
Sesampainya didalam kamar netih langsung mengunci pintu dan menuntun kaisar untuk duduk ditepi ranjang,namun perbuatan nya itu disalah artikan lain oleh kaisar.
"Kau sudah tidak sabar sayang".Kaisar tersenyum,tangan nya sudah meraba liar dipaha putih netih.
Netih berdecak malas dan menempis tangan kaisar dengan kasar.
"Tutup mulut mu mulai hari ini kau tidak boleh lagi menyentuh ku". ketus netih setengah berteriak.
Kaisar ngerucutkan bibir nya,dia merengut sebal.
"Lalu ada apa?".Tanya kaisar malas.
Netih menatap kaisar kini suasana tampak mulai serius.
"Sebenarnya aku bisa saja tak memberitahu mu soal ini,hanya saja aku takut ini akan menjadi pukulan telak untukmu".Netih merebahkan dirinya,matanya menatap luas langit langit kamar.
Kaisar tertegun dia merebahkan diri di samping wanitanya,mata elang itu menatap wajah cantik yang ada disamping nya.
"Apa maksud mu aku tak mengerti?".Kaisar mengeryit tak mengerti.
Netih melirik sekilas lalu tersenyum.
"Ini soal Milena,dan kau harus tau tidak ada hal baik jika dia datang kembali kesini kai dan kini aku tau siapa yang akan menjadi korban ambisi nya itu".
"Siapa?".
Netih menarik nafas dalam dalam ia tampak ragu mengatakan semuanya,namun dia juga tak bisa egois dan berhati batu.
"Clara".benar saja satu kata itu mampu merengut habis perhatian kaisar.
Pria tampan dengan pakaian casual nya itu langsung mendudukkan dirinya,dan menatap netih dengan tatapan bertanya.
Ekpresi terkejut kaisar benar benar seperti yang sudah netih bayangkan.jujur gadis itu merasakan sakit ketika melihat nya namun dia sadar ini bukan saat nya untuk cemburu.
"Apa maksudmu?bisakah kau tidak bertele-tele?". Raut wajah kaisar menunjukkan kekhawatiran dan ketakutan,dia tak bisa menyembunyikan nya karena jujur dia juga masih belum sepenuhnya melupakan Clara dalam hatinya.
Netih tersenyum miris harusnya dia sudah mempersiapkan diri untuk ini.
"Seperti nya Milena tertarik dengan Mattew dan Clara adalah umpan untuk mendapatkan Mattew."
Netih menjeda dan menarik nafas dalam dalam lalu dia melanjutkan kata katanya.
"Kai dia bisa melakukan trik kotor untuk mendapatkan Mattew dan yang lebih parah adalah dia pasti akan menyingkir Clara apapun caranya karena gadis itu pasti akan menghalangi langkah nya.sejujur nya aku tak peduli sekalipun Clara akan mati ditangan Milena karna dia adalah orang asing untuk ku.tapi aku tau jika sampai itu terjadi itu pasti akan menjadi duka untukmu.
Rasa sesak menyeruak didada netih,gadis cantik itu merasa cemburu karna kaisar masih mengkhawatirkan wanita itu.
Akan tetapi dia juga tak bisa marah,karna bagaimana pun dia juga masih sering memikirkan max.
Tapi bukankah itu hal yang wajar?kenangan nya bersama max tak akan pernah terlupakan mengingat betapa manis nya mereka dulu.
Jika dibandingkan antara kaisar dan max maka jawaban netih adalah tidak!.max masih diatas segalanya.
Sedangkan kaisar nampak terkejut dengan apa yang netih ucapkan, bagaimana mungkin ini semua terjadi pada gadis sebaik Clara.
"Kau tidak sedang bercanda kan?".Kaisar meyakinkan ucapan gadis didepan nya.
"Aku tidak peduli kau percaya padaku atau tidak,saranku adalah berhati hatilah karna jika kalian mengabaikan ku maka kau akan melihat gadis TERCINTA mu itu didalam peti mati".Ketus netih dia menekankan kata tercinta agar kaisar mengerti meski sejujurnya ia hati nya sangat sesak mengatakan semua itu.
Kaisar hanya diam tak menggubris saat netih mengatakan semua itu,jujur ada sedikit ketakutan dalam hati nya.
Sedangkan netih tersenyum miris melihat ekspresi kaisar hati nya benar benar tercabik kuat.
Bayangkan saja bagaimana rasanya saat orang yang sudah menjadi sebagian dari hidupmu menghawatirkan orang lain?
Bahkan orang yang telah menetap dihati nya?.
Sakit bukan?.
Netih melangkah kan kaki nya menuju balkon kamar dan diikuti oleh kaisar.gadis cantik itu berdiri diatas pembatas dengan mata menatap luas langit malam.
"kau bisa saja membongkar semua nya pada Mattew hanya saja kau akan kehila--?'.Kata kata netih menggantung ketika kaisar menyela cepat pembicaraan nya.
"Aku akan melakukan apapun asal Clara baik baik saja dan aku akan mengorbankan apapun".Sahut kaisar cepat,dia tak memikirkan apapun lagi selain keselamatan Clara hanya Clara.
Mata netih tampak berkaca kaca bibirnya bergetar mendengar penuturan Kaisar.bahkan sebelum dia mengatakan semuanya dia sudah berani membuat keputusan.
"Sebegitu cinta nya kau padanya kai?".Netih melirik kaisar sekilas suara indah nya kini terdengar lemah.
Kaisar tercekat menyadari apa yang baru saja ia ucapkan,dia tidak berfikir jika ucapan nya akan menyakiti wanita lain.
Jika menyangkut Clara dia akan lupa bahwa kini ia tak sendiri lagi.
"aku hanya tidak ingin dia terluka".Kaisar menundukan kepala nya,dia bersalah dan kini dia sudah tidak dapat menutupinya.
lalu bagaimana mana denganku kai?kau akan mengorbankan ku dan menyelamatkan nya?
Netih tersenyum miris dan satu tetes cairan bening lolos dari mata indahnya.
"Kau sudah yakin dengan keputusanmu?Kau tidak ingin mencabut kata katamu?karna mungkin setelah kau memberitahu segalanya kau juga harus siap kehilangan sesuatu". Netih mencoba bernegosiasi berharap kaisar akan mencabut apa yang sudah dia ucapkan tadi.
Kaisar menggelang cepat tanpa mau bertanya.
"kau bisa memberitahu kan semua rencana Milena kepada Mattew dan Clara akan aman tapi sebagai ganti nya aku yang akan mati".Bibir netih bergetar demi Tuhan dia tak menyangka kaisar akan seegois ini.tidak bisakah dia bertanya terlebih dulu?.
Dia lebih memilih seseorang yang telah menghancurkan nya dibanding dengan wanita yang sudah menyerahkan segala nya untuk nya.
Kaisar tercekat dia tak menyangkut dengan apa yang netih ucapkan,tubuh nya mulai melemas karna pilihan ini benar benar berat.
Dan terlebih lagi dia sudah memutuskan sepihak,tanpa bertanya dan itu adalah kesalahannya nya yang fatal.
Bagaimana mungkin dia bisa mengorbankan wanita nya sendiri?ini benar benar tak masuk akal.
"maafkan aku tid--?".Netih menyela cepat ucapan kaisar.
"Kau tidak perlu meminta maap kai aku mengerti kalau kau sangat mencintai nya, karna kau sudah mengambil keputusan dan kau pun tak bisa melindungi ku lagi aku akan pergi kai.jangan menahan ku karna ini sudah jadi keputusan ku.lindungi dia karna kau akan membayar mahal untuk ini dan kita akhiri saja pertunangan ini semoga kau mendapatkan cintamu kembali meski sebenarnya itu tidak mungkin". Netih menatap manik kaisar seolah dia benar benar tak main main dengan keputusan nya.
Mungkin saja netih akan menyesali keputusan nya saat ini,persetan dengan nanti yang terpenting sekarang dia benar benar kecewa.
Kaisar menggeleng cepat pertanda tak setuju dengan apa yang netih putus kan.
Okelah,kaisar salah tapi apa harus mengambil keputusan yang seekstrim ini?
"Hei kenapa kau bicara seperti itu?maap aku salah aku sudah memutuskan semuanya tanpa bertanya.tapi kumohon jangan tinggalkan aku".Kaisar menggenggam erat tangan nya seolah tak rela jika dia harus pergi.
Cukup dua kali saja dia netih tinggalkan dan tak ada kali ketiga karna dia takut wanitanya tak kembali lagi.
"Tapi tetap saja aku akan meninggalkan mu,aku hanya ingin bersenang senang sampai malaikat maut datang".Balas netih dengan nada setenang mungkin.
Raut muka kaisar berubah mendengar apa yang netih ucapkan.
"Aku minta maap aku berjanji akan melindungi mu apapun caranya,tapi kumohon jangan tinggalkan aku apalagi berpikiran untuk membatalkan pernikahan ini aku tak mengijinkan mu".Ucap nya tegas meskipun belum melupakan masa lalu sepenuhnya tapi kaisar juga sudah bergantung pada wanita ini dan dia tidak boleh pergi,never!.
Netih tertawa renyah mendengar ucapan kaisar.
"Cih,haruskah aku percaya padamu mulai besok aku akan tinggal diapartement ku lagi.dan kau...!. Netih menjeda kalimat dia mendelik tajam kearah kaisar.
"Mantapkan dulu hatimu untuk siapa, cepat putuskan kau ingin melihat aku atau Clara yang ada didalam peti mati.
Lidah kaisar terasa kelu dia bingung harus menjawab apa karna ini benar benar sulit.
"Ini keputusan berat neth".Suara nya terdengar berat.
"Dan aku tidak peduli,aku akan tinggal bersama dengan kekasih masa lalu ku mulai besok".gadis itu berlalu meninggalkan kaisar yang masih diam termangu.