Viza

Viza
Eps 77



Rumah yang sudah kosong yang tak terdengar suara siapun di sana buk anna yang sudah pergi dengan suaminya dan sedangkan viza yang ikut dengan andra, di dalam perjalanan viza dan andra begitu menikmati perjalanan mereka wajah ceria dan di iringi dengan obrolan manis mereka yang menambah keceriaan.


Perjalanan yang tak tau arahnya kemana Namun mereka menikmatinya, matahari siang yang terik sehingga mereka kepanasan di saat dalam perjalanan mereka berhenti di suatu tempat di pinggir jalan dan tanpa rasa gengsi viza membeli sebuah minuman dengan andra


"Iih geser sana dong" ucap viza dengan nada kesal lalu ia bergeser duduk untuk menjarak dari andra


"Apaan sih marah marah kan orang cuman mau deketan doang" jelas anda dengan wajah cemberut, dan andra kembali bergeser duduk di samping viza karena kesal viza mendorong andra sehingga andra andra terjatuh dan viza tertawa dengan lantang.


Setelah beristirahat dan dan minuman pun sudah habis mereka kembali melanjutkan perjalanan yang tidak jelas, tak lama kemudian perut mulai merasa lapar dan andra memberhentikan sepeda motornya di sebuah tempat makan yang amat ramai pengunjung dan andra mengajak viza untuk masuk ke tempat tersebut dan viza memesan makanan untuknya dan andra lalu menyantap dengan lahapnya.


Setelah perut kenyang dan sudah mulai lega andra kembali mengajak viza untuk melanjutkan perjalanan setelah berlama lama di perjalanan andra mengajak viza untuk bersantai duduk di pantai layak nya seperti anak anak muda lainnya dan di sampai disanalah wajah viza sangat sumringah karna sangat senang merasakan sejuknya angin pantai


"Waaahhh pemandangannya" dengan wajah tersenyum lebar seraya membentangkan kedua tangannya


"Lah ibuk sama bapak di sini?? Hahaha cieee pacaran" teriak viza meledek ibunya dan dengan kompaknya mereka tertawa berdua membuat buk anna malu malu di hadapan anak anaknya


"Bapak romantis juga ya ternyata" sambung andra dan mereka kembali tertawa namun andra di usir oleh pak abbas karna sudah menertawakannya


"Udah sana sana anak kecil gak boleh liat orang tua pacaran, ya gak buk?" melirik ke istrinya viza pun meledek ibu dan bapaknya seraya berlari menjauh dari beliau.


Setelah menjauh dari buk anna dan suaminya viza dan andra berjalan santai menikmati angin pantai yang sejuk namun mata viza di hasut oleh sebuah jajanan dan dengan rengekan viza membujuk andra untuk membelikannya lalu andra menggandeng tangan viza mendekati jajanan tersebut


"Aku mau itu, beliin ya" rengek viza yang selalu nyinyir bicara di hadapan andra dan andra pun membelikannya setelah itu mereka kembali berjalan santai sampai tiba waktu sore hari dan angin yang semakin kencang


"Oh iya ndra kita samperin ibuk lagi yuk, ntar kita plg bareng aja lagian jalan kaki terus capek juga" jelas viza dan andra pun menyetujui viza namun sesampai nya mereka di sana buk anna dan suaminya sudah tak berada di sana viza pun agak kecewa karna tak menemukan buk anna dan meminta andra untuk kembali kerumah karna waktu sudah menjelang gelap viza dan andra kembali berjalan kaki menuju motor mereka yang lumayan jauh dari tempat mereka berdiri namun tak ingin merusak suasana viza dan andra bercanda ria sehingga melupakan lelah mereka dan tak lama kemudian akhirnya mereke menemukan motor dan melanjutkan perjalanan menuju pulang ke rumah.