
Suara nafas yang ter engah engah terdengar dari andra dia selalu berjalan menyusuri mencari jalan namun keadaan yang begitu gelap membuat nya kesusahan namun dia tak mudah menyerah begitu saja kemudian dia mempercepat jalannya walau kaki dan badannya merasa sakit
"bagaimanapun caranya gue harus bisa cari jalan keluar, gue bakal balas dendam atas perlakuan lu sama gue ton" gumamnya
andra terus menyelusuri jalan yang di tempuh nya namun langkah terhenti andra mendengar suara motor miliknya menuju ke arahnya kemudian andra mencoba bersembunyi di balik pohon yang tak jauh di depannya, andra berlarian dan bersembunyi di pohon tersebut karena suasana yang gelap tak memungkin kan toni bisa melihat nya.
setelah beberapa menit terdengar suara pecahan kaca dari dalam gudang tersebut andra mendengar toni yang berteriak, karena sesampainya dia di sana andra sudah tak berada di dalam gudang tersebut.
lalu setelah beberapa menit terlihat dari kejauhan cahaya lampu mobil yang berhenti di depan gudang tersebut andra melihat beberapa orang laki laki turun dari dalam mobil dan masuk ke dalam gudang tersebut mereka menyeret toni keluar dari dalam gudang dan di dorong sehingga toni terjatuh, andra mulai kebingungan mengapa orang orang tersebut menyeret dan mendorong toni namun andra hanya bisa terdiam setelah itu mereka pun pergi meninggalkan toni
"apa yang di lakukan mereka terhadap toni?" gumamnya
"ah sudah lah" sambungnya
kemudian andra melanjutkan jalannya kembali mencari jalan keluar setelah jauh dari tempat gudang tersebut andra melihat ada cahaya lampu sepeda motor yang melintas dari kejauhan kemudian andra terus berlarian sehinga sampai lah dia di jalan raya andra terus berlarian dengan keadaan wajah yang pucat bercucuran keringat dan baju di penuhi noda darah andra menyetop salah satu kendaraan yang melintas dengan niat meminta bantuan namun tak ada satupun yang berhenti untuk membantunya andra terus melambaikan tangan dan terlihat salah satu mobil berhenti di depan nya dan membuka pintu mobil dan menyuruh andra untuk masuk ke dalam mobil tersebut
"silahkan masuk mas" ucap wanita yang menyetir mobil tersebut
" makasih mbak, tolong saya mbak antar kan saya pulang" ucap andra yang begitu kelelahan
wanita tersebut terlihat kebingungan melihat keadaan andra yang babak belur lalu andra menunjuk kan arah jalan kepada wanita tersebut dan setelah kurang lebih satu jam perjalanan andra turun di suatu rumah yaitu tempat dimana Viza dan loli tinggal andra pun turun dan meminta terima kasih kepada wanita yang baik hati telah membantu nya
" terima kasih banyak mbak" ucap andra menunduk kan kepalanya dengan rasa hormat tanpa menjawab apa pun wanita tersebut hanya bisa tersebut.
mendengar suara mobil dari dalam rumah Viza keluar dengan membuka kan pintu dan dia terkejut melihat andra malam malam berhenti di depan rumahnya kemudian viza menghampiri andra dan terkejut wajah andra penuh luka
"andra, kamu kenapa ?" tanya viza yang sangat terkejut kemudian wanuta yang telah menolong andra tanpa mengucapkan sepatah kata pun langsung pergi dan meninggalkan mereka
"kamu jawab aku kamu kanapa?" teriak viza
"aku gak apa apa kok" jawabnya
lalu Viza menuntun andra menuju teras rumahnya dengan mata yang berkaca kaca sesekali melihat ke wajah andra, viza menyuruh andra duduk di kursi tersebut dan Viza meninggalkan andra di luar Viza pun masuk ke dalam rumah beberpa menit dan setelah itu Viza keluar dengan membawa air kompres untuk membersihkan luka andra.