Viza

Viza
Eps 4



Setelah dua hari berlalu wajah yang tampak pucat badan yang sedikit panas, terlihat viza yang tertidur dengan lemah nya ,,


" eh ayok makan dulu ntar lu sakit " ucap teman viza


Tapi viza tak juga bangun dan teman nya pun kembali mengusap kening viza


" eh lu sakit , gimana ini kita lagi gak punya uang , " terlihat cemas


Temannya pun pergi untuk memberi tahukan kepada penjaga di luar kalo viza sedang sakit


Datang lah toni dengan membawa obat , masuk ke dalam kontrakan, toni pun melemparkan obat dan langsung pergi


" dasar gak punya hati nurani " guman teman viza


Viza pun bangun dan meminum obat yang yang di berikan toni , dan viza pun melanjutkan tidurnya


Pagi pun datang di iringi dengan suara motor d luar kontrakan


Viza yang terbangun melihat ke arah jendela


" aku masih gak ngerti kenapa toni jadi gini , kenapa si harus berbohong " gumam dalam hati


" tok tok tok "


"Lu udah mendingan za ??"


Tanya teman viza


" udah kok " menjawab dengan pelan


Teman nya pun kembali keluar


Viza yang teringat kedua orang tuanya ia kembali meneteskan air mata sehingga kedua mata nya sembab


" aku gak mau orang tua ku malu kalo aku disini di tipu "


" aku juga gak mau orang tua ku sedih " selalu bergumam


Tak lama kemudian toni pun datang dan menyuruh viza untuk bersiap , setelah viza lselesai toni membawa viza ke tempat yang di mana ada sekumpulan bapak bapak berbadan besar dan di sana terdapat banyak orang yang ternyata juga senasib dengan viza


" kenapa bnyak orang di sini ton ? Tanya viza


" itu mereka anak baru kayak lu , lu dengerin aja apa kata bapak bapak itu , lu jangan salah paham sama gue , gue bukan orang yang mau jahatin lo kok " jelas toni dengan rasa bersalah


Dan ternyata di ruangan sana bapak bapak berbadan besar itu menjelaskan kalo apa yang sudah di katakan orang yang telah membawa mereka itu memang salah , tapi mereka melakukan nya demi kebaikan ..


Viza dan orang orang yang ada di ruangan sana mendengarkan penjelasan bapak itu, lalu bapak itu mendekati viza


" jangan membenci teman mu , dia melakukan nya demi kebaikan mu hanya saja caranya yang membawa mu ke sini " jelas bapak itu


"kalian semua sama aja " gumam dalam hati


Mereka yang telah di tipu meninggal kan kedua orang tua dan keluraganya berharap besar anaknya sukses di perantauan , tapi apa malahan mereka di beri pekerjaan yang tak jelas , mereka hanya menyuruh para orang yang telah di tipu juga melakukannya seperti apa yang mereka lakukan


" jadi gue juga harus nipu orang lain juga ?


Emang gak ada otak ya mereka semua " hanya bergumam


Tak lama kemudian mereka pun selesai dan kembali ke kontrakan


Dan di sana viza tidak terlalu di kekang tapi viza tidak boleh memegang ponsel genggam milik nya , viza hanya d awasi tanpa boleh bertanya apapun kepada mereka .


Viza pun diam diam mencoba mengambil ponsel genggam milik orang di kontrakan itu dengan niat ingin menghubungi kedua orang tua nya , tapi semua sia sia viza ketahuan oleh mereka , dan ke esokan harinya mereka memindah kan viza k tempat lain dan jauh dari tempat yang sudah ia tinggali , viza tidak tau dmana alamat nya dan di sana viza berpikir ia tak akan pernah bisa kembali pulang .