
Netih melangkahkan kaki dengan hati yang berdegup kencang,bayangkan saja saat pria mu meminta hak nya kepada mu bahkan sebelum waktunya.
Dengan langkah berat dia melangkah ketempat dimana pria nya menunggu,ranjang!.
Netih menghela nafas beberapa kali untuk mendapatkan ketenangan.
Dia duduk disamping kaisar dan bertanya.
"Aku harus apa?aku harus buka baju ya?".netih berucap dengan nada gugup nya.sedangkan kaisar tertohok dengan kepolosan yang dimiliki nya.
Astaga dia polos sekali.
Kaisar menarik tenguk nya dan menempelkan bibir nya sebagai jawaban.
Ciuman kaisar beralih keleher jenjang netih dengan tangan yang sudah menyentuh'benda terlarang'.
Cumbuan nya semakin turun.Netih menjerit kesakitan ketika penyatuannya dimulai. akhirnya malam panjang pun dimulai.hanya terdengar desahan dan jeritan penuh cinta.
Kaisar mengecup lembut bibir ranum wanitanya sebelum akhirnya ia melepaskan diri.
"Terimakasih karna sudah menjadikan ku yang pertama untukmu,aku mencintaimu".Ucap kaisar sembari merengkuh tubuh wanita nya untuk masuk dalam kedakapan nya.
Netih tak tidur ia masih bisa mendengar apa yang kaisar ucap nya,meski dengan setengah kesadarannya.
Jujur ia bahagia mendengar itu semua,Hanya saja ia tak mampu berkata karna masih bingung dengan perasaannya.
Mereka memejamkan mata dengan perasaan yang sama sama bahagia.
________
Pagi menyapa mentari sudah menampakan sinar nya,Jam menunjukan pukul 8:45 tapi sepasang kekasih kini terlihat masih setia dengan mimpi nya.
Perlahan mata indah itu mulai terbuka ia mengucek matanya menetralisir cahaya,ia merasakan seluruh tubuh nya seperti retak seribu.ia kembali bergelung didalam selimut dan merasakan ************ nya terasa sangat perih.
Ia mengintip dibalik selimut,damn benar saja! .
Tubuh nya polos berarti yang semalam terjadi adalah nyata,Keterkejutan nya bertambah ketika ia melihat jam disebelah nya sontak ia berteriak dengan cukup keras.
"aaaaaaaa...".netih berteriak dengan wajah yang cukup panik ditambah ************ perih yang membuat ia susah bergerak.
Pria itu terbangun ketika mendengar seseorang berteriak dengan begitu keras nya ia mengusap wajah nya dan mengumpulkan kesadaran.
"Ada apa?".tanya nya dengan suara serak khas bangun tidur.
"Kai apa kau tidak lihat ini jam berapa?".Netih berkata dengan wajah panik nya.
"Jam 9 kurang 15 menit memang nya kenapa?".Kaisar menjawab sembari melihat jam yang berada disebelahnya.
"aku harus bekerja kai,X pasti mencariku".Ucap nya sembari mengacak rambut nya frustasi.
"Aku sudah meminta cuti untukmu pada X dia sudah mengijinkannya".Ucap kaisar dengan santai nya.
Sontak mendengar hal itu mata nya langsung berbinar bahagia.
"Terimakasih aku mandi dulu,Ahhh perih".Saat hendak berandak ia baru teringat ************ nya terasa sangat perih,Ia bahkan susah untuk berdiri.
Melihat hal itu kaisar merasa bersalah karna mungkin ia terlalu bersemangat semalam.
"apa semalam aku terlalu buas?".Kaisar bertanya sembari menggaruk tenguk nya yang tak gatal sekali pun.
Brushh
Wajah netih memerah ketika mendengar pertanyaan kaisar,ia mengutuk dirinya karna dengan begitu mudah nya ia memberikan sesuatu yang paling berharga dalam hidup nya.
Namun apalah daya nasi sudah menjadi bubur!.
"kau benar benar buas kai,Tunggu apakau memakai pengaman saat melakukannya semalam?".Ucap nya sembari menatap kaisar dengan tajam dan wajah kesal yang dibuat buat.
"Tidak".
"Tapi kau membuangnya diluarkan?".Tanya netih dengan penuh selidik.
"Tidak juga".
"Hamil?jika kau hamil aku akan menjadi ayah tentunya".Kaisar berkata dengan begitu santai nya sedangkan netih tampak menganga dengan mulut terbuka.
"Kai pernikahan kita masih lama bagaimana jika aku hamil sebelum pernikahan kita,aku bahkan sudah membayangkan kata kata mematikan yang akan keluar dari mulut ibuku."kata netih dengan nada frustasinya sedangkan kaisar hanya terkekeh geli mendengar keluhan yang keluar dari bibir wanitanya.
"Ck, kau ini tenang saja aku akan bertanggung jawab.lebih baik sekarang kau mandi jika tidak berikan aku satu ronde lagi".Kaisar berkata dengan nada menggoda,sontak mendengar hal netih langsung mengerucutkan bibirnya.
"Gendong".kata netih dengan suara manjanya.
Kaisar tergelak tapi tetap menurut ia membawa tubuh gadis nya dan meletakannya didalam bath up mandi bersama pun dilakukan.
_______
Setelah perdebatan yang cukup panjang dan memuakan akhirnya netih menuruti perintah yang mulia raja untuk ikut dengan nya kekantor.
Sebenarnya ia merasa enggan karna kepala cantik nya sudah bisa menggambarkan apa saja yang akan ia lakukan disana.
Pastinya semuanya akan membosankan.
Dan benar saja!.
Disini lah ia sekarang duduk manis disudut sofa dengan majalah ditangan nya,sesekali ia melirik dua orang yang kini tengah sibuk dengan berkas ditangan nya.
Kaisar dan alvaro!.
Gadis itu sudah menawarkan diri membantu pekerjaan guna menghilangkan bosan nya,tapi jawaban kedua nya tetap sama tidak!.
Damn!.gadis itu melempar majalah dengan sembarang,menarik perhatian dua orang yang kini menatap nya dengan tatapan bingung.
"Kai aku pergi saja ya,kau kan sedang sibuk aku akan menemui radith dan memintanya mengajakku membeli permen kapas.disini benar benar membosankan kai".Gadis itu merengek dengan wajah memelasnya.
"Tidak tetap disini,apalagi tadi kau mau kemana?menemui radith?aku tidak mengijinkannya duduk lah dengan tenang sayang".Kaisar tetap keras kepala dan teguh pada pendiriannya ia tak mau jika wanitanya dekat pria lain sekalipun itu temannya.
sangat posesif.
"Baiklah aku tidak akan menemui radith,aku akan pergi kerumah arnold saja dan menemui bibi fan saja".Netih tak mau menyerah dia akan terus merengek sampai kaisar merasa jengah.
Kaisar malas berdebat ia menggelengkan kepala nya sebagai jawaban,Sedangkan alvaro terkekeh melihat perbedatan itu.
Netih menghembuskan nafas berat dan mengerucutkan bibir nya,dia sudah menyerah dan memilih untuk diam.
Kaisar dan alvaro menahan tawa nya melihat tingkah netih saat ini.
Setelah terdiam cukup lama tiba tiba saja muncul seorang gadis cantik dengan pakaian minim nya,bahkan tanpa segan ia memeluk kaisar dan hendak menciumnya namun secepat kilat kaisar menjauhkan diri.
Netih merengut tal suka melihat hal itu,ia seperti tak asing melihat dengan wanita yang kini berada didekat nya.
Beberapa saat berfikir,Dan benar saja dia wanita yang sama yang datang dihari pertunangan nya.
Wanita yang sama yang menatap nya dengan penuh kebencian.
"Oh hallo,sedang apa kau disini?".wanita bertanya dengan nada sinis nya.
"What the?Kau bertanya padaku nona?bukankah seharusnya pertanyaan itu untuk mu?".tak mau kalah kini netih membalas dengan senyum devil nya.
Kaisar dan alvaro tampak menegang,Tidak lucu bukan jika gedung sebesar ini hancur gara gara dua wanita yang sedang cemburu?.
"Aku wanitanya kaisar,kau siapa?".ucap wanita itu dengan tidak tau malu nya.
"Aku adalah tunangan nya,apakah kau seorang bicht?".Netih membalas tak kalah sinis nya.
Wajah wanita itu memucat dia tidak menyangka bahwa gadis didepannya berani mengatakan hal seperti itu padanya.
ini benar benar diluar dugaan nya.
Kaisar tersenyum bangga ketika tau bahwa wanita nya tak selemah itu.
"Apa kau bilang?Kau mengataiku bicht bukan kah kata kata itu lebih pantas untuk mu karna sudah mengambil milikku,kau mendekati kaisar demi uang bukan?katakan berapa yang kau inginkan?".wanita itu berkata setengah berteriak.
Netih tampak tenang menghadapi semua nya,tapi jangan salah setiap kata kata nya sangat mematikan.
"Jangan samakan aku dengan dirimu dude,sekali pun aku miskin aku tak pernah mau menerima uang hasil menjual tubuh mu,aku benar bukan?kau adalah ****** nya evan bahkan jika aku mau aku bisa menghancurkan mu saat ini juga,Jangan pikirkan bagaimana cara untuk membalas ku pikirkan saja bagaimana karir mu setelah mengusikku".Netih berkata dan langsung membuat gadis itu kalah telak dengan cantik nya ia berlalu dari tempat yang memuakkan ini,baginya ini seperti devaju.