Asyifa

Asyifa
Part 4



"EHEM"


Deheman itu menghentikan obrolan mereka berdua. Lalu mereka berdua melihat siapa yang berdeham tadi.


Degg


'Astaga janutungku' ucap syifa dalam hati saat melihat siapa yang ada didepan nya.


'Nikmat mana yang engkau dustakan' kata Intan dalam hati sambil menatap cowok yang didepan nya.


Ya mereka adalah David dkk. Masih ingat bukan siapa itu David dan Teman temannya?


"Ehem, biasa aja dong lihatnya. Kaya ga pernah lihat cowok ganteng aja" sindir Dion


Syifa tersadar dari lamunan nya, dan menatap tajam siapa yang tadi berbicara.


"Hehhh!! Lo ngapain si disini ganggu kita berdua aja!! Dan apa lo bilang?!! Ga pernah lihat cowok ganteng? Helloooooo!!! Gue tiap hari lihat kaliiiii!!" Jawab syifa teriak


"Ya biasa aja dong ga usah teriak teriak. Gue ga budek kali!" Ucap Putra sambil mengusap telinganya yang berdengung.


"YA KALIAN NGAPAIN DISINI!! NGIKUTIN KITA BERDUA YA! IYA GUE TAU GUE CANTIK TAPI GA USAH GITU JUGA KALI" teriak syifa


Intan yang tersadar dari lamunan nya. Ia menatap heran kepada syifa, mengapa ia teriak teriak tidak jelas.


"Ehh.. ngapain lo teriak syif, kaya dikejar singa kelaparan" ucap Intan


"Heh dugong, lo bilang apa?!! Emangnya lo dari tadi ngapain ga lihat apa yang terjadi!" ketus syifa


"Hehehe.. sorry gue dari tadi liatin cogan yang didepan gue, hehe" bisik Intan


"Apaa!!! lo bilang dia cogan?!!! Hellowww!!! dia cogan dari mana! muka kek pantat ayam gitu dibilang cogan!! teriak syifa


"HEHH!! ONTA!! LO BILANG MUKA GUE KEK PANTAT AYAM?!! GANTENG GANTENG GINI DISAMAIN PANTAT AYAM!!" bantah Dion


"Idih emang gue ngomongin lo! engga kan. tapi kalo ngerasa ya alhamdulillah deh ga perlu gue cape bilang" jawab syifa ketus


"Anj-...." ucap Dion terpotong dengan suara Galih


"Berisik! bisa diem ga sih!! sehari aja kalian ga usah teriak-teriak ga jelas!" ucap galih yang sedari tadi diam menyaksikan adu bacot teman dan perempuan aneh.


Keduanya terdiam mendengar suara Galih.


"Hehehe, maapin bebep" ucap Dion alay


"Jijik" kata David


"Ya allah, kenapa hamba mempunyai teman seperti ini muka datar, sifat dingin tapi sekali ngomong jleb" dramatis Dion


"Brisik!! kita disini mau ikut duduk boleh apa ga?" tanya Galih


"Boleh"


"Nggak"


ucap Intan dan syifa. membuat David dkk bingung.


"Yang bener yang mana?" tanya Putra


"Iya boleh kok, tinggal duduk aja" jawab Intan dengan senyum senyum sendiri


Lalu mereka duduk di meja yang ditempati Syifa dan Intan.


"Siapa yang mau pesen ini?" tanya Dion


"Bakso sama es teh aja" jawab Putra


"Oke, tunggu babang ya" ucap Dion alay


Tidak lama kemudian, pesanan mereka datang.


"Ini makanan mu tuan" ucap Dion seperti pelayan


"Cocok lo jadi pelayan" tawa Galih


"Sialan" desis Dion


"Udah. Makan" kata David


"Ck. ngomong jangan pendek pendek amat napa" bantah Dion


"Berisik!" ucap David dingin


Suara David membuat Dion diam. Akhirnya mereka makan dengan tenang. Suara Syifa membuat David dkk memberhentikan acara makan mereka


"Ck. Sampai lupa disini masih ada manusia. Kita mah apa cuman butiran debu" sindir Syifa


"Ya ampun, kita lupa kalau masih orang disini. Kirain udah pergi" Jawab Dion santai


"Udahlah, kita pergi aja ntan. Daripada disini bikin gerah" ucap syifa sambil menarik tangan intan.


Tapi langkah mereka berhenti mendengar suara dari Dion


"Ehh.. ehh.. duduk dulu kita kan belum kenalan" ucap dion


"Harus?" tanya Syifa


"Isss.. lo jangan gitu dong, sapa tau kita kenalan dengan mereka ada yang nyantol" bisik Intan


Syifa memutar bola malas. Selalu saja begini jika menyangkut laki-laki pasti Intan nomor satu.


"Oke. Cepetan jangan kelamaan gue ada urusan" ketus Syifa


"Iye iye. Oke mulai dari gue, nama gue Dion saputra biasa dipanggil Dion atau sayang boleh" ucap Dion sambil mengedipkan matanya ke Intan.


Intan yang melihat itu membuat pipinya memanas.


'ck, selalu saja begini' ucap syifa dalam hati


"Kalo gue Galih Aldino" ucap Galih


"Gue Putra Alfarizi" ucap Putra


"David Erlangga" ucap david dingin


"Ok, sekarang kalian" kata Dion


"Perkenalkan nama gue Intan Kusuma" jawab Intan


"Putri laila asyifa" ucap syifa malas


'Cantik' batin David


"Woww.. nama lo panjang juga yaa" ucap dion kaget atau pura-pura kaget.


"B aja" jawab Syifa


"Ok, ga ada yang lain kan. Gue pergi dan buat lo intan kalo masih mau disini sama mereka silahkan" ucap syifa lalu pergi meninggalkan mereka


"Ehhh.. gue ikut lo, tungguin woyyyy" teriak intan