Asyifa

Asyifa
Part 17



Syifa tidak sadar bahwa ada motor yang mengikutinya dari belakang dari ia berangkat sampai ia berjalan kaki


Seseorang itu memperhatikan gerak gerik syifa.


'kenapa lo tegar banget ngadepin ini semua sendirian. bahkan di luar sana harus rela mengorbankan nyawa nya sendiri karena tidak kuat dengan masalah yang di hadapinya. tapi lo? lo selalu terima semua itu dengan ikhlas, sabar, dan tabah. gue salut sama lo. gue janji gue akan jagain lo semampu gue' batin seseorang itu yang tak lain adalah david


Ya david memang yang mengikuti syifa dari syifa keluar dari rumah sampai ia jalan kaki.


Sebenarnya david tidak ingin mengikuti syifa tapi entah mengapa saat ia melihat gadis itu ia ingin mengikuti nya.


David penasaran mengapa syifa tidak menaiki angkot, bis atau membawa mobil. Kalau dilihat lihat gadis itu kehidupan nya bisa dibilang cukup.


Tapi kenapa syifa malah memilih berjalan kaki daripada harus naik bisa atau angkot? Ia semakin penasaran kepada gadis itu.


Tidak ingin terlalu memikirkan, ia langsung menghampiri syifa.


'Tinn


'Tinn


david meng klakson membuat syifa yang sedang berjalan sambil melamun kaget


"Ehh ayam mandi ehh ayam mandi" latah syifa


David yang mendengar ucapan latah syifa, tertawa kecil


'Lucu' batin david


Syifa yang mendengar ada orang yang menertawakan dia, langsung menengok


Deg


'david? tertawa? ya ampun nikmat mana yang engkau dustakan' batin syifa saat melihat siapa yang berada di hadapan nya.


David yang melihat syifa menatap nya tanpa berkedip, muncul ide untuk menjahili gadis itu.


"Ehemm.. udah dong lihatin gue nya, iya gue tau, gue ganteng makanya lo tersepona kan" goda david


Syifa yang mendengar ucapan david, seketika membuat pipi nya memerah


"Apa sih lo, ganteng dari mana nya coba" ucap syifa mencoba menghilangkan rasa panas yang ada di pipi nya.


Ucapan syifa membuat david terkekeh karena ia tahu bahwa syifa tengah mencoba menghilangkan rasa gugup nya.


David berdehem, lalu berkata "Lo kenapa jalan kaki? kenapa nggak naik bis atau enggak naik angkot?" tanya david


Syifa yang ditanya seperti bingung ingin menjawab apa. apakah ia harus jujur atau ia harus berbohong.


Memikirkan itu syifa hanya menghela nafas, sebelum menjawab.


"Nggak papa pengin aja" bohong syifa


Mendengar jawaban syifa, david hanya mengangguk saja walaupun ia tau syifa sedang berbohong kepadanya.


Tapi ia tidak ingin memaksa syifa bercerita. Mungkin, suatu saat syifa akan bercerita kepada nya.


"Oh gitu" kata david


'Maafin gue vid, gue harus bohong sama lo' batin syifa


"Kalau gitu lo berangkat bareng gue aja, daripada lo telat" ucap david


"Ehh.. udah telat ya hehehe" lanjut david nyengir


Syifa memutar bola malas. Mengapa ada orang seperti david? Dan jangan lupakan bahwa banyak yang bilang bahwa david itu seorang manusia yang dingin, tak tersentuh dan jarang ngomong. Tapi, di hadapannya sekarang ini berbeda dengan orang orang bilang.


"Gimana lo mau kan berangkat bareng gue? mumpung gratis nih apalagi dianterin sama cowok terganteng" ucap david sambil menyisir rambut belakangnya.


"Ck, narsis lo" kata syifa malas


David hanya cengar cengir tak jelas


"Gimana ih mau nggak lo?" tanya david sekali lagi


Syifa bingung harus menjawab apa. Ia ingin ikut tapi ia tidak ingin menjadi bahan perbincangan di sekolahan nya.


Ia juga tidak ingin mendapat bullyan dari fans fanatik david, tapi ia juga tidak mungkin harus berjalan kaki sedangkan ia sudah jelas telat.


Terlalu lama menunggu jawaban dari syifa, david akhirnya menarik tangan syifa untuk menaiki motornya.


Syifa yang sedang dilanda bingung, terlonjak kaget saat ada yang menarik dirinya.


Tapi ia terpaku saat melihat david yang menarik tangan nya.


"Cepet, naik" suruh david


Syifa yang masih terpaku hanya diam.


David yang tidak mendengar respon dari syifa akhirnya mengikuti arah pandang syifa.


Degg