Viza

Viza
Eps 85



Suara azan terdengar telah berkumandang langit yang tadinya biru berubah menjadi gelap dan di hiasi kerlap kerlip bintang, bulan yang indah terangnya sehingga langit terlihat begitu indah, setelah azan selesai mereka sholat terkecuali andra, setelah beberapa saat kemudian viza pergi menuju dapur ia mempersiapkan makan malam karena kesehariannya hanya di isi dengan pekerjaan rumah.


Kemudian di susul d ngan buk anna yang masih mengenakan mukena yang berwarna putih beliau mwndengar suara berisik dapur yang ternyata viza yang sedang sibuk mempersiapkan makan malam, di saat viza berbalik badan viza menumpahkan minuman yang sedang di isinya di dalam gelas ia terkejut karena buk anna yang tiba tiba berdiri di belakangnya, wajahnya pucat tak berdarah karena di kagetkan oleh buk anna.


Setelah semua makanan tersusun rapi di atas meja makan viza memanggil semuanya untuk makan malam bersama, andra yang masih kesakitan berjalan lalu viza menuntun andra berjalan menuju meja makan kemudian viza mengambil kan nasi dan lauk lalu menarunya di atas piring andra, kemudian di susul oleh pak abbas ke meja makan dan buk anna mereka semua pun menikmati makan malam bersama.


Mereka bercanda sampai tertawa terbahak bahak keceriaan menghiasai wajah keluarga tersebut tak terasa viza pun mengahbiskan makan malamnya dan tanpa berkata viza pergi ke kamarnya, sesampainya di kamar ia mengambil ponsel genggamnya yang berada di atas meja di kamarnya, dan ia terlihat memainkan ponsel genggamnya namun ia meneteskan air matanya karena merindukan kedua orang tuanya ia mengingat kebahagian bersama orang tuanya karena perbuatan sahabatnya sendiri ia harus menanggung semua kepahitan dalam hidupnya, viza mengingat semua kenangan manis dengan orang orang yang di sayangnya air matanya tak henti bercucuran, buk anna yang curiga dengan viza lalu beliau menyusul viza dan melihat viza menangis tersedu sedu di kamar buk anna sudah mengerti bahwa viza merindukan orang tuanya dan buk anna langsung memeluk viza dan menyemangati viza.


Tak terasa malam semakin larut viza yang sudah mengantuk menyuruh buk anna untuk beristirahat dan meninggalkan andra sendirian andra pun merengek karna tak ada yang membantunya masuk ke dalam rumah dan viza kembali menertawai andra yang di kerjai olehnya, setelah andra dan viza masuk dan pintu sudah di kunci viza pun masuk ke kamarnya dan tidur di atas kasurnya.


Tepat pukul 03:00 subuh viza terbangun lalu ia masuk ke dalam kamar mandi dan mengambil wuduk karena ia ingin solat tahajut, dan membaca alqur'an karena ia ingin di awal ia kerja semua pekerjaan nya berjalan dengan lancar, setelah selesai ia duduk di atas sajadah seraya menunggu waktu subuh, namun ia tertidur sampai tak sadar waktu subuh nya berlalu hingga waktu pagi.


Viza terbangun karena mendengar alaram di ponsel genggamnya dan ia benginguangan karena ia tidur masih mengenakan mukena dan ia menyesal karena melupakan salah satu sholatnya, kemudian dengan bergegas viza masuk ke dalam kamar mandi karena ia tak sabar karena akan masuk kerja ia tidak ingin terlambat di hari pertama kerjanya.