Viza

Viza
Eps 86



Tepat pukul 07:00 pagi suara riang terdengar dari buk anna yang menyuruh viza untuk sarapan pagi karena viza akan pergi ke tempat kerja pertamanya, viza begitu bergegas menuju meja makan, buk anna lalu menyiapkan sarapan untuk putrinya viza yang masih belum siap memakai sepatunya berusaha keras agar sepatunya terpasang lalu buk anna menyuapi viza karna ia tau anaknya dalam kesusahan.


Sesudah viza sarapan lalu ia berlarian menuju mobil yang dimana pak abbas sudah menunggunya, kemudian viza masuk dan melambaikan tangan nya kepada buk anna namun viza kembali turun dari dalam mobilnya karena melupakan mencium ibunya buk anna pun menangis terharu di saat viza menciumi pipinya dan viza berlalu pergi bersama pak abbas, di saat mobil sudah berjalan andra pun terbangun dari tidurnya ia pun menyesali karena tak melihat viza pergi bekerja ia pun menanyainya kepada buk anna


" loh buk viza udah berangkat ya buk?" tanya andra


" sudah nak, ia barusan pergi " jawab buk anna, lalu andra menekuk wajahnya karena ia merasa sedih karena tertidur, buk anna pun pergi dan mengambilkan andra sarapan dan lalu menghampiri andra dan memberikan sarapan tersebut kepada andra, karena hanya ada andra dan buk anna di rumah tersebut buk anna pun membantu andra berjalan menuju kamar mandi setelah sampai di kamar mandi buk anna pun keluar dan meninggalkan andra di kamar mandi tersebut, namun setelah beberapa menit kemudian andra memanggil buk anna karena ia sudah siap mencuci wajahnya lalu buk anna masuk dan membantu andra kembali berjalan menuju tempat dimana andra beristirahat, dan buk anna menyuapi andra sehingga andra makan dengan lahapnya.


Viza di suruh masuk ke dalam ruangan yang lain dan viza di wawancarai oleh teman pak abbas tersebut, dan menunggu beberapa menit viza keluar dan di iringi oleh seorang karyawati perusahaan tersebut lalu meninggalkan pak abbas, viza di perkenalkan dengan teman teman yang sama sama berkerja di sana dan kemudian viza di perlihatkan pekerjaan bagian untuknya setelah memakan beberapa jam viza di antar kembali ke ruangan semula dimana pak abbas masih menunggu di sana lalu teman pak abbas tersebut menyuruh viza dan pak abbas kembali ke rumah dan menyuruh viza beristirahat dan mempersiapkan diri untuk memulai pekerjaan yang sebenarnya di hari setelahnya lalu pak abbas dan viza pamit dan berlalu pergi.


di saat dalam perjalanan perut viza merasa lapar dan ia melihat jam di tangannya dan waktu sudah menunjukkan pukul 15:30 sore


"pantasan perut ku sangat lapar ternyata aku melewatkan jam makan siang" gumamnya dan kemudian ia meminta pak abbas untuk berhenti makan untuk mengganti jam makan siang.