
"Gimana kemaren Alana nya??" tanya Dela.
"Murid baru itu nembak dia!!" jawab Ravid.
"Trus...trus??".Dela sudah tidak sabar mendengarkan soal jawaban Alana.
"Di tolak!!".Mendengar jawaban Ravid ,Dela yang awalnya girang mengubah raut wajahnya,"*Nggak Kamu hasut kan??".
"Nggak sayang*!!" jawab Ravid yakin.
Meskipun kemaren Ravid sudah menyatakan cinta kepada Alana,dan berkata Dela hanya pelarian.Tidak mudah baginya untuk meninggalkan Dela begitu saja,baginya Dela segalanya,karena Dela selalu ada disaat suka maupun duka.
Melihat Ravid yang melamun sambil memandanginya,Dela agak merasa aneh."Kamu kenapa sayang??".Tapi tidak dijawab oleh Ravid.
"Apa Aku salah telah mengkhianati Kamu??" fikir Ravid.
Dimana mana seseorang yang mengkhianati pasangannya itu sudah pasti salah,tidak peduli alasan apapun.
"Kamu sakit??" tanya Dela meraba kening Ravid.
Dengan sigap Ravid mengeggam tangan Dela dengan erat,dan menempelkan didadanya.Genggaman itu sangat erat,seperti tidak akan dilepaskan.
"Aku sayang sama Kamu!!".Ucapan itu sudah berulang kali keluar dari mulut Ravid.Tapi yang namanya kata cinta belum pernah terucap selama mereka pacaran.Dela hanya bisa memaklumi,baginya perhatian Ravid selama ini sudah lebih dari cukup untuk membuktikan cinta.
Bukan tidak bisa mengucapkan kata cinta,namun karena yang dicintainya bukan Dela.Itulah alasan Ravid yang sebenarnya.
"Aku juga sayang sama Kamu!!" balas Dela.
\*
Dikelasnya Alana masih seperti kemaren,bersikap acuh tak acuh kepada Angga.
Ingin sekali rasanya Angga meminta maaf,tapi takut Alana bertambah marah.Dia benar benar rindu saat saat kebersamaan dengan Alana.Tanpa sadar setetes air bening keluar dari pelupuk matanya.
Alana tidak sengaja menoleh ke arah Angga.Dia menjadi tidak tega melihat Angga menangis.
Alana mengangkat tangannya hendak memegang pundak Angga.Tapi niat itu dia urungkan,mau bagaimanapun juga luka yang diberi Angga jauh lebih perih.
Ketika jam istirahat,suananya begitu berbeda.Mereka biasa pergi ke kantin berbarengan, sekarang memilih untuk melakukan aktivitas masing masing.
Alana tetap memilih ke kantin,perutnya sudah keroncongan.Sementara Angga memilih untuk pergi ke aula,bermain basket.Setelah ujian kenaikan kelas,akan diadakan pertandingan basket.Angga berharap dia bisa mengikuti pertandingan itu.
Dikantin Alana melihat Ravid, tiba tiba saja dia meninggalkan bakso yang belum sempat ia makan.
Untuk sekarang ini menjauhi Ravid lebih baik, apalagi Ravid kekantin tidak ditemani Dela.
"Aku mau ke kelas Kak!!" ucap Alana saat Ravid berdiri didepannya.
"Ayo kita bicara sebentar!!!" ajak Ravid.
"Maaf Kak,Aku nggak bisa!!" tolak Alana.
"Aku udah berusaha kembali kepada Dela.Tapi disaat melihat Kamu,cinta itu semakin besar!!".Alana yang awalnya sudah berniat untuk pergi, menghentikan langkahnya."*Kalau gitu jangan pernah lihat Aku lagi Kak!!".
"Tapi Aku nggak bisa*!!" bantah Ravid.
"Bisa kok!! contohnya seperti sekarang!! Kakak bisa biarin Aku pergi!!".
Cinta Alana memang hanya untuk Harris.Jangankan Ravid, sahabat dari Harris yang juga pacar dari sahabatnya,Dela.Angga saja yang tidak ada hubungannya dengan Harris maupun sahabatku tidak dia terima.
Ravid meninju dinding saat Alana pergi.Kebetulan Angga habis dari kantin membeli minuman,dia melihat Ravid.Bukan hanya Ravid, ternyata Angga juga melihat Alana.Bahkan dia mendengar semua pembicaraan Ravid dan Alana.
"Gue nggak akan kasih tau cewek Lo!! karena itu hanya akan menjadi masalah buat Alana!!".
Ravid kaget,saat dia menoleh kebelakang Angga sudah berdiri tidak jauh dari sana.
"Lo lakuin ini semua demi Alana??" tanya Ravid.
"Iya!! karena Gue tulus mencintai dia!!!" jawab Angga sambil menepuk dadanya.
"Gue yang bakal dapatin dia!!" ternyata Ravid ngotot juga orangnya.
"Gue nggak akan pernah halangin Lo.Tapi ingat persahabatan antara Alana dan cewek Lo!!". Ucapan Angga membuat Ravid sedikit tersinggung.Sebuah tinju mendarat di pipi Angga.
Angga memegang pipinya yang terkena oleh tinju Ravid,"Terima kasih!! karena sudah memperingatkan Gue untuk berjuang lebih keras lagi!!".Lalu Angga pun pergi meninggalkan Ravid.
Sementara itu Ravid masih berdiri dengan amarahnya.
\*
**Hai semua...pembaca novel Alana.Bantu vote nya dong....!!.
Ada yang nggak tau cara vote??.
Gampang kok,kumpulkan point' atau koint sebanyak mungkin, setelah itu klik vote.Mohon bantuan nya ya...