
Di pagi hari yang cerah ini waktu sudah menunjukan pukul 06:30 tetapi ada seorang gadis yang masih terlelap di atas kasur.
Alarm terus berbunyi tapi tidak membuat gadis itu bangun.
Tapi saat ponsel nya berdering, sontak gadis itu langsung bangun dari tidurnya lalu mengambil ponsel nya dan mengangkat telfon yang entah dari siapa.
"HEHH BANGUN WOYYY!! LO MAU TELAT HAHH!! INI UDAH JAM SETENGAH 7 ****!!! APALAGI INI PELAJARANNYA PAK BOTAK!!!" ucap seorang di sebrang sana
Syifa yang masih belum sepenuhnya sadar tiba tiba kaget karena mendengar teriakan yang berasal dari ponselnya
Sesaat ia melihat siapa yang berani berteriak dannnnnnnnnnn
Ternyata yang menelfon adalah intan sahabatnya yang paling tidak waras itu
"WOYY LO MASIH IDUP KAN?!! KALO MASIH CEPETTT INI UDAH JAM 06:40 WOYYY!!! KURANG 20 MENIT LAGII!!!"
Syifa yang mendengar ucapan sahabatnya itu memutar bola mata malas tapi saat mendengar ucapan terakhir intan, ia langsung panik
"KYAAA!!!! GUE TELATTTT!! KENAPA LO GA BANGUNIN GUEE!!!
"Hehhh ontaa!!! emang gue harus gitu tiap hari bangunin lo lewat hp?!! helowww!!! gue ga ada waktu kelezzz. lo kann-..."
Syifa yang sedang panik langsung mematikan hp nya ia tidak ingin mendengar ocehan sahabatnya itu.
Lalu ia bergegas menuju ke kamar mandi.
Tidak butuh waktu lama hanya 5 menit ia sudah selesai.
Ia berlari menuju lemari pakaian nya karena ia takut jika ia terlambat ke sekolah.
Disaat syifa sedang dilanda panik, tiba tiba ada yang menggedor pintu kamar
Dorr
Dorr
"HEHHH ANAK TIDAK TAHU DIRI!! INI UDAH JAM 7 KURANG DAN KAMU MASIH DI KAMAR?!! MAU BOLOS YA KAMU HAHH!!! UDAH DI BIAYAIN BUAT SEKOLAH MALAH KAMU SEENAKNYA TIDAK MASUK!!! " teriak seseorang itu dari luar yang tak lain adalah mama nya.
Syifa yang mendengar teriakan mama nya hanya bisa menahan dadanya yang sesak tapi ia sedikit bersyukur dengan ucapan mama nya yang sedikit peduli dengannya walau kata kata yang keluar tidak pantas.
Ia menghela nafas sebelum membuka pintu.
Cklekk
Yang ia lihat pertama kali saat ia membuka pintu nya adalah mama nya sedang berdiri di depan nya dengan muka merah nya yang mungkin sedang menahan marah nya.
Dan ia sudah tau pasti ia akan mendapat sarapan dari mama nya.
Yaa, yang ia maksud sarapan dari mama nya adalah tamparan keras yang berhasil membuat pipi nya sakit.
Tapi ia sudah biasa mendapat perlakuan seperti itu bahkan lebih dari tamparan.
"Kamuu!! bukan nya sekolah malah molor teruss!! mau jadi apa kamu hah?!! lihat itu sepupu kamu, dia sudah berangkat ke sekolah dari tadi dan kamu?!! kamu malah asyik molor, enak enak tiduran!! sudahlah mama akan beri kamu hukuman!" ucap mama nya
Syifa sudah tahu hukuman apa yang ia terima dari mama nya, pasti ia tidak mendapatkan...
"Mama tidak akan memberi kamu uang saku hari ini!! terserah kamu mau makan pake apa, berangkat sekolah pake apa!! intinya kamu tidak dapat uang saku hari ini!!" ucap mama
'Sudah kuduga' batin syifa
Syifa menghela nafas pelan, lalu ia memgangguk dan berkata "Iya ma, kalau gitu syifa berangkat dulu. Assalamualaikum"
Ia hendak menyalami mama nya tapi yang ia dapat malah mama nya pergi dan tidak membalas ucapannya.
'Hufttt.. selalu begini, kapan mama sayang ke syifa lagi ma. syifa kangen pelukan mama. syifa kangen banget sama mama tapi kenapa mama selalu jahat kepada syifa.' batin syifa memandang mama nya sendu
Tidak ingin di tambah hukuman dari mama nya, ia akhirnya pergi ke sekolah dengan berjalan kaki.
Mengapa tidak diantar oleh supir? Atau naik angkot atau bis saja?
Yang pertama, karena ia tidak diperbolehkan menggunakan supir oleh mama dan papa nya. Yang kedua, karena ia tidak mempunyai uang untuk membayar ongkos angkot atau bis.
Jadi ia terpaksa harus jalan kaki walau jam sudah menunjukan pukul 07:00 yang artinya 5 menit lagi gerbang sekolah ditutup dan ia harus terlambat.
Syifa terus berjalan sambil melirik ke arah jam tangan nya.
Ia tetap berjalan meski kaki nya sudah terasa sakit.
Syifa tidak sadar bahwa ada motor yang mengikutinya dari belakang dari ia berangkat sampai ia berjalan kaki
Seseorang itu memperhatikan gerak gerik syifa.
'kenapa lo tegar banget ngadepin ini semua sendirian. bahkan di luar sana harus rela mengorbankan nyawa nya sendiri karena tidak kuat dengan masalah yang di hadapinya. tapi lo? lo selalu terima semua itu dengan ikhlas, sabar, dan tabah. gue salut sama lo. gue janji gue akan jagain lo semampu gue'
***
Maaf ya baru up, soalnya akhir akhir ini lagi sibuk sama bingung mau lanjutin ceritanya gimana hehe..
Oh iya maaf kalau ceritanya nggak bagus ,ngga nyambung atau kurang menarik,, aku minta maaf ya karena bingung mau bikin ceritanya gimana
Dan maaf jarang up๐ญ๐
Semoga kalian suka yaa sama kelanjutan ini hehe๐