
Sekarang syifa sedang berada di kelas sambil mendengarkan guru yang menjelaskan pelajaran membuat ia mengantuk. Tadi selepas acara makan di kantin bersama sahabat dan orang ga jelas, ia memilih untuk ke kelas nya dan meninggalkan sahabatnya yang masih berada di kantin.
Syifa sedari tadi menguap karena mengantuk mendengarkan guru yang ada di kelasnya. Saking tidak kuatnya syifa tertidur. Belum ada 5 menit tiba tiba ada yang memanggilnya dengan teriak.
"SYIFAAAA!!!"
"Ehh.. ayam jago.. ayam jago.." latah syifa
Semua teman kelas nya pun tertawa karena mendengar latah dari syifa
'Hahahahaha'
'Ihh syifa lucu ya'
'Dia emang lucu'
'Duhh gemesnya saking gemesnya pengen nabok hahaha'
'ih bebep syifa kok lucu banget sih'
'alay lo'
'biarin, syirik ya lo'
dll.
"Syifaa!! ngapain kamu tidur di jam kelas saya?!!" ucap pak tejo marah
"Ya elah saya ngantuk pak, masa iya ga boleh tidur. Nanti kalo mata saya jadi panda gimana? Bapak mau tanggung jawab jika saya jadi panda?" tanya syifa polos lebih tepatnya sok polos.
"KAMU INI!!!" ucap pak tejo kesal
"Iya pak, dengan saya sendiri" jawab syifa sok polos dengan menunjuk dirinya sendiri.
"Sudah lah, saya malas meladeni kamu yang tiap hari bikin bapak pusing" ucap pak tejo sambil memijat kepala nya yang terus berdenyut. Mungkin ia kurang tidur, pikirnya.
"Loh bapak pusing? Saya sarankan minum sianida pak eh salah maksudnya minum obat kepala pusing aja pak biar pusing nya hilang" ucap syifa ngawur
"DIAM KAMU SYIFA!!! sudah lah, mending bapak akhiri saja pertemuan hari ini" ucap pak tejo sudah tidak kuat dengan tingkah muridnya itu.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Ia terlalu asik dengan dunianya sehingga tidak menyadari ada yang memanggilnya sedari tadi.
"SYIFAAAA"
Syifa terlonjak kaget sambil mengusap dada nya. Syifa mengecek apakah jantungnya masih berbunyi atau tidak. Ia melihat siapa yang sudah membuat ia kaget. Ternyata pelakunya adalah Intan yang sedang cengengesan tidak jelas.
"Ngapain lo kesini" ketus syifa
"Yaelah gue samperin salah, mending kita ke kantin yuk gue laper nih daripada di kelas ga ada faedahnya" jawab intan
"Lah kalo lo mau ke kantin y tinggal ke kantin sono, ngapain ngajak gue" ucap syifa
Ia kembali memasang headset nya, tak memperdulikan bagaimana sahabatnya itu.
"Ihhh... lo mah kaya gitu. lo ga kasian kalo sahabatmu ini yang terqyuttt kelaparan" ucap intan alay
"Nggak" kata syifa singkat
"Ishhh, ayolah temenin guee" rengek intan
"Iyaaaaaa... ayo-ayo ke kantin daripada ga diturutin lama lama bisa budeg gue" ucap syifa
"Yeyyyyyy" ceria intan
Akhirnya mereka berdua berjalan menuju ke kantin. Sesampainya di kantin tidak ada tempat duduk yang kosong kecuali tempat yang diduduki David dkk.
"Syif, kita duduk dimana? semuanya penuh kecuali di tempatnya david dkk" kata intan
"Yaudah mau gimana lagi kalo ga nurutin lo juga lo merengek kaya bayi" cibir syifa
"Hehehehe.. yaudah ayok kita kesana" ajak intan
Syifa hanya membalas dengan deheman.
Ketika mereka ingin ke meja nya david dkk tiba tiba ada yang menabrak mereka. Tidak lebih tepatnya sengaja.
brukk
"Aws-shh"