Viza

Viza
Eps 29



Setelah sarapan semuanya habis Viza membantu loli untuk membereskan meja makan dan menaruh semua piring kotor ke dalam wastapel, loli yang mengikuti Viza dari belakang mencoba merapikan baju yang di pakai Viza


" lu sini dulu gue rapiin , biar nanti pas ketemuan gak malu maluin " ucap loli yang melihat dress yang di pakai Viza agak terlipat. Sudah seperti saudara kandung loli yang begitu sayang kepada Viza mencoba merapikan juga rambut Viza yang agak berantakan.


"Mm kalo gini kan udah cantik pas ketemu si cowok belagu itu gak malu maluin" jelas loli


Karna terharu dengan tindakan loli, viza langsung memeluk loli dan air matanya sedikit berlinang karna terharu


"Lu kenapa ih gue masih normal ya jangan aneh aneh lu " ucap loli mencoba menghibur Viza dan loli langsung menyuruh Viza kembali ke kamar untuk mengambil tas dan sepatu yang akan di pakai Viza.


Langkah viza terhenti karna ponsel genggamnya berdering karna pesan dari andra, yang memberi tahunya kalo dia akan berangkat mejemput Viza. Tangan sudah mulai gemetar dan jantung berdetak kencang


"Aduuh lol gue gerogi banget nih gimana dong " rengek viza


" udah jangan gitu , lu pokoknya jangan malu maluin , ok " ucap loli melanjutkan langkah menuju kamarnya Viza berdiri di depan kaca dan menambah lipstik nya yang sedikir hilang karna sarapan tadi. Setelah selesai Viza berdiri di depan rumahnya dan menunggu andra menjemputnya setelah menunggu beberapa saat sampai lah andra di depan rumahnya dengan pakaian yang begitu rapi dan wangi dan wajah yang begitu tampan membuatnya sangat serasi dengan Viza , tanpa berpikir panjang andra yang berpamitan dengan buk anna dan loli langsung membawa Viza pergi.


Selama dalam perjalanan andra yang agak sedikit gugup dan Viza yang sedikit gemetar, andra mencoba memberanikan dirinya untuk mengobrol dengan Viza dan ingin mengakrabkan diri agar tak terlalu canggung dan terlihat Viza di belang andra di penuhi dengan wajah yang berseri seri seraya tersenyum mendengar obroral dari andra, viza yang memakai helem tidak begitu jelas mendengar perkataan andra hanya bisa meng iya iyakan ucapan dari andra biar sedikit menyambung dengan obrolan andra


"Kita jalan kemana nih ?" tanya andra


"Gimana kalo nonton bioskop aja mau gak ? Tanya andra yang membujuk Viza untuk menonton dengannya


"Boleh juga tuh "jawab Viza dengan senyuman manisnya


Andra yang sangat hati hati mengendarai sepeda motor miliknya itu tajut akan terjadi sesuatu yang membuatnya malu dengan Viza , perjalanan yang di awali dengan rasa yang belum terbiasa dengan Viza , dan viza pun sebalik nya juga merasa sedikit canggung dengan andra, sepanjang perjalanan andra yang memikirkan topik pembicaraan mengerutkan keningnya


"haduh gue mau ngomong apa nih sama dia, kok gue jadi gini ya , biasa gak gini" gumamnya


"ya allah bantu aku untuk memikirkan topik pembicaraan ini ya allah , masak iya cowok ganteng gini harus malu maluin" sambungnya memohon


"ya udah gue bahas yang kejadian kemaren aja udah mentok nih otak gue" gumam nya


"Oh iyaa maaf soal yang kamaren pas di mall ya , udah bikin kamu kesel" ucap andra


"Hmm iya gak papa kok , lagian juga gak sengaja " jawab viza dengan nada santainya.