Alana

Alana
Chapter 34



Sepeninggal Dimas, Alana mulai memasuki ruangan kelas untuk menunggu dosen. Hanya saja dasar teman-temannya pada julid senang banget ngegodain dirinya.


"Ciee ada pasangan baru nih" Teriak Rio mengalihkan perhatian yang lainnya.


"Iya nih pj (Pajak jadian) dong" Timbal Mimi.


"Kok kak Dimas mau sama lo Al" Tanya Nisa yang memang kurang menyukai Alana.


"Ya bisa lah, siapa yang nggak mau sama yayang Obi" Sahut Obian membela Alana dan mendapat sorakan dari yang lain.


"Kenapa lu pada sirik sama gue" Sahutnya sambil bertolak pinggang "Tenang yayang Alana, Obi akan selalu ada ngebelain" Sambungnya sambil menepuk-nepuk dadanya.


"Pletakk, Gila yah lo! Alana udah jadi milik Kak Dimas lah" Seru Tina sambil menjitak kepala Obi.


"Yah nggak papa, yang penting kalau putus bilang-bilang yah Alana. Biar gue bisa temenin" Sahutnya kocak dan ditertawakan oleh Alana beserta anak-anak lain. Obian memang sosok yang selalu buat kelas menjadi hidup. Sehari saja tanpa pemuda itu kelas akan terasa hampa, terutama saat belum ada dosen seperti sekarang.


Tapi tak sampai disitu, masih banyak kata-kata yang keluar dari temannya. Hal ini membuat Alana sangat malu. Akhirnya dia langsung berjalan cepat kearah bangku kosong sambil berpura-pura membaca buku untuk menyembunyikan rasa malunya.


Selang beberapa saat Sinta, Nadiya, dan Ika bersama memasuki ruangan sambil mengambil posisi duduk didekat Alana. Maklum lah sejak ospek sampai sekarang mereka selalu duduk berdekatan.


"Woy Al, tumben-tumbenan lo baca buku sampai rapet banget kyak gitu" Tegur Sinta dengan suara cukup kencang yang otomatis dapat didengar anak-anak lain dalam kelas.


Mendengar penuturan Sinta barusan Alana hanya bisa merutuki gadis itu dalam hati "Stttthh jangan brisik napa sih lo" Seru Alana sambil menaruh jari telunjuk didepan bibirnya.


Sinta yang belum mengerti dengan situasi yang terjadi makin tambah kebingungan "Kenapa sih lo, kesambet yah pagi-pagi gini"


"Aduh Sinta bisa nggak sih ngomongnya nggak usah keras-keras gitu. Mereka pada liatin ke arah gue dong" Protes Alana sambil mengintip ke arah yang lain.


"Ada apa sih Al" Tegur Nadiya mulai ikut penasaran.


"Sini lo bertiga lebih deket ke gue" Pinta Alana yang diikuti temannya.


"Kita ngapain sih pake acara rapet banget kyak gini" Protes Sinta.


"Udah diam aja kita dengerin dulu apa yang mau diomongin Alana" Kata Ika yang akhirnya dituruti Sinta.


"Oke jadi gini tadi pagi gue ke kampus bareng Kak Dimas terus anak-anak pada ngomong gue gitu sepanjang jalan sampai ke kelas" Cerita Alana.


"Lah bukannya itu udah hal biasa yah? kan ini bukan kali pertama lu dianterin Kak Dimas" Potong Nadiya.


"Ihh diem dulu Nadiya, gue belum selesai" Protes Alana.


"heheh maap"


"Oke lanjut yah, jadi tadi beda. Soalnya sepanjang jalan Kak Dimas megangin tangan gue terus bahkan tadi didepan kelas ngegodain gue lagi makanya anak-anak makin heboh" Jelas Alana.


Kerutan didahi Sinta timbul "Bentar kok sampai pake acara pegangan tangan"


"Lo pacaran yah sama Kak Dimas" Tebak Ika. Alana hanya mengangguk tanda membenarkan.


"Sinta" Bisik Alana penuh penekanan.


"Maaf maaf, gue cuman kaget aja. Lo kok nggak cerita sama kita-kita"


"Yeee ini kan gue lagi cerita dodol" Jawab Alana yang hanya dibalas cengengesan.


"Kapan jadiannya Al" Tanya Nadiya.


"Semalam waktu ulang tahun gue dia kerjasama teman-temannya dan orang tua gue"


"Kok bisa" Tanya Ika


Akhirnya Alana menceritakan semua kejadian semalam. Mulai dari dia ditelfon Aldo, orang tuanya yang tak terbangun ketika dia keluar, sampai Dimas datang ke kantor Papanya untuk meminta izin.


Tak lama kemudian Bu Erni memasuki ruangan. Alana pun mengakhiri ceritanya sampai disini dulu. Maklum dosen kali ini terkenal akan ketegasannya. Jadi harus benar-benar paham kalau ingin nilai yang baik.


.


.


.


.


.


Akhirnya selesai juga chapter ini. Oh iya ini gue kenalin sahabat-sahabat Alana, sebenarnya gue mau up dari kemarin-kemarin tapi pas gue udah selesai, eh filenya malah ilang jadi deh gue ngetik ulang.


Oh iya ini nih gue mau kenalin sama sahabat-sahabat Alana



Caitlin Halderman - Sinta


Ananta



Cut Syifa - Nadiya Azzahra



Steffi Zamora - Ika Amalia


See you guys ❤❤❤🙋