Viza

Viza
Eps 88



Malam pun berlalu waktu menunjukkan pukul 06:00 pagi, viza sudah terlihat rapi yang dimana ia akan berperang dengan pekerjaan barunya, ia yang sudah tak sabarkan diri menemui ibunya yang sedang sibuk menyiapkan sarapan pagi sedangkan pak abbas yang sedang memanaskan mesin mobil kan namun di saat semua orang sibuk andra juga sibuk dengan mimpinya ia yang masih sangat nyenyak tidur tak mendengar suara bising dari dalam rumah, lalu viza ikut membantu ibunya dan setelah semua selesai viza pun di suguhkan dengan sarapan setelah ia selesai lalu pergi bersama pak abbas ke tempat kerja barunya, wajah viza berseri seri seakan ia merasa mimpi bahwa selama ini pekerjaan yang ia impikan pupus karena perbuatan sahabatnya sendiri, namaun viza tak mau memikirkan yang membuat moodnya berantakan ia melupakan dan mengawali dengan senyuman.


Perjalanan menuju perusahaan tersebut memakan waktu cukup lama kemudian ia mengisi waktu tersebut dengan mendengarkan musik dari ponsel genggamnya, pak abbas yang mengendarai mobil tersebut juga ikut mengiringi lirik lagu tersebut dan viza tambah bahagia, air mata yang selama ini ia teteskan di gantikan dengan kebahagiaan yang tiada tara, ia menemukan sosok orang tua yang begitu menyayanginya, setelah menikmati perjalanan akhirnya mereka sampai viza yang turun dari mobil dengan senyuman lebar dan tubuhnya di hiasi dengan pakaian yang begitu rapi sehingga menambah kecantikannya.


Kali ini berbeda viza yang di antar pak abbas hanya di depan kantor tersebut viza harus memberanikan dirinya untuk mandiri setelah itu pak abbas berlalu pergi, di saat viza berjalan masuk ke dalam perusahaan tersebut ia bertemu dengan salah satu wanita cantik yang sebaya dengannya, wanita yang sangat ramah mengapa dan berkenalan dengannya, viza pun balik menyapa dan mulai mendekatkan dirinya sepajang perjalanan ia bercerita sambil bergurau dan mereka terlihat sangat akrab, wanita tersebut bernama ayunda ia wanita yang sangat lmbut yang kebetulan juga bkerja di ruangan yang sama dengan viza.


Ayunda ia sudah bekerja selama satu tahun kurang lebih, tentunya ia telah mengetahui semua tentang perusahaan tersebut, lalu ia menyemati viza agar viza tetap betah bekerja di sana, dengan senang hati viza memeluk ayunda karena ia sangat bahagia bisa bertemu dengan ayunda wanita yang sangat baik.


Di saat ia sibuk dengan pekerjaannya tak terasa waktu sudah menunjukkan waktu istirahat ayunda mendekati viza dan ngajak viza untuk makan siang, viza mengikti ayunda, ayunda pun mengajak viza untuk makan di sebuah salah satu restoran yang sering ia jumpai dan di sana viza pun kebingungan memilih menu makanan yang dimana semua terlihat enak di mata viza, dan akhirnya viza memutuskan menu makanan yang sama dengan ayunda yaitu salah satu makanan faforit ayunda.


di saat makanan tersedia di atas meja mata viza tertuju tajam ke makanan tersebut, sehingga ayunda pun yang melihat tertawa terbahak bahak.