
Hari ini langit begitu cerah dan di sambut dengan matahari yang begitu indah viza terbangun dari tidurnya yang lelap keadaannya pun sudah membaik wajah biasanya pucat kini sudah kembali ceria.
Viza yang masih di pasangi infus di tangan nya karna dia merasa lapar dan dia lun membangun buk anna yang tertidur di sebelah kasurnya
"Ibuk buk" suaranya dengan pelan
"Mmm iya sayang, kamu sudah bangun? Maaf ibu ketiduran"
"Ibuk aku lapar buk" rengeknya
"Ooo ya ampun anak ibuk lapar" mengelus lembut kepala viza, buk anna bangun dan masuk ke dalam kamar mandi setelah beberapa menit buk anna keluar dan meninggalkan viza di dalam ruangan sendirian.
Viza terbnagun dari atas kasurnya dan menenteng infusnya ke dalam kamar mandi karna dia ingin membersihkan wajahnya yang bangun tidur.
Setelah selesai viza pun keluar ruang rumah sakit dengan niat ingin menghirup udara segar di taman namun dia melihat seorang anak kecil yang menangis karna terjatuh dan viza pun mendekati anak itu dan membantunya untuk berdiri dan membawanya duduk di sebuah kursi taman dan menghiburnya agar tak menangis dan keceriaan pun terlihat dari wajah viza dan anak kecil tersebut mereka tertawa menceritakan sebuah cerita lucu.
Dan tak di sengaja andra pun melihat viza yang begitu bahagia seketika perasaan andra pun bergejolak melihat wajah viza yang begitu cantik menikmati kebahagiaannya, andra pun mendekati viza dan berjalan pelan dari belakang viza sehingga membuat viza terkejut.
"Baaa"
"Aakk" seketika viza menoleh kebalakang
"Iihh kamu ngagetin aja kalo aku jantungan gimana" rengek viza
"Iya kakak, orang lagi asik kok malah ngagetin, kalo kakak cantiknya jantungan giamana? Nanti hilang cantiknya"ocehan sang anak kecil tersebut, andra pun tertawa melihat anak kecil tersebut dan sesekali mencubit pipinya yang begitu cabi, andra meminta izin kepada anak kecil tersebut untuk membawa viza masuk kembali ke ruangannya.
"Dadah kakak cantik, nanti kita ketemu lagi ya" melambai kan tangan mungil nya, viza membalas lambaian tangan dengan tersenyum ke anak anak kecil itu.
"Kamu dari mana sih nak, ibuk cemas tau gak ibuk udah mikir yang enggak enggak tadi tau gak"
"Iih iya ibu maaf, tadi viza main ke taman ngehirup udara segar trus ketemu sama anak kecil yang lucu dia itu tadi nangis yaudah viza hibur dulu" jelasnya
"Gak buk, viza gak ngehibur malah dia yang bikin anak kecil itu nangis" ledek andra seketika buk anna meredam amarahnya dan kembali tersenyum, buk anna menyiapkan sarapan untuk viza dan menyuapinya sedangkan andra mengambil sebuat ikat rambut dan mengikat rambut viza dari belakang karna rambut viza yang tergerai dan andra berfikir itu bisa menghalangi viza untuk makan
"Haduuuh kok aku jadi deg deg kan" gumamnya
"Jangan kepedean dulu, aku ngikat rambut biar gak ikut kemakan sama sarapannya"
"Iih apaan sih" tersipu malu.
Setelah selesai sarapan masuk lah seorang suster yang merawat viza dan suster tersebut mengatakan bahwa viza sudah bisa kembali pulang, dan dengan senangnya buk anna memeluk viza dan mencium keningnya.
"Oke kita beres beres dulu mau pulang" ucap andra
Andra begitu sibuk membereskan semua barang barang viza setelah semuanya selesai andra menaruh di atas kasur viza
"Oh iya aku boleh minta izin gak sama ibu" ucap andra
"Izin apa nak"
"Aku bawa viza pulang pake motor ya buk, pliiisss sekali ini kok, ya ya?" rengek andra
"Iya iya, tapi kamu hati hati bawa motornya" ucap buk anna dan andra pun berteriak kegirangan di depan buk anna dan viza.