
Kamar yang menurut andra begitu besar dan pemandangan dari luar jendela yang begitu indah membuatnya tak henti menggelng kan kepala tercengang melihat semua yang sedang di lihatnya.
Andra membuka lemari yang tepat berada di samping kasur tersebut dan melihat pakaian dan handuk yang tersusun rapi dia pun mengambil satu handuk tersebut dan membawa menuju kamar mandi dan sesampainya di kamar mandi tersebut dia pun terkejut
"Wah sungguh istana nyata" ucap nya
"Haduh ndra lu jangan kampungan gini"sambungnya seraya menggelngkan kepala
Dan dia pun menaruh handuknya dan langsung membersihkan diri yang lusuh tersebut.
Terdengar percikan air dari dalam kamar mandi itu tanpa di sengaja pintu kamar mandi tersebut tak di terkuci di saat andra sedang mandi tiba tiba pintu tersebut terbuka dan tanpa di sangka wanita tersebut masuk ke dalam kamar tersebut mengambil sesuatu yang berada di lemari dan dia pun berjalan melewati pintu kamar mandi yang tersebuka dan dia pun menoleh wanita itu langsung berteriak melihat andra yang berada di dalam dan andra pun terkejut mendengar suara pekikan dan menoleh ke arah wanita itu andra berlarian menutup pintu dengan keadaan tanpa berpakaian sedikit pun karna merasa malu wanita tersebut keluar dari dalam kamar dengan memejam kan matanya.
"Gila tu cewek main masuk aja kan dia jadi tau bentuk tubuh seksi gue" ucap nya
" dasar cowok gila" sambung wanita tersebut dengan serentak
Dengan wajah kesal wanita itu turun ke lantai bawah dengan melontarkan kata kata yang terdengar kasar
*
Suara gemuruh dari sepeda motor terdengar dari Luar rumah viza yang terlihat murung bersandar di belakang pintu dengan keadaan mata bengkak seusai menangis toni pun kembali ke rumahnya namun dia tak sendirian terdengar suara tawa seperti suara wanita yang sedang bahagia berbincang dengan toni viza pun mendekat kan telinganya ke arah pintu kamar dan tak sengaja toni membuka pintu dengan cara mendorongnya dan Viza pun terlempar dari pintu itu
Kemudian wanita tersebut memaksa masuk ke kamar tersebut dan dengan terkejutnya viza melihat yang masuk itu ternyata loli yang sudah menghianatinya bersekongkol dengan toni
"Gimana? Masih hidup lu? Tanya loli dengan tatapan sinis
"Ngapain lu ke sini dasar wanita xxx"
"Lu bilang apa? Dasaaarr" tiba tiba loli menarik rambut viza dengan kencang
"Eh eh udah lu ngapain emosi kek gini" toni mencoba melepaskan tangan loli dari rambut viza dan loli pun melepaskan dan menghentakkan kakinya
"Lu kali ini gak bisa kabur dari gue za, lu liat aja apa yang harus gue lakuin sama lu kalo lu berani ngebantah gue"ucap andra menengaskan kepada viza
Viza pun terdiam tak bisa berbuat apa apa dan dia hanya menunduk kan kepalanya dengan wajah ketakutan
"Sekarang lu harus istirahat dan tidur dengan puas karna nanti malam gue ada kejutan buat lu" ucap toni dengan tegas dan sebelum keluar dari kamar tersebut dia memberikan sebuah kantong plastik yang berisikan makanan untuk viza dan dia berlalu pergi dari hadapan viza.
"Dasar gak punya hati lu ton gue benci sama lu gue benci" teriak viza dengan emosi yang tak tertahan
Viza mengambil makanan tersebut dan melempar kan ke pintu kamar sehingga bertaburan.