
Tak ada satupun orang yang mendengar teriakan Viza dan loli
karena emosi , toni tanpa sengaja menampar Viza
" diam gak lu " teriak toni
" cuiihh , wah lu udah berani sekarang nampar gue ? ayok tampar gue sekali lagi biar lo puas " jawab viza
" maafin gue za , gue gak sengaja " mencoba memegang pipi viza
karena kesal Viza meludahi wajah toni , toni hanya diam dan tak berkata apapun,karena tak ingin memperpanjang masalah toni langsung meninggalkan Viza
" udah za jangan nangis, kita pasti bisa kok keluar dari sini " memeluk viza
" gue gak nyangka aja lol toni jadi gini , padahal dia sahabat baik gue lol " jawab viza
" udah lu tenang ya " bujuk loli
Loli pun membawa viza ke kamar untuk istirahat
" istirahat ya za biar gue yang pikirin gimana caranya kita bisa keluar dari sini
Malam pun makin larut , terlihat viza dan loli yang sangat kelelahan dan loli pun juga tertidur
saat menjelang subuh terdengar suara membuka pintu
" bangun bangun " dengan suara lantang
Toni dengan tiba tiba masuk ke rumah
" eh lu bisa baik baik gak sih ton " bentak loli
" kalian harus siap siap sekarang , gue akan bawa kalian pergi ke suatu tempat "
" lu mau bawa kita kemana ? Belum puas lu nyakitin kita , jauh jauh gue kesini ton ninggalin orang tua gue , tapi apa lu malah gini " ujar viza
Loli hanya terdiam , dan takut toni akan menyakiti viza lagi loli menyuruh viza untuk menuruti perkataan toni
" udah za kita siap siap aja , gue gak mau dia nyakitin lu lagi " bujuk viza
Toni yang terdengar mengobrol dengan seseorang yang akan mengantar nya
" udah siap kan semuanya ? Jangan sampe mereka kabur lagi " ujar toni
Tak lama kemudian viza dan loli pun keluar dari rumah dengan pakaian rapinya , tiba tiba toni pun menyuruh mereka untuk masuk delam mobil .
" udah lu diam aja , kalian ikutin aja " jawab toni dengan tersenyum .
Dengan rasa takut dan cemas viza menggenggam tangan loli ,
" udah gak apa apa kok " menoleh ke arah viza
" gue ada kok sama lu , gue gak bakalan ninggalin lu , kita sama sama berjuang untuk lepas dari mereka " bujuk loli
" lu emang teman yang baik lol " jawab viza
setelah beberapa menit mereka pun sampai ke tempat tujuan dan ternyata mereka di bawa ke tempat pertama viza di bawa ,
" lu bawa kita ke sini lagi ton ? tanya viza
Karena terlalu banyak orang di sana , toni tak mau ribut dengan viza, toni hanya diam dan masuk ke dalam gerbang
" ayok kita jalan anggap aja gak terjadi apapun za" ujar loli
Toni membawa mereka masuk ke tempat itu dan duduk paling depan agar toni bisa mengawasi mereka
"Eh tunggu dulu , ton gue masuk ke toilet dulu bentar " ujar viza
Toni memanggil seorang wanita untuk mengawasi viza
" ya udah sana " menunjuk ke arah luar
Kemana pun viza pergi ia selalu di ikuti oleh wanita suruhan toni , viza pun masuk ke dalam toilet
" gimana cara nya untuk kabur , sedangkan loli masih bersama toni , dan wanita ini ?" pikir viza
Tak lama kemudian viza pun keluar dan wanita itu langsung membawa viza kembali ke tempat itu .
" kok lu lama banget sih za , jangan sampe lu ninggalin gue " gumam loli
Kemudian viza sampai dan duduk di samping loli
" gue kira lu ninggalin gue " rengek loli
" gak kok lol , mana bisa gue ninggalin lu" jawab viza
Tak lama kemudian seseorang berjalan ke arah viza seorang bertubuh besar bersorak di hadapan mereka.