
Suara bising terdengar dari dalam toko, membari memilih milih baju mana yang akan di beli Viza menemukan baju yang cocok untuk nya dan memperlihatkan kepada buk anna dan loli
" lol kalo yang ini bagus gak ? Tanya viza
" waaah bagus za gue juga mau " jawab loli
" hiiihh lu cari yang lain dong , jangan samain sama gue " canda viza
Buk anna hanya tersenyum melihat kedua anak gadis cantiknya, tak lama memilih loli juga menemukan baju yang bagus untuknya
" ibuukk kita boleh beli yang ini gak " rengek loli
" hehehe iya sayang boleh , kalian pilih aja yang kalian suka , kalo udah di pilih kita langsung bayar" jelas buk anna
Buk anna seorang ibu yang baik, memperlakukan viza dan loli seperti anak sendiri
" haa ini bagus nih " ucap andra memilih satu baju yang tepat di hadapannya
Beberapa baju dan celana sudah di pilih andra , andra berjalan seraya memegang baju yang akan di pilihnya. Sesampai nya di kasih andra tanpa sengaja bertemu dengan viza, tepat di hadapan nya Viza yang terlihat sangat cantik seraya merapikan rambutnya.
" kalo jodoh gak kemana " gumam toni yang terdiam melihat kecantikan Viza
Tanpa di sadari andra, loli berdiri tepat di samping andra, karna sudah terlalu lama meperhatikan Viza, karna kesal loli mendorong andra.
" wooyy kalo bengong jangan di sini , lu gak lihat berapa antrian yang udah lu potong " ucap loli menunjuk ke belakang andra
Viza yang tersenyum melihat tingkah loli seketikah mengalihkan pandangan andra,
" haduuhh lu cantik banget " gumam andra yang tak menghiraukan loli
" yeeee masih bengong, budek nih cowok , dasar cowok aneh " ucap loli yang kesal kepadanya
" iiihh sayang gak boleh ngomong gitu " ucap buk anna yang tiba tiba menghampiri loli
" maafin anak ibuk ya nak " ucap buk anna kepada andra yang merasa bersalah atas ucapan loli
" hmm iya buk, saya yang salah buk langsung motong antrian nya dia " jelas andra
Tiba tiba Viza mendekati loli yang berada tepat di samping andra, tak mau loli membuat keributan Viza merakul loli untuk jarak dengan andra
" maafin kita ya yang dari tadi ribut terus " ucap viza seraya tersenyum kepada andra
" oh iya kita belum kenalan " ucap andra
" karna masih kesal loli memegang tangan Viza agar tak membalas tangan andra dan membawa Viza pergi menjauh darinya. Viza berteriak menyebutkan namanya, karna sangat senang andra juga berteriak memperkenalkan namanya.
" nama gue Viza , namalu siapaaa? teriak viza
" nama gue andraaa , salam kenal ya " ucap andra
Setelah buk anna selesai mebayar belanjaan mereka , buk anna mengajak ke suatu tempat
" kita ngapain ke sini buk? Tanya viza
" udah kalian pilih yang mana aja " ucap buk anna yang ingin memebelikan mereka ponsel genggam
" ini seriusan buk , kan harganya mahal buk" ucap viza yamg tak enak hati kepada buk anna
Buk anna mendorong mereka masuk dan menyuruh memilih mana yang mereka suka , setelah di pilih buk anna sembari membayar ponsel genggam tersebut. Setelah puas berbelanja tak terasa perut sudah keroncongan
" kita pergi dulu , setelah makan kita langsung pulang " ucap buk anna
" iya nih buk , perut loli laper banget buk " rengek loli
" dasar tukang makan " ledek viza
Tak ingin berlama lama mereka masuk ke suatu rastoran , tanpa di sengaja bertemu kembali dengan andra
" nak kamu juga disini ? Kebetulan sekali kita makan bareng aja di sini " ucap buk anna
" haduuh gue ketemu lagi sama cewek idaman gue " gumam andra
Tak ingin menyiakan kesempatan andra langsung duduk di samping Viza. Jantung yang berdebar sangat kencang membuat andra gemetar duduk di samping viza. Menoleh ke hadapan andra sembari memberikan buku menu
" mau makan apa ? Tanya viza
" ayo nak pilih menu makanannya " ucap buk anna yang tersenyum ke arah andra
Loli yang masih merasa kesal, memesan terlebih dahulu tanpa menghiraukan andra. Setelah semua makananan sudah berada di depan mereka , tanpa berlama lama mereka langsung melahap nya