
Kisah yang berawal dari tabrakan yang tak sengaja dan di pertemukan kembali melalui sosial media membuat mereka semakin dekat dan memiliki keinginan untuk saling mengenal satu sama lain. Karena sudah merasa cukup perkenalan melalui sosial media akhirnya andra memberanikan diri untuk mengajak viza ketemuan, awalnya andra tidak memiliki kepercayaan diri namun setelah mendapatkan jawaban positif dari viza membuat andra kembali bersemangat bahkan hanya karena jawaban Iya mampu membuat andra jatuh dari tempat tidurnya karena terlalu bahagia
"Gue harus terlihat tampan didepan dia, biar nanti dia nggak ilfil waktu liat gue" ucap andra mengeluarkan seluruh pakaiannya didalam lemari namun tak ada yang dirasa cocok dimatanya
"Kenapa susah banget milih baju buat ngedate ya? Biasa nya juga kalau mau pergi nongkrong nggak butuh waktu lama" gumamnya
"Masya Allah berantakan banget kamar Lo woy" toni yang baru datang terkejut melihat keadaan kamar yang sudah berantakan seperti kapal pecah
"Diam Lo, jangan nambah pusing kepala gue" balasnya
"Pusing minum obat jangan berantakin baju kayak gini. Ahaa gue tau pasti Lo mau pergi sama cewek yang Lo kenal di mall itu kan" tebak toni
"Hm" jawab andra
"Ya elah udah kayak anak perawan aja pakai bingung milih baju" sindir toni
"Bacot Lo" balas andra
"Udah nggak usah bingung, pakai aja apa yang bikin Lo nyaman. Percuma bagus tapi nggak bikin nyaman, cewek itu biasanya suka yang simpel, wangi dan bersih" jelas toni
"Hehehe, Lo emang sohip gue yang paling the best" Andra langsung memeluk temannya dengan perasaan bahagia
"The best empret. Lepasin gue, gue masih normal" toni langsung melepas paksa pelukan dari andra
"Kalo gitu besok gue harus cantik , dan sekarang gue mau cari baju buat besok" ucap viza berjalan kecil dan menari nari menuju kamarnya
" lolii sayaangg , bantuin gue doong" ucap viza yang mencoba membujuk loli
"Hmm ngapain " ucap loli
" apa apa lo bilang apa tadi ?? Gue gak salah denger kan " tanya loli yang masih belum paham
"Gue besok mau jalan sama cowok yang berantem sama kita di mall kemaren " bisik viza ke telinga loli
"Whaattt??? Gaya lu kemaren lu juga ikutan kesel sama dia , sekarang lu malah jalan " ucap loli
" itu kan kemaren gak sekarang , weeekk " ledek viza
" dasar luu za za " balas loli yang tersenyum mencubit pipi Viza
Tanpa berlama lama Viza dan loli mengeluarkan semua baju yang sudah di beli nya kemaren , karna tak ingin teman nya terlihat jelek loli juga mengeluarkan pakainnya dan sesekali membandingkan dengan warna kulit Viza
" lol bagus gak ? " tanya viza seraya mencoba satu persatu pakaian tersebut
Beberapa baju yang di coba Viza tak membuat loli terkesan setelah beberapa di coba Viza akhirnya ada satu yang di sukai loli
" hmmm ini .. Ini baru bagus cocok sama lu, haduuuh temen kesayangan gue mau ngedate besok cieeeee " ledek loli yang membuat Viza agak sedikit malu malu.
Satu baju sudah terpilih Viza kembali melipat baju yang sudah berantakan di buatnya
"Astagaaa kamar anak gadis kok gini , udah kayak gudang gini " ucap buk anna yang tiba tiba muncul di kamar mereka
"Iih ibuk kayak gak pernah muda aja " ucap loli
"Iiihh jangan gitu kan jadi malu" rengek viza
Buk anna dan loli membantu Viza untuk membereskan kamarnya kembali setelah beberapa menit semua pakaian sudah tersusun rapi.