Viza

Viza
Eps 95



Pagi yang cerah setelah selesai bersiap ke tempat kerjanya namun pak abbas masih tertidur dan ia pun bingung karena tak sepertinya pak abbas kesiangan, buk anna pun berjalan ke arah viza kebetulan berdiri di depan kamarnya, buk anna terheran heran dengan viza ia seperti sudah siap berangkat ke tempat kerja barunya, lalu buk anna bertanya dengan wajah kebingungan


"Kamu mau kemana sepagi ini?" tanya buk anna


"Pergi kerja lah buk" jawabnya dengan santai


" kok bapak masih tidur ya buk" sambungnya lagi


Buk anna tertawa terbahak bahak karena saking semangat viza sehingga ia lupa karena hari ini hari minggu dan tentunya itu hari libur, namunviza masih tak menyadari kenapa buk anna tertawa melihatnya, lalu si kembar pun datang


"Kakak mau kemana?" tanya si kembar


" kakak mau berangkat kerja sayang" jawab nya dengan nada santai, namun si kembar juga ikut tertawa


"Kamu mimpi atau kecanduan kerja? Masak iya hari minggu kamu gak sadar" ucap andra yang terbangun, dan setelah menyadari viza berlari ke kamarnya dengan wajah sangat merah, ia merasa malu karena mendengar ucapan dari andra, sesampai nya di kamar ia pun mengganti bajunya dan setelah selesai ia selalu menyoceh dengan kesalahannya


"Begok amat sih ku za, bikin malu aja" ucapnya dengan kesal seraya menggerutu, si kembar kemudian masuk ke kamar viza


"Hahaha mangkanya kakak jangan kerja mulu jadi lupa kan kalo hari ini hari minggu" ucap kembar meledek viza, karena kesal viza langsung menutup pintu kamarnya dan ai kembar pun berbalik badan dengan wajah kusut.


" ttuuttt... Ttuuttt" berdering


"Haloo za ..." jawab ayunda dengan suara serak


"Kamu masih tidur yun? Ajak aku jalan dong kesal nih udah beres beres mau kerja eh lupa kalo hari minggu kan jadi di ketawain orang serumah" ucap viza


" hahaha rasain kamu za" balas ayunda dengan tertawa


" yaudah aku mau mandi dulu, trus berangkat ke sana" sambung ayunda dan kemudian menutup terlpon tanpa mengucap salam.


Wajah viza kembali sumringah karena mendengar ucapan ayunda lalu ia berlarian ke arah buk anna yang kebetulan sedang menyiapkan sarapan dan viza meminta izin kepada buk anna karena ia akan pergi jalan jalan dengan ayunda dan buk anna pun mengizinkan viza lalu memberikan viza uang belanja viza dengan wajah polos tanpa berdosa ia cengar cengir kepada buk anna lalu pergi ke kamar untuk bersiap siap.


Andra yang mendengar ucapan viza kemudian ia langsung mengirimi viza pesan karena andra sedikit penasaran kemana viza dan ayunda akan pergi, namun viza tak membalas pesan dari andra lalu setelah lama menunggu balasan dari viza andra pun menaruh ponsel genggamnya dan duduk di teras rumah karena ia juga merasa kesal.


Tak lama kemudian ayunda pun datang andra yang terkejut melihat ayunda tepat berhenti di depannya, namun ayunda tak menyapa andra dan ayunda langsung masuk ke dalam rumah lalu bersalaman dengan buk anna, dan ayunda tak melihat viza kemudian ayunda masuk ke kamar dan melihat viza yang sudah selesai berhias sembari menunggu ayunda, ayunda masuk ke kamar viza lalu mengejutkan viza dan seketika ponsel genggam viza terlempar dari tangannya.