Because Only You

Because Only You
Ibu



Setelah malam manis bersama kaisar,tak ada hal lain yang ingin netih lakukan selain dekat bersama kaisar.


Namun hari ini kesialan menimpa nya karna axellin melipahkan semua pekerjaan padanya nya.alhasil pada pukul 23;45 dia baru saja pulang dan menyelesaikan pekerjaan nya.


Netih langsung naik kekamar nya menjatuhkan diri diatas tempat tidur.lalu bangun dengan cepat dan mengambil ponsel pribadi nya.


seperti nya kaisar belum pulang.


saat teringat sesuatu yang penting,dia menghidupkan hp.layar berkedip kedip.sambil menunggu notifikasi masuk dia memilih merebahkan diri sambil menatap langit langit kamar.gaji nya sudah keluar hari ini,itu artinya ia bisa mentransper uang untuk orang tuanya.


Huh,saat dia mengecek tadi pagi jumlah nya sama persis seperti yang dijanjikan axellin.seperti nya ancaman nya memotong gaji tidak dia lakukan.


Tadi pagi axellin mengancam jika dia tidak menyeselaikan semua pekerjaan nya hari ini dia akan memotong separuh dari gajinya.menyebalkan bukan.


Dan benar saja.Netih benar benar menyesaikan semua pekerjaan nya.ternyata benar uang memang menentukan segalanya.


Sambil tiduran netih menghubungi sebuah nomor.nomor yang sudah meneror nya dengan ribuan pesan dan panggilan tak terjawab.


Agar gentak juga saat dia melakukan memencet nomor tadi.


aaa alasana apa yang akan kuberikan,ck aku sudah membayangkan kata kata mematikan yang akan keluar dari mulut ibu.


"Ibuuu huaaa kangen!."langsung menjerit dari pada kena omelan lebih baik dia yang mulai duluan.


"Azura!."Suara ibu sampai bisa memecah gendrang telinga.netih menjauhkan ponsel sambil menatap ngeri."Netih azura!".berteriak dingin"kau masih hidup rupanya".


"Ibu".Dengan suara tersedu sedu yang dibuat buat.


"Kemana saja kamu anak tak tau diri".Sifat asli ibu muncul."sudah beberapa bulan tidak bisa dihubungi,kaisar juga bilang kau sering kabur kaburan".Berteriak"Berhenti berpura pura menangis".suara senang bercampur marah karna bisa menghubungi anak nya lagi.netih tercekik karna ibunya tau bahwa dia tersedu palsu.


cih,kukira kau menghawatirkan ku ternyata masalah kaisar.sudah kuduga


"Ibu jangan marah marah lagi,nanti makin tua lo".Ucap nya dengan suara memelas"ehh kenapa dimatikan?"


Sambungan telpon terputus.netih sempat mau menghubungi lagi ketika melihat panggilan vidio call masuk.


kenapa melihat wajah ibu malah membuat ku takut.dia pasti marah besar.


Netih ragu menggeser layar hp nya.menerima panggilan masuk dari ibunya.


"Ibu".Rengek nya


"azura".Mata ibunya berkaca kaca,namun sesaat langsung berubah menjadi kobaran api marah."Kemana saja kau anak bodoh?.


"Ibu maap aku baik baik saja disini,apa ibu sehat?.Netih duduk dan merapat ketembok suara nya terdengar lirih.


"Pulang!.atau kau akan melihat ku didepan gedung grup leon dengan membawa sapu".panggilan terputus.


*ish kenapa ibu seenaknya gini sih.


☆*


"*X aku ingin meminta cuti besok,ibu menyuruh ku pulang apa boleh?


"Tidak".balas axellin dengan cepar.


"Ayolah X.baru saja aku mendapat semprotan mematikan dari ibu,dia bilang jika aku tidak pulang dia akan datang ke gedung grup leon dengan membawa sapu".Netih menggunakan emoticon sedih pada akhir kata nya.


"Ck,ibumu benar benar mengerikan,pergilah dan lekas kembali".


☆*


Waktu menunjukan pukul setengah satu malam,namun belum ada tanda tanda menunjukan kaisar akan pulang.


Netih mengambil kembali ponselnya,dan memencet sebuah nomer.dering tak ada respon dia menekan nomer nya kembali,dan panggilan terhubung.


"Hallo,kau masih hidup rupanya?dimana kau?kenapa belum pulang?".Kata netih setengah berteriak dengan nada marah yang dibuat buat.


"Sayang aku sedang di club dengan teman teman ku mungkin aku akan pulang pagi".Ucap sipemilik suara disebrang telpon yang tak lain adalah kaisar.


"Kai malam ini aku akan menemani ku kan".suara seorang wanita yang terdengar disebrang telpon sana.


Mendengar hal itu sontak wajah netih langsung menghitam api kemarahan terlihat jelas dimatanya.


"TIDAK USAH PULANG DAN TIDAK USAH MENCARI KU BATALKAN SAJA PERNIKAHAN INI".Panggilan telepon terputus,bisa dipastikan suara netih mampu membuat gendrang telinga siapapun pecah.


_______


"Kau gila".Umpat seorang pria dengan setengah berteriak.


"aku hanya tergila gila padamu kai".gadis itu menumpukan kedua tangan nya diatas meja dan menopang wajah nya sembari tersenyum simpul.


"Dasar bicht seharusnya bukan hanya sepatu dan bajumu yang kau tinggikan tapi juga harga dirimu".Kata kata kasar itu keluar dari mulut kaisar,demi apapun ia benar benar benci wanita disampinya.


Bukannya marah tapi gadis itu malah tertawa seolah apa yang kaisar ucapkan adalah hal yang lucu.


"Aku akan melupakan harga diriku jika itu menyangkut dirimu sayang".Gadis itu berkata diiringi dengan senyum devilnya.


Gadis itu adalah zia gloria,wanita yang tempo hari membuat netih pergi meninggalkan kaisar.


Kaisar benar benar tidak habis pikir dengan jalan pikiran zia,malas berdebat dia memilih berlalu dari sana.karna bisa dipastikan jika dia berlama lama dia akan gila sebelum waktunya.


Supercar dengan warna merah menyala melaju dengan kecepatan diatas rata rata,demi apapun kaisar benar benar takut setelah mendengar ancaman mematikan dari wanita nya.


Kaisar tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika wanita nya meninggalkan nya lagi dan lagi,Mungkin saja ia tak akan pernah kembali lagi.


Dan itu tak boleh terjadi,Wanita nya tak boleh pergi!.


"Damn".umpat kaisar saat lagi lagi wanitanya tak menerima panggilannya.dan itu membuat nya semakin menginjak pedal gas nya.


"Jika kau berani meninggalkan rumah ku,aku bersumpah akan memperkosamu hingga kau tak bisa berjalan".Kaisar benar benar marah,jika ini komik pasti sudah banyak aura hitam yang mengelilingi nya.


Mobil mewah kaisar berhenti tepat dihalaman rumah,Ia membuka pintu dan melempar kunci mobil pada penjaga yang bertugas.


Tenang!.itulah kata yang menggambarkan nya saat ia melihat wanita nya tengah tertidur dengan pulas nya.


Ia tersenyum karna ketakutan nya tak beralasan.


Kaisar mendekat dan menyibakan rambut yang menutupi wajah cantik nya.


Lalu mata elang nya beralih pada bibir ranum nya,tanpa kata kaisar langsung menempelkan bibir nya dia memangut nya dengan buas.


Dan wanita nya terbangun karna hasil perbuatannya.


"Sayang".Kaisar berkata dengan nada selembut mungkin,Ia tau bahwa sebentar lagi dia akan mendapat semprotan kemarahannya.


Dan benar saja!.


Netih mendelik tajam dia benar benar marah kali ini"Kau pergilah,dan tidur diluar".dia membalikan tubuhnya membelakangi kaisar,saat ini ia benar benar engga bertemu dengan nya apalagi berdebat.


Bukannya takut kaisar malah memeluk tubuh nya dari belakang,lalu netih menempis tangan itu dengan kasar.


Tapi bukan kaisar jika tak keras kepala ia tetap memeluknya tak peduli penolakan yang netih lakukan.


"Kauuuuu!!Baiklah ku biarkan kau memelukku malam ini karna besok aku akan pergi".Netih merasa sangat jengah dengan tingkah kaisar,apakah bagi kaisar tidak cukup dengan 1 wanita saja?


Oh shit,sepertinya netih kembali salah paham.


"memang nya siapa yang mengijinkan mu pergi huh?".Kaisar ingin berteriak namun ia tak bisa mengingat gadis yang ada didepan nya sangatlah sensitif.


"Aku tak butuh ijin dari mau untuk pergi,bukankah kau juga seperti itu?".Ucap netih sedatar mungkin.


"Itu tidak seperti yang kau pikirkan".Balas kaisar dia mengacak rambut nya frustasi karna belakangan ini masalah selalu datang bertubi tubi.


"memang apa yang ku pikirkan?".Ucap netih sekenanya,Ia enggan jika harus terus berdebat dengan kaisar.


"Neth aku tadi tak berniat pergi keklub tapi alvaro memaksaku,dan aku tak tau kenapa wanita sialan itu ada disana.kumohon percaya lah aku benar benar muak jika harus terus seperti ini".


"lalu..?".Tanya netih,sebenarnya ia tak tega melihat kaisar sefrustasi itu hanya saja ia ingin sedikit bermain main sekarang.


"Kumohon jangan pergi".Suara kaisar sudah terdengar rendeh,sepertinya ia benar benar lelah.


"Aku akan pulang kerumah ibu besok,aku tau kau sibuk aku akan pergi bersama radith dan tak perlu cemaskan aku.keputusan ku sudah bulat tak ada protes dan juga bantahan".Netih mengucapkan kata kata dengan enteng nya,ia menarik selimut untuk menutupi tubuh nya dan menenggelamkan wajahnya didada bidang kaisar.


"Tunggu!.kau bilang apa barusan?bersama radith?Calon suami mu itu aku atau radith?lagi pula aku tidak sibuk aku akan mengantarmu tidak ada penolakan".protes kaisar ia benar benar tak setuju jika harus radith yang menemani wanitanya,Ck yang benar saja.


"Whatever".Netih memejamkan matanya persetan dengan siapa dia akan pergi besok yang terpenting dia tak sendiri.