
Langit yang sangat cerah terlihat dari dalam rumah , viza pun mengambil handuk dan pergi untuk mandi setelah beberapa menit viza pun selesai , tak lama kemudian loli juga menyusul
" kita kabur aja yuk za " sembari merapikan rambut nya
" gimana cara nya lol ? Emang lu tau daerah sini ? Emang lu punya duit ? Jawab viza
" tapi kita coba aja ntar malam lol , kalo sekarang susah di luar ada yang jagain kita " jelas loli
" iya ntar malam kita coba lol " jawab viza
Datang lah seorang cewek yang tak di kenal dengan membawa barang pakaian , dan ternyata dia yang akan menjaga dan tinggal bersama mereka ,
" tak ada cara untuk keluar dari sini za " rengek loli
" udah tenang aja pasti ada caranya kok " jawab viza
Malam pun tiba , viza dan loli berencana untuk mengambil telfon genggam milik wanita itu , dengan niat ingin meminta bantuan
" eh lu jagain dia lol , gue yang akan ngambil ponsel nya" ujar viza
" ok lu hati hati jangan berisik Za "
Dengan berjalan lambat viza berjalan ke arah ponsel yang terletak di atas meja , viza pun mengambil ponsel genggam itu , tapi ketika viza berbalik tiba tiba wanita itu terbangun dan memegang kaki viza
" eh lu ngapain ? teriaknya
" eh gak kok kak " viza terkejut mendengar teriakan
" kembaliin ponsel gue ,oo jadi lu diam diam ngambil ponsel gue , mau nelfon siapa lu ha?
Wanita itu memegang tangan viza dengan kuat sehingga meninggal kan bekas luka dari kuku wanita itu
" lu gak kenapa kan za ? Sambil meniup tangan viza
" gak apa apa kok lol " ujar viza kesakitan
Tapi mereka terus berusaha , dan timbul lah ide cemerlang, viza membisikan ke telinga loli untuk berjalan dengan lambat ke arah pintu belakang
" ayok lol kita pelan pelan jangan berisik " jawab viza
" lu ikutin gue dari belakang ya " jelas viza
Setelah mereka sampai ke tempat yang di tuju
" lu ambil apa aja lol untuk buka pintu nya " menunjuk ke arah dapur
" tunggu ya , ha ini gue ketemu " jawab loli
loli berusaha mencari di sekeliling nya , dan tak di sangka loli menemukan sebuah pisau yang di letak kan di atas jendela dapur
Dengan berusaha mereka berdua mencongkel pintu , dan akhirnya mereka berhasil keluar dari pintu itu , dengan wajah yang sangat senang mereka mencoba berlari mencari jalan keluar
" eh di sana za ada jalan keluar" jawab loli
Tanpa berpikir panjang mereka pun berlarian ke arah jalan itu
Tapi keberuntungan tak berpihak kepada mereka
Dengan tiba tiba toni datang mengejar mereka
" mau kabur kemana kalian ?
sekumpulan laki laki yang datang bersama toni, memaksa viza kembali ke tempat penyekapan
" lepasin gue , biarin gue pergi dari sini ton , apa lu gak mikir kalo lu udah keterlaluan sama gue yang sahabat lo sendiri " jelas viza
Viza yang berusaha menyelamatkan diri, mencoba melepas pegangan dari orang orang tersebut ,
" lepasin gue " teriak viza
" lu gak bakalan bisa kabur dari sini , percuma lu teriak gak ada yang akan denger lu" jawab toni
" lu jahat banget ton , emang gak punya perasaan lu " jawab loli
" udah lu diam aja " bentak toni
Mereka mencoba menyeret mereka berdua