Viza

Viza
Eps 41



Tepat pukul 01:30 Viza terbangun karna merasa kerongkongannya mulai terasa kering namun dia merasa tak sanggup untuk merangkul gelas yang berisikan air minum di samping meja


"Agghhh" seraya merangkul gelas


Tangan yang masih gemetar menjatuhkan benda kecil di meja tersebut sehingga membuat loli yang tertidur pulas di sofa tersebut terbangun


"Vizaa lu mau ngapain??" tanya loli


"Gue haus lol" jawab viza dengan wajah bersalah


" kenapa gak bangunin gue" ucap loli yang berjalan kecil mengambil gelas yang berisikan air minum


"Kalo ada apa apa lu ngomong sama gue, jangan di tahan gue pasti bantuin lu karna lu udah gue anggap kayak saudara kandung gue" sambungnya memberikan minum ke Viza


Mendengar ucapan loli yang membuat hatinya tersentuh membuat air matanya berlinangan karna di kelilingi orang orang baik


dan tanpa di sadari loli Viza memeluknya dengan erat dan juga di balas oleh loli.


"Udah lu tidur lagi, ntar smbuh nya lama loh" ucap loli menenangkan Viza dan dia pun membaringkan tubuh nya kembali dan loli kembali ke sofa dan setelah memastikan Viza sudah tertidur pulas dan loli pun juga tertidur.


Suara bising terdengar mulai terdengar dan tak di sangka pagi pun sudah menyambut dengan terik matahari pagi loli terbangun dari tidurnya dan terlihat Viza yang sudah dari tadi duduk di kasur tidurnya


"Udah bangun lu za?" tanya loli dengan wajah bantalnya terdengar suara ketukan dari luar


Tok tok tok


"Assalamualaikum anak nya ibuk" ucap buk anna yang tiba tiba muncul di hadapan mereka


" ibuk bawain sarapan sama baju ganti, kalian sarapan dulu ya" sambungnya seraya mengeluarkan nya dari kantong yang di bawanya karna wajah masih kusut loli pergi untuk mencuci mukanya dan setelah selesai loli keluar dan ternyata di atas meja sudah tersedia sarapan yang di siapi buk anna dan mereka menikmati sarapan pertama di rumah sakit.


*


Matahari yang menyelinap masuk melalui celah jendela membuat andra terbangun karna membuat mata silau karna cahaya dan kemudian dia mengambil ponsel genggam milik nya memastikan apakah Viza sudah mengabarinya


"Lah kok masih belum ada kabar kayak nya ada yang gak beres nih" fikirnya kemudian dia bergegas membersihkan tubuhnya ke kamar mandi setelah beberapa menit dia keluar dan mengganti pakain yang rapi niat hati ingin pergi ke rumah yang di tinggali viza


Kemudian keluar dengan tergesa gesa


"Mau kemana luh ndra pagi pagi gini" tanya toni yang duduk di sofa luar dengan ponsel genggamnya


"Gaya gayaan lu pake alasan keperluan mendadak kayak orang penting aja lu" ledek toni


"Yee dasar, emang lu?" jawab andra kembali meledek toni dengan langkah panjangnya menuju motornya


"Gue pergi dulu" sambungnya berteriak seraya mendorong motornya


Andra mengendarai motornya dengan kecepatan di atas rata rata menuju rumah Viza tak lama kemudian sampai lah andra di depan rumah Viza dan disana terlihat rumah yang masih tertutup seperti tak ada kehidupan dari dalam rumah tersebut karna tak mendengar suara apapun dari dalam rumah andra mencoba untuk menanyai kepada tetangga di samping rumah Viza fia melihat ibuk ibuk yang sedang menyapu di hadapan rumah nya


"Assalamuaikum buk, boleh numpang tanya buk?


"Oh iya nak , mau nanya apa?


"Orang yang di sebelah pada kemana ya buk? Rumah nya kayak kosong gitu?" tanya anda menunjuk ke arah rumah


"Itu nak kemaren anak ibuk itu masuk rumah sakit kalo gak salah" ucap ibuk itu


Karna mendengar penjelasan ibuk itu membuat andra berlarian tanpa berpamitan dan mengendari motornya menuju rumah sakit terdekat dengan perasaan cemas kalo terjadi sesuatu terhadap viza , sesampai nya di rumah sakit andra memarkirkan motornya dan tak di sangka andra melihat loli berjalan menuju rumah sakit dengan membawa kantong kresek kemudian andra mengejar loli dan membuat loli hampir jantungan tiba tiba andra berdiri di depan nya


"Astaga kaget gue" ucap loli memegang dadanya


"Maaf maaf gue gak ada niat untuk ngagetin luh kok, oh iya siapa yang sakit lol jangan bilang itu Viza "


"Ayok lu ikut gue ke dalam" jawab loli yang berjalan menuju ke dalam rumah sakit


Sesampai nya di kamar tempat Viza di rawat loli menyuruh andra untuk masuk dan andra pun kaget yang terbaring tersebut adalah Viza dengan perasaan yang sangat khawatir andra melangkah ke arah Viza dan sontak membuat Viza kaget karna andra tiba tiba berada di hadapan nya


"Kok kamu bisa di sini?" tanya viza dan andra pun mendekati Viza dan mengusap kepala Viza dengan lembut


"Kok kamu gak ngasih tau kalo kamu sakit za dari semalam aku telfon gak kamu angkat " ucap andra dengan nada pelan


"Hmm maaf aku gak bawa ponsel jadi gak bisa kabarin kamu , maaf ya " jelas viza


Tak tega melihat wanita yang di cintainya terbaring lemah andra merangkul Viza mendekap ke dadanya yang bidang.


"Ih kamu gak malu di liatin sama ibu dan loli" jawab viza namun andra tak menghiraukan ucapan Viza dan membuat buk anna yang berada di belakang andra tersenyum melihat mereka


"Udah udah malah pelukan, gak mikirin gue apa?" ucap loli yang berusaha melepaskan mereka karna kesal melihat mereka bermesaraan di hadapannya.