Because Only You

Because Only You
Tertangkap basah



Entah sudah berapa lama keduanya terlelap setelah pergulatan yang tadi mereka lakukan.yang jelas kini sinar matahari sudah mulai redup pertanda sebentar lagi akan turun hujan.


Hawa dingin yang menusuk makin membuat keduanya engga untuk membuka mata,dan ingin terus berlama lama dalam dekapan kehangatan.


Keduanya masih sama sama terbuai dalam mimpi indah masing masing.tak menghiraukan bumi yang kini mulai basah akibat desiran air hujan.


sedangkan ditempat lain seorang pria sedang menatap jelas rintik hujan yang sedang membasahi bumi.


Siapapun yang melihatnya pasti akan tau jika sorot mata itu menyiratkan kesedihan dan kerinduan yang menjadi puncak utamanya.


Dengan ditemani sebatang rokok ditengah hawa dingin yang menusuk,pria itu tengah gundah memikirkan wanitanya yang berada jauh dibenua sana.


Dia adalah axellin teman sekaligus atasan diperusahaan tempat netih bekerja.untuk pertama kalinya dia jatuh cinta pada seorang wanita akan tetapi cintanya tak terbalaskan atau bertepuk sebelah tangan.


Untuk pertama kalinya juga ada seorang wanita yang sama sekali tak bisa ia taklukan.karna selama ini wanitanya lah yang datang padanya dan menyerahkan diri tanpa ia minta.


Tapi baginya wanita ini sangatlah berbeda.dia seperti tak tertarik pada harta ataupun pada rupa yang dimilikinya dan itu membuat nya rasanya hampir gila.


selama hampir 1 bulan dia berjuang mendekatinya,tak peduli seberapa jauh jarak yang harus ia tempuh yang terpenting baginya adalah bertemu wanitanya.


hanya wanitanya!.


Axellin mencintai seorang gadis berkebangsaan spain,dia hanya gadis biasa namun entah kenapa axellin begitu menginginkan nya.


Dia sendiri tak tau ini obsesi atau cinta.jika itu obsesi dia berharap semoga cinta turut hadir didalam nya.


selama hampir 1 minggu tiga kali dia akan terbang kespain untuk menemuinya,kalian sendiri pasti tau bukan berapa jarak jadi indonesia ke spain?


Tapi itu semua tak jadi masalahnya saat ini,pria tampan itu sedang dirundung bingung memikirkan satu cara untuk menaklukan wanitanya.setelah seribu satu cara yang ia lakukan gagal.


Pria tampan itu berdiri termenung dibalkon kamar,dia lelah dan ingin menyerah berharap disetiap hembusan asap rokok yang ia keluarkan akan hilang bersamaan dengan bebannya.


Dia menjambak rambutnya frustasi pikiran nya buntu,saat akan menyerah tiba tiba saja dia teringat dengan satu nama yang selalu memiliki ide gila tapi selalu berakhir baik jika dia mencobanya.


Netih!.


Hanya satu nama itu yang terlintas dipikirannya saat ini.axellin buru buru memasuki kamarnya merebahkan diri dan mengumpul kan tenaga yang selama ini terbuang dengan percuma.


Sedangkan ditempat lagi seorang wanita cantik tampak beberapa kali mengerjapkan matanya mengumpulkan kesadaran.


Tubuhnya terasa retak seribu dan sakit dibagian inti yang menjadi puncak utamanya.


dia menarik selimut untuk menutupi tubuh nakednya.


Ingatan nya kembali berputar saat dimana kaisar melakukan nya dengan brutal.dia juga masih ingat saat dia memohon untuk berhenti dan dengan kejam nya kaisar tak mendengarkannya.


"kau sudah bangun sayang".Suara serak khas bangun tidur itu memecah lamunan nya,Netih melirik dan menatap nya dengan tajam.


"Kau mau melakukan ronde lagi sayang,aku tau kau belum puas karna kita tadi melakukan nya hanya sebentar".goda kaisar.


"Sebentar katamu seluruh tubuhku bahkan rasanya hampir remuk karna kekejamanmu".bukan nya merasa bersalah kaisar malah tergelak mendengar keluhan wanitanya karna ulahnya.


"Aku tidak menyesal,dan aku sangat ketagihan".Kaisar menyentuh bagian sensitif wanitanya yang buru buru ditepis kasar olehnya.


"Aku hanya mesum dengan mu sayang,bukannya kau tadi juga menikmatinya.kau bahkan terus mendesa--?.


"Diam!!atau kau akan kukebiri biar tau rasa".ucap netih dengan penuh ancaman,dia tak ingin memperpanjang obrolan karna itu pasti akan membuatnya semakin gila.


Kaisar tergelak kencang mendengar ancaman yang baru saja gadis itu lontarkan.


"Jika aku kau kebiri,aku tidak akan bisa lagi mendesahmu sayang".Ujar kaisar dengan nada menggoda dia juga menghembuskan nafas berat nya tepat ditelinga netih.pertanda bahwa dia sedang menahan sesuatu kali ini.


Netih mengangkat tangan nya keudara tanda dia menyerah.gadis cantik itu membalut tubuh polosnya dengan selimut dan berjalan kekamar mandi tak menghiraukan kaisar tengah tergelak kencang.


"Mandi bersama sayang".Tanpa diminta kaisar masuk dan mengunci pintu mandi bersama pun dilakukan.


Mandi yang dimaksud kaisar mengotori lalu setelah itu membersihkan diri.mereka membutuhkan waktu yang sangat untuk keluar dari kamar mandi.


Karna kaisar melakukan beberapa ronde lagi yang hampir saja membuat netih pingsan.netih keluar dari kamar mandi dengan uring uringan.sedangkan kaisar tampak acuh tak acuh mendengarnya.


"Kai aku lapar".netih mengelus perutnya disertai dengan wajah yang memelas.


"Aku sudah memesan makanan,sebentar lagi akan datang".


Netih mengangguk,setelah hampir 10 menit menunggu makanan yang dipesan pun datang.keduanya makan dengan tenang dan dalam diam.


Ting tong ting tong.


suara bel memecah keheningan,netih berjalan dan membuka pintu.tapi dia dibuat terkejut karna tiba tiba tubuh nya didorong dari luar.


"Owh...lihat siapa yang ada disini".terlihat dua wanita masuk tanpa permisi diiringi dengan senyum mengejeknya.


Netih mendengus sebal melihat siapa yang datang bertamu tanpa sopan dirumah nya.mereka adalah nana dan sarah yang baru saja tiba diapartement nya.


Netih bersyukur karna mereka datang disaat yang tepat.karna jika sampai mereka melihat netih keluar dari kamar mandi bersama kaisar.sudah dipastikan dia akan menjadi bahan olokan.


"Aku akan pulang,Hei kau tolong jaga wanitaku!".Kaisar menunjuk sarah dan nana secara bergantian.dia mencium bibir netih sekilas dan berlalu dari tempat itu.


"Wah sepertinya ada yang sudah baikan,apa kalian baru saja melakukan ronde?".Nana mencondong wajah nya kedepan dan melihat netih yang mulai dipenuhi semburat merah.


"Ck,kau ini ada ada saja".


"Benarkah?tapi seperti nya ranjang mu menjadi saksinya!".timpal sarah sembari menunjuk ranjang yang terlihat sangat berantakan.


"sudah tau malah bertanya".


Nana dan sarah tergelak kencang menertawakan netih yang tertangkap basah.


"Kalian jadi menginap?".Netih mengalihkan topik pembicaraan karna jika tidak mereka pasti akan membulinya sampai mulutnya berbusa.


"Tentu saja".Mereka menjawab serempak dengan riang nya.


Mereka membicarakan banyak hal tak mutu dari mulai membahas masa lalu sampai hal hal sepele lainnya.