Viza

Viza
Eps 75



Pukul 05:00 dini hari viza terbangun dari tidurnya mata yang sembab masih terlihat jelas dari matanya ia menghela nafasnya teramat panjang sebelum ia bangkit dari tempat tidurnya dan berusaha menyemangati diri sendiri agar tak mengingat semua kejadian yang membuatnya trauma.


Rasa bersalah juga terlintas di hatinya tak tega akan tindakannya terhadap sahabat yang dulunya begitu dekat dan seperti saudara sendiri namun perbuatan yang telah di lakukan terhadap viza memecah semua rasa itu viza mencoba melupakan semua rasa kebencian namun mental nya sudah terlalu di rusak oleh sahabat sendiri.


Viza bangun dari tempat tidurnya lalu membersihkan kamarnya dan seluaruh ruangan yang berada di ruangan tersebut, buk anna dan suaminya masih belum bangun karena langit yang masih gelap, viza berberes dan mencoba membuatkan sarapan untuk orang tua angkatnya itu setelah semuanya beres buk anna mencium aroma masakan yang begitu wangi sehingga tercium sampai ke dalam kamarnya buk anna keluar dan terkejutnya keadaan rumah yang sudah rapi dan sarapan sudah tersedia dengan rapi di atas meja makan, namun beliau juga kebingungan karna tak melihat viza dan buk anna pun masuk ke kamar viza melihat viza yang baru selesai mandi yang sedang meyisir rambutnya seketika membuat buk anna tersenyum bahagia mendekati viza seraya memeluknya dari belakang, buk anna memang orang yang baik yang mencintai gadis malang dngan sepenuh hati tanpa ada rasa membedakan dari hatinya


"Ibuk udah bangun ayo kita sarapan dulu" ucap viza lalu ia menggandeng tangan buk anna menuju meja makan karena suaminya yang masih tertidur buk anna menyuruh viza untuk duluan menuju meja makan.


Mereka duduk dan menyantap sarapan yang di masak viza dan dengan wajah yang sumringah pas abbas terus menerus memeji masakan viza seperti ayah kandung viza yang selalu terlihat bahagia dengan masakan anaknya, seketika viza teringat dengan kedua orang tua, kerinduan yang begitu mendalam yang di pendamnya sendirian yang sudah lama namun ia juga tidak sanggup memberitahukan kepada kedua orang tuanya karna ia tidak ingin kedua orang tua ikut sedih akan dirinya yang telah gagal mrmbahagiakan mereka, wajahnya lun di tekuk dan di sadari oleh buk anna viza kembali berusaha ceria dan kembali menyuapi sarapan tersebut, setelah semua sarapan habis dan perut sudah terasa kenyang viza kembali mengemaskan dan mencuci piring piring kotor dan merapikan kemabali ke rak piring.


Viza kembali ke kamarnya dan mengambil ponsel genggam yang ia tinggalkan di atas kasurnya kemudian viza pergi ke dapan rumahnya tepatnya di teras rumah duduk bersantai memainkan ponsel genggamnya, entah apa yang ia lihat ia tersenyum dan tertawa dengan girang dan sontak membuat buk anna tersenyum yang melihatnya.


Karna tak ingin menggagu viza buk anna kembali masuk dalam rumahnya, setelah 30 menit duduk viza mencoba mencari kesibukan dan berjalan jalan sekitar gang tersebut dan tanpa di sengaja andra terlihat menghampirinya namun andra tak menghiraukan viza ia pun melanjutkan langkahnya menikmati suasana pagi yang indah, tak lama kemudian terdengar suara larian dan teriak yaitu dari andra yang mendekati viza dan akhirnya mereka pun berjalan santai menikmati pagi bersama.