
Sesampainya di parkiran sekolah, syifa langsung saja turun dari motor aladric.
Ia berlari menuju gerbang sekolah yang sudah tertutup.
"Pakk tolong bukain dong!!!" teriak syifa
"Ehh neng syifa, tumben telat biasanya nggak pernah telat tuh" sindir pak tejo
Syifa memutar bola malas, "udah deh pak, saya mau masuk. cepet bukain gerbangnya dong" ucap syifa
"Ehh maaf atuh neng, ini udah jam 7 lebih 15 menit. jadi neng syifa udah telat banget dong" ucap pak tejo
"Ck. makanya gerbangnya di bukaaaaaa patejoooo!!!!" kesal syifa
"Nggak ah nanti saya dimarahin" ucap pak tejo santai
"Udah si tinggal nunggu guru bk dateng" ucap aladric tenang
Syifa menggeram kesal, bisa bisanya cowok itu bilang tenang tenang saja. Aladric mungkin tidak tahu bahwa ia sedang malas di hukum dari upacara di lapangan apalagi sampai membersihkan wc.
Aladric yang melihat syifa sedang kesal hanya mengangkat bahunya acuh. Ia malas merengek atau berteriak karena percuma saja toh pasti akan ditangkap oleh guru bk. Jadi tak perlu repot-repot mengeluarkan banyak suara. Cukup tenang dan santai.
Tak lama guru bk pun datang menghampiri mereka berdua.
"Heehhhh!!! kalian berdua kenapa bisa telat bareng pula?!!! dan kamu syifa sudah dua kali kamu telat!!! mau jadi anak nakal hahhh!!!!" ucap bu mita, selaku guru bk yang dikenal dengan killer nya.
"Halahh paling kamu alesan kan!! Mana mau murid telat itu ngaku!!" ucap bu mita
Syifa memutar bola malas, ini nih yang ia tidak suka. Guru bertanya alasan apa yang membuat mereka telat, sudah dijawab dengan jujur dituduh berbohong dijawab bohong malah tetap disalahin. Kadang itu yang membuat murid yang ketahuan bolos mending kabur atau tidak nggak usah berangkat sekalian daripada disalahkan terus?
"Kita jawab sesuai fakta salah, kita jawab bohong salah juga terus yang bener gimana ibu" greget syifa. Ucapan syifa membuat bu mita naik pitam.
"Ya kalau emang nggak mau telat ya jangan telat dong. Kalau tidur jangan kemalaman. Terus kamu itu harusnya sopan sama yang lebih tua! Apalagi sama guru! Apa emang kamu tidak pernah diajarkan sopan santun kan sama orang tua kamu! jadinya begini kan jadi anak nakal!" tukas bu mita
Syifa yang tidak terima di bilang bahwa ia tidak pernah diajarkan sopan santun pun sontak ia marah
"IBU BOLEH HINA SAYA! TAPI IBU JANGAN PERNAH MENGHINA KELUARGA SAYA APALAGI ORANG TUA SAYA! IBU BILANG SAYA NGGAK PERNAH DIAJARKAN SOPAN SANTUN?!! IBU SALAH BESAR!!! SAYA SELALU DIAJARKAN SOPAN SANTUN DENGAN BAIK TAPI KARENA ADA SEDIKIT MASALAH SAYA JADI SEPERTI INI! JADII SAYA MOHON JANGAN PERNAH SEKALI KALI IBU MENGHINA ATAU MENJELEK-JELEKAN KELUARGA SAYA!!! teriak syifa marah
Ucapan syifa sontak membuat bu mita dan aladric terkejut.
Syifa yang sudah benar benar marah pun langsung pergi meninggalkan bu mita dan aladric.
'baru kali ini gue lihat lo marah seperti itu syif' batin aladric
"Emm.. bu, yasudah saya pamit mau ke kelas ya bu" pamit aladric dan langsung pergi meninggalkan bu mita
'Maafkan ibu nak, ibu bukan bermaksud tapi ini sudah tugas ibu yang harus ibu jalankan kalau tidak hidup ibu jadi taruhan nya' batin bu mita sedih
Lalu bu mita langsung pergi dari situ.