Because Only You

Because Only You
Season 2-Chapter 1



Seorang pria sedang larut memainkan game stik yang ada ditangan nya,sambil sesekali menyesap sebatang rokok ditangan kanan nya.hingga berkali kali mengabaikan ponsel yang terus berdering.


"Yuhuuu.."Seorang pria mengangkat tangan nya karena lagi dan lagi berhasil memenangkan permainan itu dan berhasil mengalahkan lawan nya.


"*******!"Raga membuang stik itu asal pria tampan itu berdecak frustasi karena terus dikalahkan oleh pria tampan yang duduk disamping nya itu.


"Kau taukan resiko dari kekalahanmu itu?"Noah mengingatkan raga tentang perjanjian dua jam yang lalu,dimana jika raga yang kalah maka pria tampan itu harus rela kehilangan mobil sport kesayangannya sebagai hadiah kemenangan nya.


Ck,anak billionaire memang sulit dimengerti.


"Ya"Raga berdecak sebelum mengambil botol air lalu meminum nya hingga tandas"Ponsel mu membuyarkan konsentrasiku dude!"gerutu raga seraya menunjuk ponsel yang terletak diatas nakas dengan ujung matanya.


Membuat noah terkekeh sembari mengambil ponsel yang terus bergetar,lalu sedetik kemudian"Sialan..mommy!"umpat noah buru buru mengambil jaket yang tergeletak diatas sofa.


Lihat....baru saja pria tampan itu menyombongkan kemenangan nya,lalu sekarang wajah itu dipenuhi dengan ketakutan.membuat raga mau tak mau mendongak memperhatikan tingkah sahabatnya yang sedikit aneh menurutnya.


"Kemana?"


"Mana hadiahku!"bukannya menjawab pria tampan itu malah mengingatkan kembali mengenai perjanjian itu,dengan hati tak rela raga menyerahkan sebuah kunci mengucapkan selamat tinggal pada mobil kesayangan nya itu.


"Jangan lupa nanti malam,chelsea akan ada disana"Teriak raga ketika noah sudah terlihat menjauh dari pandangan nya,berharap pria tampan itu masih bisa mendengarnya.


Noah menuruni anak tangga dengan tergesa gesa,telat sedikit saja pintu neraka sudah pasti akan terbuka.masih ingat dengan jelas diingatan noah bagaimana marahnya netih saat noah terlambat menjemputnya.dengan teganya wanita parubaya itu tak memberikannya uang saku selama sebulan,dan berakhir dengan noah harus bekerja paruh waktu disalah satu cafe milik temannya.selain menyebalkan singa betina itu terlalu mengasah sikap disiplinnya.


Noah Jeasus davino,putra bungsu dari kaisar davino dan Netih azura alexsandra petrov.yang namanya sudah menjalar merambat kenusantara sebagai ladykiller kelas menahun,tampan dan kaya adalah salah satu ciri khas nya dalam menarik wanita.



Dan siapa sangka pria dengan postur tubuh 185 cm yang terkenal terlalu memanpaatkan rupa dan harta untuk menarik perhatian wanita,ini jatuh tunduk pada setiap perintah sang mommy.satu hal yang paling pria tampan ini benci melihat wanita menangis apalagi itu adalah bidadari dalam hidupnya.


🎀🎀🎀


"Astaga anak ini"


Seorang wanita parubaya dan gadis muda terlihat berdiri dipinggiran jalan dengan bibir tak henti hentinya mengumpat,sesekali mereka memperhatikan kendaraan yang berlalu lalang berharap yang melintas salah satu yang ia tunggu.


"Dimana noah?"Kala terlihat kesal sesekali melihat layar ponsel nya sambil menghentak hentakan kakinya ke tanah,menunggu noah sama seperti menunggu ikan bertelur menurutnya.


Mereka berjalan kedepan,berharap ada sebuah taxsi yang melintas.tapi setelah beberapa langkah terlihat supercar biru mentalik melaju dari arah berlawanan dengan flat consina yang kala yakini jika itu adalah milik Raga aditya consina Putra dari Raditya putra consina.


"Kau ketiduran dijalan ya?"


"Masuk"Ucap noah tanpa rasa bersalah,seperti biasa pria duplikat kaisar ini benar benar mahir sekali membangkit amarah kedua singa betina ini,dan sekarang versi barunya sudah ada.


"Noah"


Suara datar dan dingin itu terdengar jelas diindra pendengaran nya,membuat noah menoleh yang pertama kali ia lihat tatapan dingin dengan bibir mengatup dari wanita dengan kecantikan abadinya.merasakan ancaman bahaya noah hanya bisa memberikan cengiran terbaiknya lalu memikirkan cara untuk menyelamatkan nyawa nya.


Kala terkekeh geli"Perhatikan akting mu"gadis cantik itu membukan pintu depan yang bersebelahan dengan noah,memberikan ruang untuk wanita parubaya itu mengeluarkan semua pidatonya pada adik kesayangan nya itu.


Noah mengernyit lalu membalikan layar ponselnya,pria tampan itu menggaruk tenguk nya yang tak gatal sebab gara gara kebodohannya upaya penyelamatan nya gagal total.menolehkan kepala kesamping sebelum memutar parksneling melihat netih yang masih setia dengan tatapan datar nya yang lagi dan lagi dibalas dengan cengiran kuda.


"Im sorry mom"Noah menampilkan ekspresi bersalah yang berhasil membuat kala berdecih,selain menyebalkan noah juga terlalu pandai berakting.


"Kau tau kan wak--"


"Waktu tak akan terulang lagi mom"Ucap kala dan noah berbarengan,kedua kakak beradik itu tampak kompak mengatakan slogan yang selalu netih ucapkan.membuat wanita parubaya itu menghela nafas pasrah.


"Sekarang kau mengerti dimana letak kesalahanmu noah"Netih menatap putra nya dengan tatapan mengintimidasi,wanita parubaya itu tak akan pernah diam sebelum kekesalan nya berhenti.apalagi netih dan kala sudah menunggu selama satu setengah jam.netih berfikir banyak yang bisa ia lakukan dalam waktu sebanyak itu,dan kesalahan noah kali ini benar benar fatal menurutnya.


Kala tampak sibuk dengan ponsel nya seolah tak peduli dengan sang adik yang sedang diberikan diceramahi mommy nya,membuat noah berdecak sebab tak ada yang bisa membantu mengeluarkan nya dari cengkraman singa betina ini.memang siapa yang mau berdebat dengan netih azura?Singa betina didunia modern.


"Ya aku--"


"Tunggu!"Sela netih cepat membuat noah mengernyit alis bingung,benar apa yang pernah kaisar ucapkan jika wanita cantik disamping nya ini benar benar tak tertebak isi kepalanya.


"Ada apa mom?"Kala menghentikan aktivitasnya ketika mendengar titah sang mommy,menatap noah meminta penjelasan yang dibalas dengan gendikan bahu.


"Mobil siapa ini noah?"Netih mengedarkan pandangan ketika menyadari jika mobil yang saat ini ia tumpangi bukan lah milik putra ajaib nya itu,belum lagi wangi parfum Clive Christian imperial majesty.memperkuat kecurigaan nya sebab netih tau jika itu bukan selera noah"Jangan bilang kau--"


"Sepertinya ini mobil milik Raga mom"Tangkas kala cepat hingga membuat gadis itu ingin sekali membenturkan kepala nya ke jendela mobil,merutuki kesalahannya karena mungkin sebentar lagi pintu neraka akan kembali terbuka untuknya.


"Kau benar"Noah melebarkan senyum nya,mengabaikan tatapan tajam yang diberikan ibunya.memang nya kenapa?ini adalah hasil kerja kerasnya jadi tidak salah bukan?"Aku menang taruhan lagi wohoo..."Noah bersorak gembira,membuat kala ingin sekali memukul kepala itu dengan balok kayu.bagaimana bisa ada manusia yang sebahagia itu padahal kematian saat ini sedang menantinya.Netih sangat membenci hal seperti itu dan noah tau akan hal itu.tapi bukan noah namanya jika mau mendengarnya.


Dan benar saja...Seseorang menoyor kepala noah cukup keras dengan tas nya tapi bukan dari kala melainkan dari netih.hingga membuat kala tertawa keras,tapi tak berlangsung lama ketika netih menatap nya tajam"Astaga anak ini"netih berdecak kesal ketika menghadapi anak ajaib ini"Harus berapa kali mommy bilang,berjudi itu tidak baik noah!"


Noah terkekeh geli,meskipun tidak dipungkiri jika pukulan tas yang diberikan netih benar benar sakit"Aku tidak berjudi mom"Ucap nya santai seakan tak peduli dengan kekesalan netih yang sedang meledak ledak"Berjudi dan bertaruh adalah dua hal yang berbeda"


"Sama saja tuan"Tangkas kala cepat karena adik tampan nya ini benar benar pintar bersilat lidah.


"Kala kau diam dulu,kau juga tadi sudah berani menyela ucapan mommy tidak tau resiko nya ya.."Ucap netih entang hingga membuat kala terdiam menutup bibirnya rapat rapat,lalu bola mata coklat milik netih beralih menatap pria duplikt kaisar versi baru nya.


satu-kosong hitungan noah,mommy nya ini benar benar tau bagaimana cara menghentikan kala yang menyebalkan itu.


"Noah"


"Ya mommy"Noah terlalu santai menanggapi netih yang kini tengah menampilkan wajah menyeramkan nya,pria tampan itu memutar parksneling supercar biru mentalik itu kini sudah memasuki perumahan elit ibukota.


"Berhentilah melakukan hal seperti itu noah"Ucap netih pelan,wanita itu benar benar sudah tak tau lagi bagaimana cara mendidik putra tampan nya itu"Harus berapa kali mommy bilang,itu tidak baik noah!"


"Hal seperti apa mom?"