil meminum wine hingga tandas tak tersisa.
"Gue ada ide".roman berbicara sambil membisikan sesuatu ketelinga kaisar,entah apa yang mereka bicarakan hanya mereka dan tuhan yang tau.
kaisar tersenyum puas setelah mendengar ide dari alvaro,memang tidak ada salah nya jika dia mencoba nya dan mungkin itu adalah salah satu cara untuk mengikatnya.
"gue bakal jemput dia besok pagi".kaisar berlalu dari sana meninggalkan teman teman nya yang masih menikmati keindahan surga dunia itu.
☆Ditempat lain.
cahaya bulan bersinar dengan indah nya ditemani hamparan bintang yang menambah kesempurnaan nya.seorang gadis berdiri dibalkon kamar dengan pandangan menatap lurus keatas langit,mata indah itu menyorotkan kemarahan,kesedihan dan kerinduan yang menjadi puncak utama nya.
gadis itu berjalan lagi menuju sebuah ruangan dimana ruangan itu berisi poto poto kenangan nya dengan seseorang.dia menutup pintu dan berjalan menuju sofa yang ada disana.
ada tulisan'happy birtdays'.di ruangan itu.netih kembali tersenyum dan memegang balon yang sudah mengempes itu satu persatu.dia tak menyangka waktu berlalu begitu cepat,dia mengingat bagaimana manisnya max menyiapkan banyak kejutan diruangan ini.
dia berjalan menuju sebuah lemari ternyata dilemari itu terdapat sebuah laci rahasia yang hanya bisa dibuka oleh sidik jari nya.gadis itu menempelkan ibu jari nya dan laci itu bisa dibuka.netih tersenyum miris melihat apa yang ada dilaci itu,dia mengeluarkan beberapa lembar poto dan sebuah mahkota cantik dia memandang semua itu satu persatu tak terasa sebuah cairan bening menetes kulit putih nya.
"Terimakasih kamu udah ngorbanin banyak hal bahkan kamu ga segan pertaruhkan nyawa kamu sendiri buat aku.terimakasih karna kamu sudah mengisi hari ku dengan penuh warna,mungkin sekarang udah waktunya kita jalanin masing masing aku dengan duniaku dan kamu dengan duniamu".Netih memandang semua poto itu dengan air mata yang mengalir deras.
"Maap aku gabisa nepatin janji aku untuk terus setia sama kamu,maapin aku kuharap kau akan bahagia max.aku mencintaimu".ujar nya yang menggenggam poto poto itu dengan senyum.
_____