Viza

Viza
Eps 27



Keesokan paginya Viza yang sudah dari subuh terbangun karna akan menemui seorang laki laki yang baru baru ini dia sukai dia mulai mengambil pakaian yang akan di pakai nantinya , berjalan kesana ke mari sesekali mencoba nya apakah benar cocok atau tidak di pakai nya , loli yang sudah terbangun dari tadi memperhatikan tingkah lucu seorang temannya itu


"Heeehh lu ngapain pagi pagi gini vizaaa" ucap loli yang mengejutkan Viza


"Astagaa ... Kaget gue lol " ucapnya


"Habis lu bukan nya bantu ibuk bikin sarapan malah gaya gayaan disini lu " jelas loli yang melempar bantal ke kepala Viza


"Aduuuh sakit tau " rengek viza


Sudah merasa pusing dengan tingkah laku temannya itu loli berjalan menuju dapur untuk membantu buk anna membuat sarapan , seraya merapikan rambutnya


" kamu kenapa pagi pagi udah senyum senyum gitu " tanya buk anna


" itu buk , anak ibuk yang satu itu subuh subuh udah bangun katanya mau pergi ketemuan tuh sama cowok yang di mall kemaren " ucap loli yang meledek Viza


" dasar kamu namanya juga kasmaran " sindir buk anna


"Yeaaa ibu juga tau kasmaran , berarti pas ibu muda juga gitu ya sama bapak" ucap loli merayu buk anna


" iiihh kamuu " ucap buk anna yang tersenyum malu malu


Tingkah andra yang tak seperti biasanya membuat toni merasa bingung , padahal bukan untuk pertama kalinya dia bertemu dengan seorang cewek tapi untuk kali ini andra sedikit bebeda toni hanya bisa tersenyum melihatnya


" woyy mau pergi sekarang lu ?? Gaya gayaan depan kayak gitu , mandi aja belum " sindir toni


"Bilang aja lu iri yekan sama gue , huuuu" sindir andra


"Hidiihh " jawab toni


"Yaahh di sindir gitu aja langsung ngambek , huhuu" ucap andra melihat toni membalik kan badan nya


"Udah sana noh , bikinin gue sarapan gue lapar " jawab toni


"Woyy kan lau mau ngedate ntar pasti lu makan lah gue ? " jelas toni


" ya gak bisa gitu dong " jawab andra mencoba menarik selimut dari badan toni


"Bodo" jawabnya


Karna memang hari masih pagi andra berjalan dengan langkah kecil menuju dapur dan membuat sarapan untuk dirinya dan toni,


Andra berteriak memanggil toni agar membantunya membuat sarapan tapi usahanya gagal toni yang di panggil tak kunjung datang menemuinya.


"Dasar nih anak gue di biarin sendiri bikinin sarapan buat dia" ucap andra


Andra yang sibuk dengan sendok dan wajannya dengan niat ingin mengejutkan andra tiba tiba toni berjalan lambat menuju ke arah andra dan berbisik tepat di belakang andra, karna tak mengetahui toni yang sudah berdiri andra membalik kan badannya karna terkejut sendok yang di pegangnya memukul kepala toni tanpa sengaja.


"aduuh kepala gue retak" rengek toni


"untung gak gue belah tu kelapa lu" jawab andra dengan nada kesal


"yaelah sama teman sendiri gitu amat lu? jawabnya


"ya gimana gak kesal gue udah di masakin tapi malah bikin gue kesel" jelasnya


"haalaah udah kayak anak perawan aja lu ngomongnya " ucap toni


"iya bukan perawan tapi laki laki perjaka puas lu" jawab andra


"gak yakin gue lu masih perjaka"sindir toni


"penting gitu harus yakinin lu hah? jawabnya, toni hanya bisa mendengarkan ocehan andra seraya mengelus kepala yang masih terasa sakit.