Asyifa

Asyifa
Part 6



brukk


"Aws-shh.." ringis syifa


Syifa tidak sengaja menabrak seseorang yang sedang membawa jus dan menumpahkan ke bajunya. Ia tidak tau itu sengaja atau tidak disengaja. Yang terpenting bagaimana nasib bajunya saat ini. Masa iya dia belajar dengan keadaan baju nya yang seperti ini kan nggak mungkin. Disaat ia sedang memikirkan bagaimana bajunya tiba tiba ada yang membentak nya.


"Heeee!!! kalo jalan itu liat pake mata jangan di dengkul!!" ucap perempuan yang gue ga tau itu siapa.


"APA LO BILANG!!! HARUSNYA LO ITU KALO JALAN YANG BENER!!! GUE TAU KALO LO ITU SENGAJA KAN NABRAK GUE DAN NUMPAHIN JUS INI!!! GUE ADA SALAH APA SAMA LO HAH?!!?" bentak syifa dengan menahan emosi nya


"Helloww!!! lo nyalahin gue? harusnya lo tuh yang salah, jalan aja ga bener. Dan lo tanya lo punya salah apa sama gue? lo mau tau salah lo tuh apa? SALAH LO TUH DEKET-DEKET SAMA DAVID!!! JADI CEWEK JANGAN GANJEN DONG!" ucap sasa sambil dorong syifa hingga ia terjatuh mengenai paku dan darah keluar dari tangannya.


'Ihhh dia berani ya lawan ratu bullying'


'halah sok sok an ngelawan ujung ujungnya juga dia celaka sendiri'


'ihh kasihan ya kak syifa'


'iya ya apalagi itu darahnya keluar terus'


'*ih itu si sasa nggak punya hati apa sampai-sampai nge dorong kak syifa apalagi sampai terluka'


'iya sasa nggak punya hati*'


'***** tuh emang enak'


dll.


'Ck, kenapa si pake segala kena paku. Kan gini jadi ribet. Ini darah nggak mau berhenti lagi. Terus itu malah pada koar koar kaga ada yang mau bantuin gue apa. dasar nggak punya hati. dan apa itu hanya karena masalah gue nabrak cowok gaje malah gue kena imbas nya.' gerutu syifa sambil mencoba menghentikan darah yang terus mengalir.


"Ehhh lo apa apaan sih, nge dorong sahabat gue. Kalau ada masalah tuh ngomong baik-baik nggak usah kasar" teriak intan karena tidak terima sahabatnya didorong hingga terluka


"Lah ya itu temen lo ga bisa apa kalo jalan tu hati hati, punya mata kan? atau matanya di dengkul? terus bilang in jadi cewek tuh jangan ganjen dong. Deketin cowok orang sembarangan jadi ya gitu balasannya" ejek sasa


Yap, dia adalah sasa dkk. Si ratu bullying. Tidak ada yang berani melawannya karena jika ada yang berani maka bersiaplah setiap hari akan di bully habis-habisan. Atau akan di keluarkan dari sekolahan karena kebetulan sasa adalah anak dari sahabat kepala sekolah. Jadi sebagai seorang sahabat harus saling melindungi kan? itu pikir kepala sekolah. Tapi itu sama saja terdengar tidak adil bukan?


"LO!!!" ucap intan dengan menunjuk sasa


"Iya apa hah, mau lawan gue? sini gue ladenin" ucap sasa dengan angkuh


"Lo... argghhh.. awas aja kalo lo nyakitin sahabat gue lagi, maka bersiap siaplah hidupmu tidak akan tenang" ancam intan dengan suara dingin


Suara intan mampu membuat suasana kantin yang tadinya ramai menjadi hening.


"Ayo, gue anter ke uks. Jangan keras kepala!" kata intan kepada syifa


Syifa menghela nafas, "Baiklah"


Akhirnya intan membawa syifa keluar dari kantin untuk membawa ke uks agar lukanya tidak infeksi.