Twins Four Azhela Oh Azhela

Twins Four Azhela Oh Azhela
Pernikahan Aldy



^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Akhirnya hari dimana Fara akan menikah pun tiba, air mata tidak bisa Fara bendung lagi karena dia tidak menyangka jika dia akan mendapatkan cinta secepat ini.


"Sudahi tangis mu, make up nya bisa luntur" kata Azhela berbisik.


"Aku masih tidak bisa membayangkan semua ini Zhee, sungguh" balas Fara masih terharu.


"Ck, kamu lebay seperti ini terlihat menyeramkan Far" celetuk Azhela tertawa.


Membuat Fara menatap sebal teman nya itu, dan Azhela langsung memeluk tubuh teman nya.


"Happy selalu Far, ingat biaya menikah di gedung ini tidak gratis kamu harus membayar nya" bisik Azhela.


"Hah? jadi semuanya tidak di bayar Aldy?" tanya Fara kaget.


"Suami mu terlalu pelit, dia meminta bonus tahunan nya dan kenaikan gaji 4x lipat nya untuk biaya menikah, gila bukan" dengkus Azhela sebal mengingat si tengil Aldy.


Fara mendengar ucapan sahabatnya tidak bisa berkata-kata, dia tidak tahu jika Aldy sangat pintar dan licik.


"Kau cukup membayar dengan memiliki bayi secepatnya, aku ingin anak ku nanti punya teman" lanjut Azhela.


Fara mendengar itu seketika pipi nya memerah, dia tidak membayangkan sejauh itu bahkan Fara juga melupakan jika dia akan mengalami malam pertama.


Astaga apa dia akan langsung menyerang nanti, aku benar-benar tegang. batin Fara tiba-tiba sedikit takut.


Azhela yang melihat wajah Fara yang terlihat seperti memikirkan sesuatu langsung terkekeh.


"Jangan kaget melihat nya, pegang saja nanti juga akan inisiatif buat gerak" bisik Azhela.


Blush !


Pipi Fara memerah bak kepiting rebus, Azhela melihat itu tergelak senang karena berhasil menggoda teman nya.


"Zhee jangan menakut-nakuti ku" kata Fara sewot.


"Aku tidak menakuti mu, hanya mengingatkan jika milik Aldy akan panjang dan bes__" ucap Azhela terhenti karena suara pintu terbuka.


Ceklek..


"Sayang acara nya sudah mau di mulai" kata Juna.


"Iya sayangku, ayo bestie kita lihat calon mempelai mu" Azhela membawa Fara keluar dari kamar nya.


Azhela dan Juna memang menanggung semua biaya nya, terkecuali baju Pengantin dan MUA yang memakai uang Aldy untuk membayar nya.


Di kursi nampak Aldy yang sudah tampan dengan stelan jas nya, tak lupa kopiah hitam yang di pakai nya membuat Aldy terlihat sangat tampan.


Tapi bukan itu yang menjadi pusat perhatian Fara, dia hanya melihat sosok pria yang duduk dengan wajah yang di hiasi senyuman, Dia lah Kevin kakaknya.


Beberapa menit berlalu..


Aldy dan Fara sudah Sah menjadi sepasang suami istri, Kevin tak bisa membendung air mata kebahagiaan nya dia langsung memeluk adiknya.


"Jadi istri yang baik, dengarkan apa kata suami mu" kata Kevin.


Keduanya berpelukan lama sehingga membuat Aldy sedikit merasa cemburu, dan Kevin tahu itu dia langsung melepaskan pelukan nya.


"Jaga adikku, ingat jangan buat adik ku menangis!" Kevin memberikan peringatan.


"Tenang saja aku akan membuat nya bahagia" balas Aldy sambil memegang tangan Fara, dan Fara langsung tersenyum saat melihat tangan nya yang di pegang oleh Aldy, suaminya.


Pernikahan Aldy memang di adakan di gedung, tapi meski begitu yang datang hanya rekan kerja Aldy dan Juna, sedangkan untuk teman-teman Fara mereka tidak ada yang datang karena mengetahui jika keluarga Fara adalah penculik anak.


Beruntung ada keluarga Azhela yang banyak membantu acara nya, mereka menerima dan memaafkan Fara karena melihat Azhela yang sangat bahagia tinggal bersama Fara.


Bahkan setelah menikah rencana Fara dan Aldy akan di hadiahi rumah oleh Juna, dan jarak rumah nya hanya beberapa langkah dari rumah Azhela.


"Bisakah aku berbicara" ucap Kevin.


Dia mendapatkan waktu 2 jam dari polisi, dan sekarang hanya tinggal beberapa menit lagi sehingga Kevin ingin mengatakan unek-unek nya pada Azhela.


"Silahkan" Azhela memegang tangan suaminya erat.


Kevin melihat itu, dia tersenyum miris, andai saja dia tidak masuk kedalam kekejian keluarga Oma nya mungkin saja yang saat ini bersama Azhela adalah dirinya.


"Bicaralah cepat, aku dan istriku tidak punya banyak waktu" ucap Juna dingin.


Dari kejauhan Syakira melihat Kevin yang mendekati Azhela dan Juna, dia ingin menghampiri tapi di tahan oleh suaminya.


"Jangan ikut campur, mereka akan menyesuaikan masalah yang belum selesai" Rayden memegang tangan istrinya.


"Huh.. padahal aku ingin menjambak rambutnya sekali saja, entah kenapa aku gemas melihat nya meski dia sudah mendapatkan balasnya" balas Syakira dengan wajah kesal nya.


"Tetap di dini aku akan membelikan tas yang kemarin kamu minta, oke" iming-iming Rayden.


"Oke sayangku" sahut Syakira cepat.


Sedangkan Kevin masih diam, hingga dia merasakan jika polisi sudah memborgol kembali tangan nya.


"Zhee aku tidak tau kata apa yang harus aku ucapkan, tapi kata maaf dan terimakasih saja itu mungkin tidak lah" Kevin menjeda ucapan nya.


"Tapi meski begitu aku akan tetap meminta maaf dan mengucapkan terima kasih pada kalian, jika bukan karena kalian tidak mungkin adik ku bisa mendapatkan kebahagiaan nya" lanjut Kevin lagi.


Azhela melirik suaminya, lalu dia melihat Kevin.


"Bertobatlah dan jadi pribadi yang baik semoga kamu bisa memiliki hidup seperti aku dan Fara, amin" kata Azhela tersenyum.


Membuat Juna langsung menutupi wajah istrinya dengan telapak tangan nya yang besar.


"Jangan memperlihatkan senyuman manis mu pada orang lain, itu hanya milik ku honey" bisik Juna sambil memeluk istrinya.


Kevin melihat itu menggelengkan kepalanya, dia senang ada yang lebih menyayangi Azhela jauh lebih dari nya.


Selalu bahagia Zhee, terimakasih. batin Kevin.


Dan setelah itu Kevin pun pergi karena harus menjalani hukuman nya yang masih 9 tahun lagi.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏