
Toni yang masih merasa kesal duduk termenung di sofa tamunya, karna sebelumnya juga cemas kalo andra juga akan kabur seperti Viza dan loli. Setelah menghabiskan dua botol minuman tak sadar toni tertidur di sofa tersebut.
" udah tidur aja nih anak , kasihan juga ngeliat dia karna tadi gak gue ajak" gumam andra
Karna tak tega melihat toni tertidur di sofa andra mencoba membangunkan toni dan menyuruhnya untuk pindah tidur ke dalam kamarnya.
Andra sejenak melupakan permasalahannya, andra hanya memikirkan dimana dia bisa bertemu kembali dengan Viza cewek yang dia suka pada pandangan pertamanya.
" kenapa dia beda dari yang lain , gue gak pernah sebelumnya gini , apa benar dia jodoh gue " gumam andra yang mulai berhalusinasi
" haduuh dia cantik banget , cantiknya tuh pokoknya beda deh dari yang lain " gumam andra
Sepanjang perjalanan pulang ke rumah Viza tak hentinya tersenyum yang memikirkan andra , karna loli yang merasa kesal mencubit telinga Viza
" aduuh loli sakit tau , lu tega banget " rengek viza
" habis lu sih bikin gue kesal aja , dari tdi di ajakin ngomong gak nyaut udah kayak orang gila senyum senyum sendir , emang kesambet apaan sih lu di mall tadi " ucap loli
" haduuh loli sayang , kok lu yang jadi ngambek sama gue dodol" seraya mencubit pipi loli karema gemes melihat tingkahnya.
Tak lama kemudian mereka pun sampai dirumah , dan turun dengan membawa begitu banyak barang bawaan.
" pulang megeborong buk?" tanya pak abbas ke istrinya dengan senyuman manis di wajahnya
" ini anak anak beli kepeluan mereka " jawab buk anna
Dan mereka pun masuk ke dalam rumah , karna sudah seharian jalan jalan mereka terlihat sangat lelah , melangkah pelan pelan masuk ke dalam kamar
" gue mau mandi dulu lol , gerah banget gue " ucap viza
" iya nih mana bauk lagi " canda loli
" hahaha emang lu bauk , tuh ketek lu udah bauk udang " canda viza
" iiiih vizaa, tuh ketek lu bauk ikan tongkol " loli yang kembali meledek Viza
Lalu Viza masuk ke dalam kamar mandi , loli menaruh semua brang belanjaan mereka di atas kasur , loli mengeluarkan baju dan ponsel genggam baru milik dirinya itu.
Andra yang merasa kehausan berjalan menuju dapur dan membuka kulkas untuk mengambil minuman dingin. Setelah mengambil beberapa kaleng minuman andra kembali duduk di sofa tamu, andra masih teringat jelas dengan senyuman dan wajah Viza yang menurutnya begitu sangat cantik.
" gue lupa mintak no ponselnya , kalo ada kan gue bisa telfon mana tau dia juga deket di sini , gue bisa ketemuan setiap dong sama dia " gumam andra seraya memegang dadanya dan tersenyum
" gue kok bucin gini sih , iih ndra lu sadar jangan kek orang gila senyum senyum sendirian" ucap toni yang bicara sendirian
Setelah minuman ny habis andra berjalan menuju kamar mengambil handuknya untuk segera mandi karna sudah seharian berjalan jalan.
Setelah beberapa menit Viza pun akhirnya selesai mandi dan kemudian di susuli oleh loli, karna sudah merasa segar Viza berbaring di atas kasurnya tanpa menyisir rambutnya terlebih dahulu , buk anna yang berjalan menuju kamar Viza dan melihat dari pintu kamar anak nya yang sudah tertidur kelelahan
" kasian anak nya ibuk kecapek an " gumam buk anna dan kembali berjalan keluar dari pintu kamar Viza. Setelah beberapa menit dan loli pun akhirnya selasai mandi dan membaringkan tubuhnya yang lelah di atas kasur dan menyusul Viza ke alam mimpi.