Viza

Viza
Eps 40



Sesampainya di ruang inap rumah sakit buk anna yang tersandar di sofa karna merasa kasihan loli keluar dengan niat ingin membeli makanan dan buah untuk buk anna dan Viza nantinya, loli keluar dengan mata sembab dengan langkah yang agak gemetar memaksakan kaki nya berjalan menuju sebuah toko d luar rumah sakit sampai nya di toko tersebut loli memilih roti dan buah buahan dan langsung membayar nya dan berlalu pergi meninggalkan toko tersebut dan langsung menuju ruangan dimana Viza di rawat.


Tok tok tok


"Assalamualaikum buk loli balik" ucap loli


Tapi buk anna tak menjawabnya loli langsung membuka pintu dan terlihat buk anna yg ketiduran karna kelelahan.


Setelah beberpa jam kemudian Viza tersadar dan memanggil manggil ibu nya loli langsung berjalan menuju tempat tidur Viza


"Buk ibuukk" suara rengekan Viza


"Za bangun gue disini kok" jawab loli perlahan mulai meneteskan air mata karna mengingat kejadian malang yang menimpa mereka


Viza membuka mata nya dengan perlahan dan melihat ke sisi ruangan yang ternyata dia sedang berada di rumah sakit


"Gue ada dimana lol?" tanya viza


"Lu ada di rumah sakit za tadi lu pingsan trus kita bawa ke rumha sakit" jelas loli


Tak sengaja mendengar percakapan mereka buk anna terbangun dari tidurnya fan langsung berlari menuju ke arah Viza rasa cemas membuatnya menangis dan memeluk Viza


"Alhamdulillah sayang kamu sudah sadar, ibu sangat khwatir sama kamu nak " ucap buk anna


"Hmm iya buk , aku gak apa apa kok buk" jawab viza dan membalas pelukan buk anna


Loli berjalan menuju meja dan mengambil minuman dan roti dia langsung menyuapkan nya kepada Viza karna dia tau Viza pasti kelelahan dan lapar dengan infus yang masih terpasang di tangan Viza.


Setelah malam tiba loli menyuruh buk anna untuk pulang ke rumah karna dia tidak mau buk anna juga jatuh sakit


"Ibuk biar aku aja yang jagain Viza ibuk pulang aja dulu istirahat di rumah" jelas loli


"Gak sayang , ibu aja yang jagain Viza kamu yang pulang ya ? Istirahat " ucap buk anna


" gak buk , aku gak capek kok, ibuk aja yang istirahat" jawab loli seraya mengemaskan barang buk anna


"Ya sudah ibuk pulang dulu hati hati di sini ya" ucap buk anna dengan rasa khawatir.


* Andra mulai gelisah karna tak biasanya wanita yang dia sukai tak mengabari nya seharian karna takut terjadi sesuatu terhadap Viza dia mengambil ponsel genggam nya dengan niat ingin menghubungi Viza tapi tak di sangka Viza tak menjawab telfon darinya


"Kok gak di angkat sih za, bikin gue cemas aja gak biasanya lu gini " gumam andra


" kalo gue ke rumah nya sekarang gak mungkin hari udah malam gak sopan juga" sambungnya


Andra berniat untuk menunggu pesan dari Viza tapi tak kunjung datang dan andra kembali meletak kan ponsel genggam nya kembali dan berjalan menuju dapur untuk mengambil minum.


Andra berjalan menuju ruang tamu dan terlihat toni yang duduk dengan wajah yang babak belur


"Masih sakit ya?" tanya anda yang tiba tiba muncul di hadapan toni


" hmm menurut lu gimana?" ucap toni yang kembali bertanya karna kesal


"Ton kalo cewek tiba tiba hilang kabar itu petanda apa ya? " andra yang tiba tiba bertanya


"Mungkin gak mau di ganggu" jelas toni dengan singkat


Karna mendengar perkataan toni fia langsung terdiam fan berfikir kalo Viza tak menyukai nya lagi


"Woyy malah bengong" ucap toni


"Yeeee siapa yang bengong " jawab andra yang membela diri dan berlalu meninggalkan toni


Andra kembali masuk ke kamarnya dan mengambil ponsel genggam nya kembali tapi Viza tak kunjung mengabari nya


"Masih belum ada kabar dari viza " gumam nya


"Ya udah besok pagi gue ke rumah nya aja positif tinking aja mungkin dia ketiduran" sambung nya


Lamunan membuat andra teringat dengan ucapan toni kepadanya yang mengingatkan nya untuk mencari uang agar bisa bergabung dengan bisnis toni karna niat yang sudah memudar membuat andra tak ingin melanjutkannya lagi, dan kembali terfikir untuk pindah dari rumah toni dan mencari pekerjaan yang lain saja


"Oh iya gur belum ngomong sama toni tentang masalah ini, tapi tunggu dulu deh cari waktu yang tepat untuk bicara sama dia" gumam nya


Malam yang semakin larut membuat matanya mulai mengantuk dan mencoba menidurkan tubuh nya yang lelah dengan pikirian yang sangat kacau.