Because Only You

Because Only You
Doubt



Netih terkagum dengan keindahan rumah kaisar,bangunan megah nan glamour yang menjadi daya tarik nya.dia sempat terdiam sampai sebuah suara memecah lamunan nya.


"ada apa?".tanya kaisar


"kaisar apa pakaian ku sudah rapi?apa make up ku tak berlebihan?apa warna lipstik ku tak terlalu mencolok?aku gugup sekali bagaimana jika kakamu tak menyukai ku?aku pulang saja ya".kaisar tersenyum tulus mendengar pertanyaan beruntun dari netih dan menggelengkan kepala nya.


"kau ini mau menikah dengan ku atau dengan kaka ku?".kaisar bertanya sambil tersenyum dan mengelus puncak kepala netih.


mendapat perlakuan seperti itu netih hanya terdiam dan mematung karna ini adalah pertama kali nya ada lelaki berani menyentuh nya seperti itu dan aneh nya dia diam tak merespon apa apa.


"maap aku hanya takut saja".netih menunduk menyembunyikan mata nya yang tampak berkaca kaca.


"Hei, kenapa kau minta maap,kau tak salah apa apa ayo masuk".pinta kaisar dengan nada yang salah lembut.


netih melangkah mengikuti kaisar dan saat masuk kedalam rumah dia disambut dengan beberapa orang asing.3 laki laki dan 2 perempuan jujur ini bukan fokus nya saat ini dia sedang memikirkan bagaimana dia akan bersikap sekarang.


semua yang ada disana menatap nya kagum akan keelokan rupa yang dimilikinya,dia mengumpat dalam hati selama ini dia mudah sekali berbaur dengan orang luar tapi hari ini lidah nya kelu sekali.seseorang berdehem memecah keheningan dan dia hanya mampu tersenyum manis kearah semua orang yang menatap nya,tapi itu malah membuat semua yang ada disana makin melongo karna terpesona.


"Mata kalian bisa keluar jerk,"ujar kaisar dengan nada sinis nya.


"silahkan duduk",pinta kainan


netih tersenyum dan mengucapkan terimakasih.


"Perkenalkan nama ku kainan,aku adalah kaka kandung kaisar".ujar kainan dengan mengulurkan tangan nya yang langsung dibalas sopan oleh nya.


"Aku netih,panggil aku senyaman kakak saja,"jawab nya dengan sopan.


"wahh kai calon bini lo cantik banget,kalo lo gamau nikahin dia gue mau ko gantiin lo demi persahabatan kita.baikan gue kai?"ujar salah seorang pria dengan wajah yang penuh keyakinan.


kainan langsung memukul kepala orang yang mengatakan hal seperti itu kepada netih,sedangkan yang lain langsung menatap nya dengan tajam seolah siap menerkam nya hidup hidup.


"hehe becanda kali serius amat sihh".aldi langsung memalingkan wajah nya karna merasa malu dengan sikap konyol nya.


"jangan dimasukan hati omongan nya dia itu spesies manusia tanpa otak".ujar kaisar yang merasa tak enak akan sikap aldi.


"sialan lo kai ngatain gue".umpat aldi


Cih,bagaimana jika dia tau sikap teman teman ku ya apa dia akan bisa menerima nya.gumam netih dalam hati nya


"oh ya kata nya kamu kerja ya kerja dimana?".tanya kainan


"saya kerja di grup leon kakak".jawab netih dengan tersenyum tipis


"dibagian apa?".timpal alvaro


"Sekertaris pribadi".ucap nya singkat karna merasa terintimidasi.


"Ohh jadi kamu tangan kanan nya grup leon,saya kira kamu gakerja".kainan bebicara sambil mengisap sebatang rokok ditangan nya.


netih semakin tanyaman dengan keadaan nya karna sedari tadi dia terus berbicara sedangkan kaisar hanya duduk diam dengan santai nya.


kaisar sialan bantu aku bicara.dia menggerutu dalam hati


"Boleh aku bertanya?.aldi berbicara dengan pandangan mengintimidasi.


"Iya tentu,mau tanya apa".jawab netih


"Aku seperti tak asing melihat mu,aku pernah melihat mu keluar dari black davil room apakau penghuni ruangan VVIV itu?.tanya aldi penuh selidik


semua yang ada disana tampak terkejut dengan apa yang ditanyakan aldi termasuk kaisar dia berpikir apakah wanita yang akan dinikahinya adalah seorang ******* atau wanita penghibur.semua tampak menunggu melihat kearah nya dengan tatapan bertanya.


"ahh itu yaa iyaa benar aku selalu kesana memang nya kenapa?".jawab netih dengan santai nya tapi tidak dengan kaisar dia tampak mengepalkan tangan nya dengan pikiran yang sudah kemana mana.


"untuk menemui teman ku,kau tau evan fransco?dia adalah teman ku aku kesana untuk berkumpul dengan teman teman ku tapi itupun tidak setiap hari".jawab netih


kaisar yang tadinya tampak emosi kini mulai tenang dengan jawaban yang didengar nya pikiran buruk yang tadi bersarang dikepala nya kini hilang entah kemana.


"diakan pemilik club itu,gue ganyangka kalo lo itu bisa deket sama evan setau gue selama ini dia itu angkuh."timpal alvaro dengan nada yang sedikit aneh sedangkan netih tampak tak suka mendengar orang terdekat nya dinilai seperti itu.


"Evan sangat baik,hanya saja dia akan baik kepada orang tertentu tidak kepada semua orang".ucap netih dengan nada sedikit menyindir


suasana mulai berubah netih tampak tak nyaman dengan keadaan nya sekarang dia benar benar benci situasi nya saat ini.


keheningan kembali terjadi tak ada satu pun yang mulai membuka suara suasana tampak menegang,netih melirik kesana kemari sampai pandangan nya menuju kepada seorang gadis yang tersenyum ramah padanya gadis itu mengulurkan tangan nya dan memperkenal kan diri nya.


"hai netih,nama saya bella salam kenal ya".ucap nya dengan ramah dan dibalas senyuman oleh nya.


"Iyaa salam kenal juga".netih menjawab sekena nya tapi terdengar nada sopannya.


setelah beberapa saat muncul seorang pria memberitahukan bahwa ada tamu asing didepan rumah kaisar,semua bingung pasalnya hanya sedikit orang yang tau rumah itu.


"permisi tuan ada seseorang didepan mencari tuan kaisar".ucap pria itu dengan sopan.


"bawa dia masuk".jawab kaisar dengan wajah dingin nya.


pria itu membungkuk dan keluar setelah mendapat ijin selang beberapa detik muncul pria tampan asing dengan wajah tengil nya semua terkejut tapi tidak dengan seseorang.


"X kau disini?".tanya netih dengan wajah bingung nya karna dia tidak memberitahu kemana dia akan pergi,dan bagaimana axellin bisa ada disini.


"mencari mu bby".seru axellin dengan mengedipkan matanya tingkah konyol nya itu mampu membuat semua yang ada disana melongo tak percaya.


Netih merasa geram dengan axellin karna dia sama sekali tak bisa melihat situasi dia hanya tak ingin dicap buruk oleh calon keluarga baru nya itu.


kaisar membisu dengan tatapan mata dingin,dia menatap axellin dengan tatapan penuh kebencian.sedangkan axellin tampak menikmati permainan nya itu.


"cih,jangan main main kenapa kau tau aku ada disini?aku tak bilang pada siapapun kalau aku akan datang kesini?jadi darimana kau tau?"netih bertanya dengan geram kepada axellin karna merasa sikap nya benar benar keterlaluan saat ini.


"Apakau lupa kalau liontin yang kau pakai itu memiliki alat pelacak,darimana aku tau disini?tentu saja dari delvan dan para bodyguart mu".jawab axellin dengan menahan senyum,ia tak bisa menyembunyikan ekpresi nya sekarang karna menurut nya ini sangat ambigu.


semua yang ada disana diam dan terkejut dengan kenyataan yang didengar nya.mereka tak menyangka bahwa netih juga memiliki bodyguart yang menjaga nya kemana mana.


"Lalu untuk apa kau kesini?".tanya netih pada axellin


"Untuk mengajak mu pergi hari ini kita ada kunjungan bisnis ke spain kemarin aku lupa memberitau mu,saat tadi kekantor aku mendapat kabar bahwa kau minta cuti makanya aku langsung kesini tak mungkin kan aku kesana sendirian".axellin menjelaskan panjang kali lebar dan akhirnya semua yang ada disana bisa bernafas lega.


netih menimbang nimbang dan melihat sorot mata axeelin untuk mencari kejujuran.seperti nya benar axellin tidak berbohong tak lama diapun menganggukan kepala nya.


"Tapi kau datang diwaktu yang tidak tepat X".lirih netih dengan menundukan kepala nya dia merasa tak enak kepada semua orang yang ada disana terutama kaisar.


axellin cukup mengerti dengan sikap ajaib netih itu dia tau bahwa netih pasti merasa tidak enak dengan kaisar maka dengan inisiatif nya dia langsung meminta ijin kepada kaisar.


"boleh kah aku membawa nya pergi kaisar?kami ada pekerjaan mendadak aku tidak bermaksu mengganggu acara keluarga kalian tapi ini juga adalah tanggung jawab nya".ujar axellin.


kaisar diam tidak menjawab axellin karna sebenarnya dia sedikit tak rela netih pergi bersama axellin tapi dia juga tak bisa egois apa lagi ini menyangkut pekerjaan.


"pergilah".


"Bolehkah?"tanya netih dengan mata berbinar dan meyakinkan ucapan kaisar.


"Iya,jaga dirimu baik baik".ucap kaisar dengan senyum tipis nya.


"terimakasih dan maap acara nya jadi kacau seperti ini".netih merasa bersalah dia menundukan kepala nya dengan mata berkaca kaca.