
Matahari semakin tergelincir sembari menampilkan cahaya jingga mempersona,penampakan itu membiat senyum indah diwajah netih terpatri dengan apik.Hingga Netih mungkin bisa sedikit melupakan masalah dalam hidupnya,.
Ini sudah minggu ke dua sejak hari dimana badai datang dalam hidupnya,meskipun Ray sudah mengklarifikasi semua nya tapi rasa takut terus membayang bayanginya.berakhir dengan netih tak pernah mau keluar rumah.
Tapi netih tak pernah ambil pusing,daripada gila sendiri netih beranjak untuk berjalan kearah ranjang,dimana ponselnya berada mungkin menelpon Nana akan jauh lebih baik.
Ponsel baru dihidupkan dan menampilkan logo nya,sejak dirinya sempat jadi central of view didunia maya netih tak pernah berani berhubungan dengan siapapun lagi.dan hidupnya terasa diobrak abrik setelah itu.
Begitu banyak pesan masuk ketika ponsel itu menyala sempurna.sarah,nana,Evan,axelin dan radith lalu beberapa nomer tak dikenal yang menelpon nya.ah sial hidup netih benar benar kacau karena kejadian itu.
"Hallo"Ucap netih setelah sambungan telfon itu terhubung.
"Akhirnya kau bisa dihubungi,aku merindukanmu"Suara riang Nana terdengar,seolah gadis ini tak punya beban.membuat kekesalan netih semakin memuncak.sepertinya hanya dia yang menderita disini.
"Aku tidak sama sekali"
Suara kekehan nana terdengar,Netih adalah gadis yang baik dan Nana tau itu.Hanya saja kebaikan nya sudah jarang terlihat karena masalah dalam hidupnya,Netih selalu membentengi dirinya dengan keangkuhan agar tak ada satu orang pun yang menganggap nya lemah"Hemm kau dimana?radith mengatakan jika diapartement mu banyak sekali wartawan"
Netih mendengus lelah sepertinya hidup nya benar benar akan sulit sekarang"Aku dirumah kaisar,itulah sebab nya aku tidak pernah mau keluar dari rumah"
Tidak cukup kah mereka mengganggu hidup nya didunia maya?Dan sekarang didunia nyata pun sama,Jika saja netih belum menikah ia pasti sudah bunuh diri dengan racun sianida.Sayang nya ia tak segila itu karna tak mau kaisar menjadi duda diusia muda.
Sepertinya para wartawan itu tak puas dengan klarifikasi yang Ray berikan,Harus kah ia mengadakan Pers?..Tapi bagaimana bisa?jika ucapan ray saja mereka tak percaya,lalu bagaimana dengan nya yang hanya gadis biasa!Ck,Jadi orang kaya benar benar merepotkan ya.
"Hidupmu jauh lebih sulit dariku ternyata ya"
"Ya"Jawab netih cepat"Bahkan aku bisa terkenal hanya dalam waktu singkat,tidak sepertimu yang sudah berkarir lama tapi tetap jalan ditempat saja"Netih mulai menyebarkan kata kata mutiara nya kepada nana sahabatnya.
Netih tergelak"Karena pada dasarnya aku tak suka berbohong"Bagi netih berbohong tak akan pernah menghasilkan apa apa,Lebih baik jujur tapi menyakitkan daripada hidup dalam kebohongan.
"Ya ya ya terserah kau saja"Nana mengaku kalah lebih baik ia mengalah dan jadi waras setidaknya hari ini saja,berdebat dengan netih sama saja dengan menaruhkan nyawa menurutnya"Malam ini kita keclub"
Membuat senyum diwajah netih memudar seketika,nana tahu jika netih masih trauma dengan apa yang ia alami tapi sampai kapan dia akan seperti ini?Membentengi diri dengan berdiam diri,nana tau satu hal ketakutan itu untuk dihadapi bukan dihindari"Nana aku ta--"
"Kau masih ingat dengan kejadian 3 tahun lalu?"Menarik napas dalam nana mengingat kembali masalalu kelam"Saat dimana pertama kali dunia mengenalku dan pada saat yang sama juga dunia hancur"
Nana adalah teman pertama saat netih bersekolah di internasional school karena pada saat itu ia adalah murid pindahan karena harus mengikuti demyan ayahnya yang baru bercerai dengan ibunya.
Pada saat itu nana sedang merintis karir didunia modeling,Tak butuh waktu lama untuknya bersaing dan berdiiri dijajaran supermodel kelas atas selain berparas cantik nana juga memiliki bakat dibidangnya.
Cecillia rekan satu agensinya tentu tak terima dengan semua faktanya nyata itu,Gadis licik itu menyebarkan sebuah vidio yang memperlihatkan nana sedang bercinta dengan seorang petinggi perusahaan.padahal semua itu bukan lah nana melainkan hanyalah editan semata.
"Kau masih ingat bukan?"Isak tangis nana membuat netih tertarik paksa dari kisah kelam masalalu"Aku bahkan tidak bisa melupakan nya sampai sekarang,meskipun semua itu tidak lah benar"
Netih terdiam tak menyangka nana yang begitu periang dan menyebalkan ternyata menyimpan luka nya sendiri,bahkan butuh waktu hampir 1 tahun untuk nana membersihkan namanya dari kasus itu
"Dan inilah alasan mengapa aku bisa menjadi seperti sekarang"Suara nana terdengar berbeda sepertinya gadis itu sedang memanpaatkan situasi untuk mengeluarkan semua amarahnya"Menjadi gadis brengsek,aku tak mau menjadi lemah sebab itu lah alasan kenapa mereka selalu berani menghempasku ketanah bahkan cinta pertamaku sekalipun"Bentakan nana menjelaskan jika selama ini gadis itu hidup menderita.
Netih menutup mulutnya menahan isak tangis nya,perkataan nana membuat netih sulit sekali bernafas"Nana--"
"Aku ingin kau menghadapi masalahmu,sampai kapan kau akan lari?masalah itu untuk dihadapi bukan dihindari"suara nya mulai melemah,bahkan saat ini air mata yang netih tahan sudah tak terbendungkan"Kecuali jika memang kau benar benar gadis lemah"