Asyifa

Asyifa
Part 12



Setelah acara pelukan dan nangis-nangisan tadi. Syifa sudah berada di dalam kamarnya ia juga sudah memgganti pakaiannya yang basah karena kejadian tadi. Ahh, mengingat kejadian tadi sungguh ia merasa bahagia. Sudah lama ia tidak merasakan kebahagiaan yang ia dapat selama ini. Tapi gara gara cuma kejadian tadi, bisa membuat ia bahagia.


Ya ia bahagia karena ada yang peduli dengannya selain intan. Makanya ia sangat senang tapi di sisi lain ia juga sedih karena mungkin saja sepupunya itu bisa merebut apa yang ia punya sekarang, apalagi sepupunya itu suka sekali merebut pacar atau gebetan orang.


Bukan ia menjelekkan sepupunya itu tapi hanya saja ia merasa begitu. Ahh sudahlah tidak usah memikirkan sepupunya itu, yang ia pikirkan sekarang hanya david. David yang membuat ia semangat untuk hidup. David yang memberi warna di kehidupannya.


Padahal banyak yang bilang jika david itu orangnya dingin, tak tersentuh tapi tadi? ia merasa tidak seperti apa yang orang orang bilang. Membicarakan david, syifa jadi senyum senyum sendiri.


Flashback on


*Syifa yang mendengar ucapan david yang begitu tulus semakin pecah tangisan nya dan mengencangkan pelukan nya.


David melepaskan pelukan nya lalu menatap syifa yang ia yakini sekarang pasti gadis ini masih menangis walau hujan mengguyur mereka tapi ia bisa melihat ada kesedihan yang begitu dalam di mata syifa.


"Udah jangan nangis lagi ah, kalo lo nangis hujan nya jadi ikutan loh. tapi kalo lo senyum pasti matahari akan langsung menyinari dunia ini seperti lo yang menyinari hati gue" ucap david dengan menggoda syifa


Syifa yang mendengar itu langsung membuat ia tersipu malu. Aishh, ini orang suka banget deh ngegombal gue kan gue jadi malu. batin syifa


"Ishhh apaan sih lo, gombalan lo receh tau. Udah ah gue mau pulang, juga kasihan lo jadi ikutan hujan hujanan karena gue. nanti kalo lo sakit gimana?" tanya syifa khawatir


David yang mendengar syifa khawatir dengannya, ia mencolek hidung syifa, "Cieee yang khawatirin gue. Duhhh abang tambah sayang deh" goda david


"I-ihh a-apaan s-sih seneng banget deh goda gue" kesal syifa tapi tidak kemungkinan ia juga senang dengan gombalan dari david


"Hahaha iya iya, yaudah sana lo masuk ke rumah, habis itu mandi terus makan yang hangat biar tubuh lo juga hangat, juga kalo mandi jangan pakai air dingin nanti lo bisa sakit" cerocos david yang membuat pipi syifa memerah


'Aishh.. ni cowok segitu perhatiannya sama gue. beruntung banget nih kalo pacarnya atau istrinya punya cowok kaya gini' batin syifa


"Iyaiya bawel deh, lo juga oke. jangan cuma lo bilangin gue tapi lo juga nggak ngelakuin apa yang lo bilang ke gue. oke?" ucap syifa


David yang mendengar itu lantas tersenyum senang karena gadis di depannya ini juga khawatir dengannya.


"Siap, Princess" jawab david


"Apaan sih princes princes emangnya gue dari putri kerajaan apa" ucap syifa pura pura kesal


"Iyalah, lo kan cantik kaya princes jadi gue panggil lo princes lah" jawab david santai tidak memikirkan bagaimana nasib jantung dan pipi gadis yang berada di depannya.


"Udah sana pergi lo, nanti kalau kelamaan lo disini malah lo jadi sakit" ucap syifa sedikit mengusir


"Iya iya elah ini juga gue mau pulang. yaudah, gue pulang dulu ya dan ingat pesan gue tadi oke" ucap david


"Iyaaaaaaaaaaa bawellll dehh.. udah sana huss husss" usir syifa seperti mengusir kucing


david yang mendengar syifa mengusir dirinya pun hanya mendengus kesal. akhirnya ia berjalan menuju ke motornya. tapi sebelum david menaiki motornya, ia pun berbalik dan berjalan ke arah syifa


Syifa yang bingung mengapa david berbalik dan berjalan kearahnya hanya diam menunggu apa yang ingin cowo itu inginkan.


David terus berjalan kearah syifa dan sekarang sudah berada di depan persis lalu ia sedikit menunduk dan mencium kening syifa. lalu meninggalkan syifa yang mematung mendapat perlakuan dari david


'Astaga, mimpi apa gue semalam sampai gue dicium cowok ganteng' batin syifa teriak histeris


Suara klakson membuyarkan lamunan syifa.


"Gue pulang dulu ya, inget sekali lagu pesan gue. yaudah bye" ucap david sambil menyalakan motornya lalu melajukan motornya dengan kecepatan sedang


Flashback off


Syifa yang sedang membayangkan kejadian tadi buyar karena mendengar suara ketokan pintu


***Tokk**


Tokk*


Sebelum ia membuka pintu, ia sudah menguatkan hatinya karena ia yakin setelah ini pasti akan ada kejadian yang setiap hari ia dapatkan.


'Hufttt,, baiklah gue harus tegar gue ga boleh lemah' batin syifa sambil menguatkan


Akhirnya ia perlahan membuka pintu, dan


PLAKKK