Because Only You

Because Only You
Share



Dia melambaikan tangan nya menghentikan sebuah taksi untuk menuju ke apartemenn nya,dia tampak melamun dan tak bersemangat seperti seorang manusia yang sudah tak memiliki jiwa nya


15 menit berlalu taksi yang ditumpangi nya berhenti disebuah kawasan apartement mewah,dia turun lalu memberikan beberapa lembar uang kepada supir taksi itu tak lupa juga mengucapkan terimakasih.


netih masuk kedalam sebuah lift menuju kekamar apartemen nya.2 menit berlalu lift berhenti dia berjalan menuju tempatnya saat sudah berada didepan pintu kamar apartemen nya dia memencet sandi kamar nya.


saat dia masuk dia dikejutkan dengan orang orang yang sudah tak asing untuk nya mereka adalah,axellin,sarah,nana,evan,radith,dan juga arnold.mereka semua adalah temen terdekat netih selama menjalani masa sulit mereka lah yang selalu menemaninya menghibur dan juga menghilangkan duka nya.meskipun luka nya tak benar benar hilang tapi dia tetap bersyukur karna tuhan masih berbaik hati memberinya sahabat seperti mereka.


"Kalian sudah disini".tanya netih memecah keheningan dan mendudukan dirinya di sofa yang bersebelahan dengan arnold.


mereka masih terdiam dan melihat netih dengan tatapan sedikit aneh dan penuh pertanyaan.


"aku tau keterdiaman kalian,aku akan menceritakannya".jawab netih yang memang sudah sedari tadi dia mengerti dengan teman temannya.


"Jadi..."tanya sarah mewakili semua orang yang ada disana.


"Aku akan menikah",jawaban netih langsung membuat semua yang ada disana tersedak air liur nya.


"jangan becanda menikah dengan siapa?bagaimana bisa?setau ku kau itu tak punya kekasih bagaimana bisa kau bicara akan menikah?apakau salah makan saat dikantor tadi?apa X memberimu perkerjaan yang menumpuk sampai kau ngelantur seperti ini astaga aku sungguh tak percaya",tanya nana dengan hebohnya.sedangkan teman nya yang lain hanya diam tak menyimak.mereka diam bukan berarti tak peduli hanya saja jika sudah seperti itu pasti terjadi sesuatu.


netih terdiam menghela nafas mencari kata yang tepat untuk menjelaskan semuanya.


"Aku dijodohkan"Jawab nya yang lagi lagi membuat semua orang syok berat apalagi sarah.karna selama ini orang yang paling dekat dengan netih adalah sarah.


Untuk beberapa saat semau orang tampak terdiam,mereka semua sudah menduga jika terjadi sesuatu padanya.karna selama ini jangan kan memiliki kekasih berdekatan dengan pria asing pun jarang apalagi sampai langsung menikah seperti itu.


"Apa yang terjadi?bisakah kau ceritakan pada kami?".tanya evan dengan nada lembut nya.selama ini evan menganggap nya sebagai adik nya karna setiap kali melihat wajah nya dia selalu teringat wajah kaka nya yang sudah pergi 11 tahun yang lalu.bisa dibilang netih adalah bayang semu evalia kakak nya evan.


Netih terdiam menundukan kepala nya lidah nya terasa kelu dia tak sanggup menjawab pertanyaan evan ingin sekali dia menghindar tapi semuanya pasti akan percuma.karna cepat atau lambat mereka akan tau.


"Ibuku menjodohkan ku dengan seseorang dia bernama kaisar davino.tak asing bukan?dia adalah pengusaha terkenal kalian juga pasti tau itu.sebenarnya aku tak mau ini terjadi aku tak mau menikah tapi aku juga tak bisa mundur lagi ibuku sudah menerima nya secara sepihak tanpa memberitauku.bagaimana menurut kalian?harus kah aku terima?adilkah itu untuk max?aku tak mau menikah aku tak mau menyakiti max tapi aku juga tak bisa menyakiti ibuku.katakan aku harus apa?"netih berkata sambil mengangis dan tatapan lurus kedepan siapapun pasti tau bahwa dia sangat hancur sekarang.


Semua yang ada disana terdiam dan ikut prihatin atas apa yang menimpa nya.mereka sendiri bingung dengan keadaan pasalnya mereka sedikit bersyukur karna netih akan menikah menemukan seseorang dihidupnya mereka semua menaruh harapan besar kepada kaisar mereka berharap kaisar bisa membawa nya keluar dari bayang bayang masa lalu nya tapi disisi lain mereka juga ikut merasakan penderitaan nya.


"Neth bisakah kau dengarkan aku,aku tau kau bisa aku tau kau sanggup sudah saat nya kau keluar dari belenggu masa lalu mu itu.aku tau itu tak mudah tapi bisakah kau mencoba nya bisakah kau membuka hatimu sedikit saja.max pasti menderita melihat mu seperti ini".radith berkata dan mengelus rambut nya dengan sayang.


"Apa yang dikatakan radith benar.jangan biarkan kenangan masalalu mu menghancurkan hidup mu neth.aku tau kau adalah gadis yang kuat."ucap sarah yang ikut meyakinkan.


" apa kalian lupa bahwa hidup ku telah hancur 2 tahun lalu,tepat dimana aku melihatnya meninggalkan ku dipelukanku?"jawab netih.


Semua terdiam memang apa yang dikatakan netih ada benar nya.selama ini mereka adalah saksi penderitaan hidup nya selama ini dia selalu hidup dalam topeng kehangatan dia tak pernah henti hentinya tersenyum tapi semua teman nya sudah tau jika itu hanya sebuah topeng senyuman itu hanya palsu semata mata hanya untuk memenuhi janji nya pada max.


Max sudah membuat nya berjanji apapun yang terjadi dia hanya boleh menangisi max selama 2 hari.jika lebih dari dua hari max akan marah dan tak mau mendekati nya lagi.anehh bukan.


"Lalu sampai kapan kau akan seperti ini?"Tanya evan.


"entahlah".jawab nya.


"Baby,dengar aku ini sudah saat nya kau melangkah selama ini kau selalu menjaga jarak dengan pria semata mata karna kau takut max terluka.tapi bagaimana jika sebaliknya?bagaimana jika max malah menderita melihat mu tumbuh menjadi gadis tak tersentuh?max sudah bahagia sekarang tinggal kau yang mencari kebahagiaan mu sendiri,dengarkan kata kata ku apapun yang terjadi aku akan selalu mendukungmu."axellin bersuara menasihati sahabat sekaligus tangan kanan diperusahaan miliknya.


"Apa yang X katakan benar,jangan ambil keputusan terburu buru jika kau tak ingin menikah setidaknya lakukan pendekatan dulu kenali dia terlebih dahulu.kau harus tau cinta bisa datang tanpa diduga".ucap sarah


"Kenapa kalian semua jadi bijak seperti ini?aku jadi geli mendengarnya".ujar arnold dengan wajah tengil nya.


"Kau memang tak bisa diajak serius dude".sungut evan dengan melayangkan sebuah bantal dan tepat mengenai kepala evan.semua yang ada disana tertawa termasuk netih.


Suasana menjadi ramai itulah kebiasaan mereka semua selama ini ya walaupun bisa dibilang pertemanan mereka itu sedikit berbeda dari yang lain.tapi mereka tetap kompak dan saling mendukung.kesibukan pekerjaan membuat mereks sedikit sulit untuk bertemu tapi tak sedikit pun mengurangi solidaritas pertemanan mereka.


☆☆☆☆☆


"Udh ketemu lo sama cewe itu kai?".tanya alvaro


Kaisar terdiam tampak enggan sekali menjawab pertanyaan nya.


"Udah".


"Gimana?".


"Apanya?".tanya kaisar lagi.


"Maksudnya cantik ga?lo suka ga kai?".tanya kaisar dengan penuh selidik.


Kaisar terdiam beberapa saat setelah itu dia menjawab"dia cantik tapi masih polos".kaisar menjawab dengan tenang nya.


"maksud lo kai?".tanya alvaro yang masih bingung dengan jawaban sahabat nya tersebut.


"Huh.dia cantik al cantik banget gue akui dia lebih cantik daripada clara tapi sayang dia masih polos banget al gue jadi ragu sekaligus kasian karna tadi pas gue cerita masa lalu nya dia tiba tiba sedih gtu,jadi bingung gue al".ucap kaisar panjang lebar sedangkan alvaro hanya menganggukan kepala nya.


"Kenapa lo gatanya aja soal masa lalu nya,ya siapa tau kan lo bisa bantu gtu gtu".seru alvaro dengan nada mengejek dan mengedipkan sebelah mata nya.


"sialan lo".umpat kaisar sedangkan alvaro tertawa terbahak bahak


Beberapa saat kemudian terdengar suara ketukan pintu,kaisar dan alvaro hanya diam saja karna memang mereka sudah tau siapa yang mengetuk pintu kamar itu.karna tak mendapat respon apapun seorang pria masuk dengan wajah kesel nya dan langsung mendudukan tubuh nya tanpa permisi.


"Kalo ada yang ngetuk pintu itu bukain,tau sopan santu gasih lo".Pria itu menggerutu sedangkan dua makhluk itu tampak menahan tawa nya.


"Yaelah bang kaya yang sama siapa aja,biasa nya juga langsung masuk kan".Ujar kaisar dengan santai nya sedangkan kainan tampak berdecak kesal kepada adik semata wayang nya itu.


"Huh bener bener lo ya kai".Sungut kainan dengan wajah yang masih kesal.


sedangkan kaisar dan alvaro tampak menertawakan kakak nya yang sedang merajuk.


"Jadi gimana kai?lo suka sama gadis itu?".tanya kainan to the point karna memang dia gasuka basi basi soal apapun.


"Ya gue sih sedikit tertarik bang dia polos banget sekarang kan udh langka banget bisa nemuin cewe polos bener kan gue bang?"kaisar bertanya dengan senyuman yang tak lepas dari bibir sensual nya itu.


"Jadi lo serius mau nikahin dia?"tanya kainan.


"Iya gue bakal nikahin dia tapi jangan mikir kalo gue nikahin dia buat harta kita bang".jawab kaisar dengan nada serius.


"Yaterus kalo ga kaya gtu buat apa?".tanya roman ikut menimpali.


"Ada satu hal yang bikin gue tertarik sama cewe itu".jawab kaisar dengan pandangan lurus kedepan.


"Apa?".tanya roman.


"Identitas nya".kaisar menjawab


"maksud lo kai?".kainan bertanya karna memang dia tak mengerti dengan apa yang diucapkan adik nya itu.


"waktu lo ngasih tau nama nya gue langsung cari identitas nya bang tapi sayang gue gabisa nemuin apapun seakan ada yang menutup rapat informasi nya,tadi nya gue juga mikir bodoamat tapi setelah dipikir pikir lagi cuma ada dua kemungkinan orang yang identitas nya disembunyiin gitu.yang kesatu adalah dia itu orang penting dan yang kedua adalah orang berbahaya itu yang gue bikin penasaran bang."ucap kaisar panjang lebar.


sedangkan kainan dan alvaro tampak diam dan membenarkan ucapan nya.


"Gue jadi penasaran kai".alvaro bersuara


"kita gaboleh menyimpulkan semua tanpa bukti,besok bawa gadis itu kerumah".ucap kainan sambil berlalu pergi dari sana.