Asyifa

Asyifa
Part 18



Degg


'Astaga, kenapa dengan jantung gue ini dan kenapa gue ga sadar kalo gue megang tangan dia. tapi kenapa gue deg degan cuman megang tangan dia?' batin david


Syifa seakan tersadar lalu menarik tangannya dari david.


David menjadi salah tingkah, lalu ia meminta maaf dan juga untuk menghilangkan rasa gugup nya


"Emmm.. m-maaf ya gue nggak sengaja" ucap david gugup


"I-iya nggak papa kok" jawab syifa juga gugup


"Ehem.. udah ayo naik, udah jam 07:15 kita udah telat 10 menit nih" ucap david


Syifa yang mendengar sudah jam tujuh lebih lima belas menit langsung panik.


Dan ia langsung menaiki motor david


"Ayo cepet vid, kita udah telat banget ini elah. woyyy cepetan!!" teriak syifa dengan muka panik


David yang mendengar teriakan syifa pun langsung menyalakan motornya dan melajukan motornya.


Tapi sebelum itu, ia bilang kepada syifa


"Lo pegangan, soalnya gue mau ngebut karena kita udah telat, ngerti" ucap david


Syifa hanya menjawab dengan anggukan dan langsung memeluk david dengan erat.


'Degg


'ya ampun jantung gue kenapa lagi ini' batin david


Syifa yang merasa david tidak menjalankan motornya pun protes


"Vid, lo gimana sih kenapa belum lo jalanin motornya. kita udah telat ini bege" kesal syifa


David yang tersadar pun langsung melajukan motornya


Skipp


Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di parkiran sekolah.


Syifa langsung turun dari motor buru buru dan langsung berlari ke arah gerbang sekolah.


David yang melihat itu hanya geleng geleng kepala dan menyusul syifa.


Sesampainya mereka di depan gerbang sudah ada guru yang menunggu murid yang datang terlambat.


"HEHH KALIAN BERDUA! KENAPA KALIAN TELAT! INI UDAH JAM BERAPA HAH!! DAN KENAPA KALIAN BISA DATANGNYA BARENG?! OHH APA JANGAN JANGAN KALIAN PACARAN YA! NGAKU KALIAN!!" ucap guru bk yang bernama bu lina


Syifa yang di tuduh seperti hanya memasang wajah kesal, bisa bisa nya ia di tuduh berpacaran dengan manusia es ini.


"Kita nggak pacaran kok bu, kita bareng ya karena kita searah" jawab david


"HALAH KALIAN INI PASTI BOHONG KAN?!! NGAKU!! JAMAN SEKARANG KN GITU NGGAK MAU MENGAKUI KALAU MEREKA PACARAN" kata bu lina


Mereka berdua hanya memutar bola malas.


'ck, ni kapan masuknya sih. bacot mulu nih guru' batin syifa


'Bacot banget' batin david


"KENAPA KALIAN DIAM?!! BENER KAN KALIAN PACARAN?!!" tuduh bu lina


"HALAH KAMU MANA MAU NGAKU!! SUDAH LAH KALIAN MASUK TERUS HORMAT DI LAPANGAN!!" ucap bu lina


"Whattt?!!! hormat di lapangan panas panas gini? ihh ogah gue" bantah syifa


"KAMU TIDAK MAU?!! MAU IBU TAMBAH HUKUMANNYA HAHH!!!" ucap bu lina


"Ck, kelamaan sih lo tinggal jawab iya kek" ketus david


"Iya bu kita jalanin kok hukumannya" lanjut david


Syifa yang mendengar itu membulatkan matanya.


"Hahhh nggak nggak gue nggak m-m..." ucapan syifa terpotong karena david sudah menarik paksa syifa untuk menuju lapangan guna melaksanakan hukumannya.


Setelah mereka berdua sampai, langsung syifa menarik tangannya dan berkata, "Ehhh maksud lo apa hah!! gue kan nggak mau ngejalanin hukumannya!! kalo lo mau tinggal lo aja yang jalanin nggak usah ngajak ngajak gue!!" ucap syifa marah


"Ck, heiii.. tinggal jalanin aja kenapa sih daripada tadi lo adu bacot mulu sama tu guru malah bukan nya selesai masalahnya malah bikin tambah rumit dan hukuman lo jadi tambah" ucapan david membuat ia terdiam


Tidak mendapat respon dari syifa pun hanya acuh, lalu ia menjalankan hukumannya.


Syifa pun sama menjalankan hukumannya.


Sudah 15 menit mereka berdua berdiri di lapangan dengan panasnya terik matahari.


Peluh keringat syifa sudah membanjiri wajahnya dan kepala nya pusing mungkin efek ia belum sarapan tadi.


David yang melihat syifa seperti sedang menahan sesuatu, hanya bisa diam tapi menyiratkan kekhawatiran.


Karena tidak kuat untuk menahannya, akhirnya syifa pingsan.


David yang mengetahui syifa akan pingsan pun dengan sigap menangkap tubuh gadis itu.


"Heii.. bangun, lo kenapa?" tanya david sambil menepuk pipi nya


Tidak mendapat respon, akhirnya ia panik dan langsung membawa syifa menuju uks


Dengan langkah yang lebar dan perasaan khawatir ia tidak memperdulikan tatapan dari siswa siswi yang berlalu lalang di koridor.


Yang ia pedulikan hanya syifa nya baik baik saja.


Sampai nya di depan pintu uks ia menendang pintu uks


'BRAKK


Orang yang berada di dalam pun kaget. Mereka kaget karena mendengar suara tendangan dari pintu dan orang yang menendang pintu uks.


"Woyy.. cepet bantuin ini jangan cuman liat doang" teriak david


Semua orang yang berada disitu akhirnya dengan cepat membantu david untuk memindahkan tubuh syifa ke kasur.


"Cepet periksain dia dengan benar, gue nggak mau kalo dia kenapa napa. kalau sampai dia kenapa napa, kalian habis di tangan gue" ucap david dingin


Semua pmr pun langsung menganggukan kepala nya cepat.


David pun keluar dari uks, ia ingin agar semua pmr bisa mengecek syifa dengan tenang tanpa ada rasa takut.


'Hufttt.. gue kenapa dah, kenapa gue bisa se khawatir ini sama dia' Batin david


15 menit kemudian pintu uks terbuka


'Cklek