
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Azhela mengerejapkan matanya berkali-kali, Sampai akhirnya dia sadar bahwa Juna sedang mencium nya.
Sontak hal itu membuat Azhela berontak meminta dilepaskan, tapi Juna menahan tengkuk Azhela sehingga hal itu membuat Azhela kesusahan melepaskan diri dari Juna.
Ciuman pertama ku. batin Azhela tidak terima.
Jika saat di mobil dia tau itu adalah kecupan maka tidak dengan sekarang, jelas Azhela merasakan jika lidah Juna masuk ke bibir nya membuat Azhela yang baru pertama kali itu hampir kehabisan nafas nya.
"Kau gila hah huh" nafas Azhela memburu.
"Stt, ini bukan ciuman pertama kita aku sudah sering mencium mu" balas Juna santai dan kembali mencium bibir Azhela yang menjadi candu nya.
Apa katanya? ini bukan ciuman pertama dan dia sering mencium ku? kapan?, kenapa aku tidak ingat. batin Azhela bertanya-tanya.
Sedangkan Juna kini tangan nya sudah mulai tidak bisa diam dan membelai pipi Azhela, membuat Azhela pada akhirnya terbuai dan hampir terbang jika saja Azhela tidak membuka mata nya.
Brugkkk !!
Awww !
Juna meringis karena mendapatkan tendangan maut dari Azhela tepat di area sensitifnya.
"Zhee oh no.." Juna Juna ambruk karena merasakan sakit yang teramat sakit.
Sedangkan Azhela sang pelaku hanya menatap Juna dengan wajah santainya, Azhela tidak merasa bersalah karena merasa bahwa apa yang telah dia lakukan adalah sebuah perlawanan.
"Salahmu karena telah menyepelekan diriku" cibir Azhela tidak berniat membantu.
Dengan susah payah Juna berdiri dan duduk kembali di sofa, selangkaaangan nya masih terasa sakit karena tendangan yang diberikan Azhela sangatlah keras dan berhasil membuat adik kecil nya menjadi kesakitan.
Sesekali Azhela melirik Juna dan entah kenapa melihat Juna yang kesakitan seperti itu membuat Azhela merasa sakit di bagian dadanya, Azhela pun langsung terduduk dengan tangan yang memegang dadanya.
"Maaf" kata Azhela sambil melirik Juna.
"Kau tau aset ku ini sangat berharga, jika rusak kita tidak akan punya anak nanti" kata Juna sambil memejamkan matanya karena masih merasa sakit.
"Ck, kau ternyata benar-benar terobsesi dengan ku" Azhela berdecak kesal.
Dia merasa jika Juna dan Kevin adalah spesies yang sama, terlihat baik tapi di balik semua itu mereka menginginkan sesuatu dari Azhela.
"Sangat" balas Juna lagi.
"Aku tidak tanya" ketus Azhela.
Huh..
Juna menghela nafasnya dia melupakan jika Azhela adalah gadis yang sangat menyebalkan, dan maka dari itu dia harus ekstra sabar menghadapi sikap Azhela yang ekstrim ini.
Keduanya lama terdiam, sampai akhirnya Azhela mendengar suara mobil di halaman rumah nya dan tanpa melihatnya pun Azhela sudah tau jika itu suara mobil Mama dan Papa nya.
"Pergilah, atau aku melaporkan mu pada Mama dan Papa ku" dingin Azhela sambil berdiri.
"Kau mengusir ku?" tanya Juna tiba-tiba kesal.
Dia dengan susah payah naik ke balkon, tentunya dengan bantuan tangga yang di bantu oleh satpam yang adalah anak buah nya.
"Ya, kedatangan mu tidak di inginkan dan satu lagi aku tidak suka pria masuk ke kamar ku karena itu membuat ku terlihat seperti jalaang, dan aku tidak mau itu" Azhela menjawab dengan bijak.
Tidak mau membuat keributan akhirnya Juna memilih mengalah, dan sebelum pergi Juna mencium kembali bibir Azhela dan membisikkan kata-kata dengan nada yang sensual.
"Kau milik ku, I love you" bisik Juna lalu pergi dengan senyuman nya.
Azhela mengusap bibir nya, tubuh nya merinding masih terngiang-ngiang ucapan Juna barusan.
I Love You.
"Dasar maling mesum!" kesal Azhela sambil merebahkan tubuhnya di tempat tidur.
Azhela menatap langit-langit kamar nya, lama dia terdiam dengan wajah bingung nya yang masih terlihat berpikir.
"Apa ini, kenapa aku memikirkan dia terus" Azhela menutup matanya dengan kedua telapak tangannya.
Pipi nya bersemu merah karena membayangkan ciuman tadi, Azhela memejamkan mata nya dan sekali lagi dia malah kembali melihat bayang-bayang Juna yang terus ada di kepalanya.
"Aku benar-benar sudah gila, tidak seharusnya ini terjadi aku harus mengadukan ini pada kakak-kakak ku mungkin mereka akan bisa memberikan solusi untuk masalah Juna" gumam Azhela lagi.
Tanpa sadar Azhela tertidur setelah lama memikirkan Juna yang mencium nya, dan selang satu jam setelah Azhela terlelap seperti biasanya Juna kembali masuk ke kamar Azhela.
Takut Azhela berontak lagi Juna pun terpaksa membekap mulut Azhela dengan sapu tangan yang sudah dia berikan obat tidur, kali ini obat nya hanya berguna beberapa jam saja karena ia tidak ingin kelakuan nya di cium keluarga Azhela.
Juna membuka jaket kulit nya, setelah itu dia ikut merebahkan tubuhnya di samping Azhela.
"Bagaimana aku bisa tidur jika saat di samping mu aku merasa nyaman, kau membuatku gila Zhee" kata Juna sambil membelai wajah Azhela.
"Selamat tidur My queen of my heart" ucap Juna sambil mencium lembut bibir Azhela.
Seperti yang dia katakan jika bibir Azhela sudah menjadi candu nya, dan Juna tidak melakukan hal-hal aneh meski dia ingin, dia akan menahan semua itu sampai tiba waktunya.
Dan saat Arjuna sibuk dengan membelai wajah Azhela tiba-tiba terdengar sebuah ketukan, yang mana hal itu membuat Juna melotot dan langsung mengambil jaket nya lalu berjalan cepat ke kamar mandi.
Ceklek..
Pintu terbuka, Syakira berjalan masuk ke kamar putri nya, senyuman terpancar di wajah cantik wanita 39 tahun itu.
"Tumben sudah tidur, pasti sangat lelah ya sayang" Syakira membelai lembut pipi putrinya.
Lama Syakira duduk di tepi ranjang, sampai Indra penciuman nya mengendus bau parfum pria, dan mata Syakira kembali melihat ke wajah putri nya.
"Nakal, sejak kapan Zhee sayang kamu suka parfum pria? pasti masuk kamar kakak-kakak mu ya? huh.. Mama juga merindukan kakak-kakak mu Zhee, andai mereka kuliah di sini saja" Syakira menghembuskan nafas nya panjang.
Dalam kamar mandi Juna juga mendengar ucapan calon ibu mertua nya itu, dan dia berharap semoga calon mertuanya itu cepat keluar dari kamar Azhela.
Sebelum pergi Syakira mengecup singkat pucuk kepala putri nya, dan saat akan pergi Syakira melihat pintu kamar mandi yang sedikit terbuka membuat dia langsung mendekati kamar mandi.
Krek !
Bunyi pintu di kunci pun terdengar, setelah mengunci pintu kamar mandi Syakira pun akhirnya keluar dari kamar putri nya.
🌹
Part lucu dulu kali ya, biar nggak monoton sedih Mulu😁
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏